HOME // Berita Jakarta // Uncategorized

Kisruh Dengan KPK Bisa Bikin Polri Kropos

   Pada: Februari 12, 2015
JAKARTA – MG : Kisruh antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri semakin meluas. Sejak calon kapolri Komjen Pol Budi Gunawan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, Mabes Polri seakan tak mau kalah. Satu per satu pimpinan KPK dijadikan target oleh Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri dengan adanya aduan dari masyarakat melalui delik penyalahgunaan wewenang jabatan oleh pimpinan KPK.
    
Setelah Abraham Samad dan Bambang Widjojanto (BW), kini Deputi Bidang Pencegahan KPK Johan Budi SP, juga ikut dilaporkan oleh sebuah LSM dari Government Against Corruptions & Discrimination (GAC&D). Johan diduga menerima dana suap dari pengusaha yang namanya terseret kasus pengadaan baju hansip tahun 2008 silam.   
    
Pengamat politik Ray Rangkuti menilai pelaporan terhadap para pimpinan KPK merupakan bentuk kriminalisasi. Apalagi kasus yang dilaporkan, menurut Ray adalah merupakan kasus lama sebelum mereka menjabat pimpinan di KPK.
    
“Saya rasa ini tidak relevan. Kenapa pas ada masalah KPK-Polri baru ada muncul laporan-laporan kasus lama pimpinan KPK? Kasus Johan Budi ini kan dinyatakan clear di sidang kode etik. Kenapa sekarang dilaporkan?” ujar pendiri Lingkar Madani (Lima) ini, saat berbicang dengan media ini, Selasa (10/2) malam.
    
Ray melanjutkan, apabila pihak kepolisian tetap melanjutkan laporan tersebut ke tahap penyelidikan, maka objektivitas kepolisian harus dipertanyakan dalam menangani kasus. Ray heran kenapa Polri tiba-tiba langsung fokus menggarap kasus BW, sementara kasus-kasus lainnya juga tak jelas kabarnya.
    
“Kasus di Bareskrim itu banyak sekali, kenapa tiba-tiba laporan BW baru 4 hari lalu ditetapkan tersangka? Kalau ini sampai terjadi kepada Johan Budi dan pimpinan KPK lain, objektivitas Mabes Polri patut ditanyakan dalam menangani kasus,” keluhnya.
    
Ray berharap, sebagai lembaga hukum di negeri ini, Polri seharusnya bisa menjaga nama baik korps tanpa harus terbawa arus dengan adanya persoalan dengan KPK.
    
“Polisi semestinya jangan terbawa arus karena kisruh antara Budi Gunawan dan KPK. Jangan sampai ada oknum yang menunggangi Polri untuk mencari kesalahan KPK. Sekarang kelihatan hebat, tapi kalau terus begini lama-lama bisa kropos lembaga kepolisian,” tandasnya. (Indigo)

Berita Majalah Global Edisi 041, Februari 2015 :

,

Suami Cita-Citata Menjadi Tersangka
Harga BBM Bisa Menyentuh Harga Rp 6.000
DPRD Kabupaten Mojokerto Gelar Paripurna

Futsal Walikota Cup Antar SD/MI Ke V-2014 Berjalan Lancar dan Sukses





Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.