{"id":95664,"date":"2024-04-06T18:19:16","date_gmt":"2024-04-06T11:19:16","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=95664"},"modified":"2024-04-06T18:19:16","modified_gmt":"2024-04-06T11:19:16","slug":"operasi-ketupat-semeru-2024-pantauan-polda-jatim-via-udara-jalur-mudik-masih-relatif-lancar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2024\/04\/06\/operasi-ketupat-semeru-2024-pantauan-polda-jatim-via-udara-jalur-mudik-masih-relatif-lancar\/","title":{"rendered":"Operasi Ketupat Semeru 2024, Pantauan Polda Jatim Via Udara Jalur Mudik Masih Relatif Lancar"},"content":{"rendered":"<p>SURABAYA &#8211; Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Jawa Timur Kombes Pol Komarudin bersama jajaran Satlantas Polda Jatim, Sabtu)(6\/4\/2024) melakukan pantauan udara menggunakan helikopter di sejumlah titik rawan kemacetan, di Jawa Timur, Sabtu (5\/4).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dikatakan oleh Dirlantas Polda Jatim, hasil pantauan terkait dengan pergerakan arus lalulintas mudik hari ke 3 Operasi Ketupat Semeru 2024 pada H-4 menjelang hari raya Idulfitri, masih relatif lancar.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Sejauh ini hasil pantauan kami ruas jalan tol dari Surabaya sampai dengan ke ujung Timur di Probolinggo, tepatnya di simpang 3 gending pertemuan antara akhir tol di Jawa Timur jalur pantura yang akan mengarah Banyuwangi masih relatif lancar,&#8221; ujar Kombes Komarudin.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Menurut Dirlantas Polda Jatim, hingga H -4 lebaran, belum ada peningkatan yang signigikan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Arus lalulintas belum terlihat sumbatan-sumbatan ataupun perlambatan, jadi seluruhnya masih normal,&#8221; kata Kombes Komarudin.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dirlantas Polda Jatim ini juga melaksanakan kegiatan patroli di simpang 3 Mengkreng yang memang menjadi atensi saat arus mudik maupun balik pada libur lebaran.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Kita ketahui simpang 3 Mengkreng ini merupakan salah satu dari sekian titik yang menjadi atensi,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Lebih lanjut Dirlantas Polda Jatim menjelaskan simpang 3 Mengkreng ini adalah jalur penghubung dari 3 Kabupaten, yakni Kabupaten Jombang, Nganjuk dan Kediri.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ia mengatakan di Simpang 3 Mengkreng ini juga terdapat sejumlah Potensi hambatan, diantaranya ada dua perlintasan sebidang yang masing-masing perlintasan terakhir ada penambahan jumlah jadwal kertas api.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8221; Ada penambahan jadwal kereta api yang tadinya 32 atau 34, saat ini 40 perlintasan kereta api perhari dengan rata-rata setiap 30menit sekali melintas,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Hal itulah kata Kombes Komarudin yang menjadi salah satu potensi perlambatan, khususnya para pengendara yang akan melintasi simpang 3 Mengkreng.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Selain itu, menurut Dirlantas Polda Jatim, di simpang tiga Mengkreng ini juga terdapat tempat pemberhentian untuk pembelian oleh-oleh.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Tadi telah dilakukan kanalisasi berbagai upaya rekayasa, sehingga harapannya nanti masyarakat yang melintas simpang 3 Mengkreng ada batasan-batasan untuk berhenti di tempat oleh-oleh,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Saat ini dari analisa dan pantauan Dirlantas Polda Jatim, jalur utama Surabaya dan Sidoarjo masih di dominasi oleh masyarakat lokal yang hendak mempersiapkan perayaan Idulfitri, untuk berkunjung di tempat-tempat perbelanjaan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Ini kita maklumi karena mendekati lebaran dan terpantau juga pola-pola rekayasa yang dilakukan penggelaran personil sudah berjalan, mudah-mudahan juga berharap sampai dengan hari H nanti seluruhnya bisa di kendalikan,&#8221; pungkasnya. (Ldy)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SURABAYA &#8211; Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Jawa Timur Kombes Pol Komarudin bersama jajaran Satlantas Polda&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":95665,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11334,92,9745],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-95664","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-provinsi-jawa-timur","category-berita-surabaya","category-headline"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/95664","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=95664"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/95664\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":95667,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/95664\/revisions\/95667"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/95665"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=95664"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=95664"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=95664"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=95664"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}