{"id":96189,"date":"2024-04-17T20:16:43","date_gmt":"2024-04-17T13:16:43","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=96189"},"modified":"2024-04-17T20:16:43","modified_gmt":"2024-04-17T13:16:43","slug":"komplotan-penipu-giveaway-marelan-raup-puluhan-juta-setiap-hari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2024\/04\/17\/komplotan-penipu-giveaway-marelan-raup-puluhan-juta-setiap-hari\/","title":{"rendered":"Komplotan Penipu Giveaway Marelan Raup Puluhan Juta Setiap Hari"},"content":{"rendered":"<p><strong>Medan, majalahglobal.com<\/strong> &#8211; Walau telah memakan korban ratusan bahkan mungkin ribuan orang, komplotan penipu bermodus hadiah giveaway tetap eksis menjalan aksinya.<\/p>\n<p>Komplotan ini kabarnya bisa meraup uang hingga Rp50 juta perhari dari para korbannya. Diketahui komplotan yang berjumlah lebih dari 10 orang ini berbasis di wilayah Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_96190\" aria-describedby=\"caption-attachment-96190\" style=\"width: 736px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-96190 size-full\" src=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240417-WA0010.jpg\" alt=\"Komplotan Penipu Giveaway Marelan Raup Puluhan Juta Setiap Hari\" width=\"736\" height=\"732\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-96190\" class=\"wp-caption-text\">Komplotan Penipu Giveaway Marelan Raup Puluhan Juta Setiap Hari<\/figcaption><\/figure>\n<p>Seorang narasumber menyebutkan modus penipuan ini mulai marak sejak banyaknya selebriti yang membagikan giveaway kepada fans atau followersnya. Sebut saja Baim Wong, seorang artis yang rajin membagikan giveaway.<\/p>\n<p>Berbeda dengan para selebriti, komplotan penipu ini berjanji akan memberikan giveaway namun dengan syarat memberikan sejumlah uang administrasi.<\/p>\n<p>Para anggota komplotan menyebar &#8216;ranjaunya&#8217; melalui media sosial Instagram (IG). Dengan menggunakan foto dan nama yang menarik membuat para followersnya tertarik dan yakin.<\/p>\n<p>&#8220;Akun IG mereka ada puluhan, berganti-ganti dan followersnya mereka beli dari seseorang bernama Jenni,&#8221; kata sumber, Rabu (17\/4\/2024).<\/p>\n<p>Akun-akun IG ini biasanya tidak pernah memposting namun memiliki followers sampai ribuan bahkan puluhan ribu.<\/p>\n<p>&#8220;Mereka kemudian menebar janji giveaway ke para followers, bermacam-macam mulai dari hadiah mobil mewah, Iphone, uang tunai dan hadiah-hadiah yang menggiurkan,&#8221; ujarnya lagi.<\/p>\n<p>&#8220;Biasanya mereka bekerja di dinihari menjelang pagi, memasang &#8216;perangkap&#8217; di IG followers, jika ada yang respon segera mereka ladeni melalui chat IG,&#8221; tambah sumber yang mengaku sedikit banyak mengetahui seluk beluk penipuan ini.<\/p>\n<p>Ketika ada yang tertarik, maka komplotan ini merayu melalui chat untuk membayarkan uang administrasi menebus giveaway. Jumlahnya bervariasi mulai dari Rp400 ribu hingga Rp9 juta.<\/p>\n<p>&#8220;Bahkan ada followers yang mengaku uangnya hanya Rp200 ribu pun mereka embat, &#8216;kirim saja nanti kita bantu&#8217; alasan mereka,&#8221; tambah sumber.<\/p>\n<p>Kalau dirata-ratakan, umumnya para followers ini mengirim biaya administrasi antara Rp500 ribu hingga Rp2 juta. Untuk menyakinkan, komplotan ini mencomot foto-foto orang mendapat hadiah dari google yang diakui sebagai orang-orang yang mendapatkan giveaway dari mereka.<\/p>\n<p>Uang itu biasanya ditransfer ke rekening Dana masing-masing anggota komplotan.<\/p>\n<p>&#8220;Jika akun IG mereka dilaporkan dan kena blokir, mereka segera ganti akun baru dan kembali membeli followers,&#8221;ucapnya lagi.<\/p>\n<p>Walau berbasis di Marelan dan hampir semuanya perempuan muda, komplotan ini sering berpindah-pindah. Mulai dari Jogja, Bali dan Batam.<\/p>\n<p>Dengan jumlah lebih dari 10 orang, komplotan ini diperkirakan mampu meraup hingga Rp50 juta perhari.<\/p>\n<p>Karena nilai kerugian yang dialami para korban terbilang sedikit membuat mereka tidak pernah melaporkan modus penipuan ini.<\/p>\n<p>&#8220;Tapi korbannya sudah ribuan orang pak,&#8221; kata sumber lagi. *(RI-1)*<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Medan, majalahglobal.com &#8211; Walau telah memakan korban ratusan bahkan mungkin ribuan orang, komplotan penipu bermodus&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":96191,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5243,11333,9745],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-96189","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-medan","category-berita-provinsi-sumatra-utara","category-headline"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/96189","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=96189"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/96189\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":96192,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/96189\/revisions\/96192"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/96191"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=96189"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=96189"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=96189"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=96189"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}