{"id":99828,"date":"2024-06-11T16:32:59","date_gmt":"2024-06-11T09:32:59","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=99828"},"modified":"2024-06-11T16:32:59","modified_gmt":"2024-06-11T09:32:59","slug":"afriansyah-berpotensi-berpasangan-dengan-arb-ini-alasannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2024\/06\/11\/afriansyah-berpotensi-berpasangan-dengan-arb-ini-alasannya\/","title":{"rendered":"Afriansyah Berpotensi Berpasangan Dengan ARB, Ini Alasannya"},"content":{"rendered":"<p>Majalahglobal.com, Tebo ~ Suhu politik di Kabupaten Tebo menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sepertinya semakin menarik dan terus menjadi perbincangan hangat. Pasalnya, ada beberapa wajah baru yang muncul sebagai bakal calon Bupati Tebo, dan sangat berpotensi untuk memimpin. Salah satunya adalah Afriansyah, kader murni PDI Perjuangan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Majunya Afriansyah sebagai bakal calon Bupati Tebo ini pun menarik perhatian mantan komisioner KPUD Tebo, Riance Juskal. Dia mengatakan, selain mewakili kawan-kawan pegerakan, Afriansyah juga merupakan bakal calon bupati yang mewakili anak muda (milenial), dan ini sangat potensial.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cDia (Afriansyah) sebagai aktivis sudah sangat dikenal karena selama ini telah mengurus tambang, mengurus sengketa lahan dan lainnya. Jadi ini sudah sangat jelas massanya. Tidak mungkin orang yang selama ini dibantunya tidak simpati sama dia. Begitu juga dengan gen Z maupun milenial,\u201d katanya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Rian bilang, saat ini calon yang terarah dan terukur itu baru Afriansyah, dan kalau disandingkan ke Agus Rubyanto (ARB), ini sangat mungkin. Pasalnya, dia bisa membawa PDI Perjuangan ke ARB.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Menurut Rian, saat ini ada sekitar 30 persen gen Z atau milenial yang masuk daftar pemilihan tetap (DPT) pada Pilkada Tebo 2024. Dan ini tidak gampang menyentuhnya sebab agak apatis dengan politik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sementara, di mesin pencarian google, bakal calon Bupati Tebo, Afriansyah paling trending dibanding dengan bakal calon lainnya. \u201cMakanya saya bilang strategi Afriansyah sangat bagus. Dengan trending di google tentunya dapat menarik simpati Gen Z,\u201d kata Rian lagi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sementara, menurut Rian melanjutkan, kita tahu jika ARB masih berharap bisa mendapat dukungan dari partai Golkar. Untuk partai berlogo pohon beringin itu sendiri masih di Khalis Mustiko.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cJadi saat ini yang memang melenggang untuk Pilkada Tebo baru Khalis Mustiko, kalau Afriansyah dan ARB masih berjuang untuk mendapatkan partai politik,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>\u201cRealities be kita, kenapa ARB mendaftar, karena yang punya tiket itu baru Khalis Mustiko bukan Agus Rubyanto,\u201d katanya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Berarti, semua masih harus berkerja keras dan kerja berat untuk mendapatkan dukungan dari Partai Golkar,\u201d katanya.<\/p>\n<p>\u201cMenangnya, Afriansyah sudah jelas punya korp PDI Perjuangan, kalau ARB masih berjuang untuk mendapatkan dukungan dari partai Golkar,\u201d kata dia lagi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ditegaskan Rian kalau Tebo itu butuh anak muda yang membangun Tebo dengan konsep, juga orang yang berani mendobrak hal-hal yang baru, bukan orang yang hanya mementingkan diri sendiri.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cKita membutuhkan lapangan kerja yang banyak. Jadi kita butuh orang yang berani mendobrak, bukan orang yang mementingkan diri sendiri,\u201d pungkasnya. (Doni)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Majalahglobal.com, Tebo ~ Suhu politik di Kabupaten Tebo menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sepertinya semakin&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":18,"featured_media":99829,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11340,12470],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-99828","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-provinsi-jambi","category-berita-tebo"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/99828","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=99828"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/99828\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":99830,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/99828\/revisions\/99830"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/99829"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=99828"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=99828"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=99828"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=99828"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}