{"id":95299,"date":"2024-04-02T21:11:17","date_gmt":"2024-04-02T14:11:17","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=95299"},"modified":"2024-04-02T21:12:07","modified_gmt":"2024-04-02T14:12:07","slug":"optimalisasi-aset-aset-potensial-menjadi-fokus-utama-ptpn-1-regional-1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2024\/04\/02\/optimalisasi-aset-aset-potensial-menjadi-fokus-utama-ptpn-1-regional-1\/","title":{"rendered":"Optimalisasi Aset- Aset Potensial, Menjadi Fokus Utama PTPN 1 Regional 1"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: left;\"><strong>Sumatera Utara, majalahglobal.com &#8211;<\/strong>SETELAH melebur ke dalam Supporting Co, PTPN 2 yang berganti nama menjadi PTPN 1 Regional 1, ke depan akan lebih fokus untuk mengurusi asset-asset potensial yang dimilikinya, baik yang telah dilakukan kerjasama dengan pihak ketiga, maupun yang masih belum diselesaikan dan masih dikuasai secara sepihak oleh pihak lain.<\/p>\n<figure id=\"attachment_95300\" aria-describedby=\"caption-attachment-95300\" style=\"width: 1600px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-95300 size-full\" src=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240402-WA0055.jpg\" alt=\"Optimalisasi Aset- Aset Potensial, Menjadi Fokus Utama PTPN 1 Regional 1\" width=\"1600\" height=\"738\" srcset=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240402-WA0055.jpg 1600w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240402-WA0055-768x354.jpg 768w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240402-WA0055-1536x708.jpg 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-95300\" class=\"wp-caption-text\">Optimalisasi Aset- Aset Potensial, Menjadi Fokus Utama PTPN 1 Regional 1<\/figcaption><\/figure>\n<p>Sesuai tuppoksinya, sektor produksi unggulan PTPN 2 selama ini seperti kelapa sawit, sudah dikerjasamakan pengelolaannya ke Palm Co, sementara untuk gula pasir diserahkan pengelolaannya kepada PT SGN (Sinergi Gula Nusantara). Di samping merupakan langkah effisiensi yang dilakukan Holding Perkebunan Nusantara III (Persero), langkah ini dimaksudkan untuk bisa memacu lebih cepat peningkatan produksi perkebunan Negara, khususnya di sektor kelapa sawit dengan program hilirisasi produknya, seperti minyak goreng dan sejenisnya, serta ikut menjaga stabilitas harga di pasaran termasuk gula pasir konsumsi.<\/p>\n<figure id=\"attachment_95301\" aria-describedby=\"caption-attachment-95301\" style=\"width: 1574px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-95301 size-full\" src=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240402-WA0053.jpg\" alt=\"Optimalisasi Aset- Aset Potensial, Menjadi Fokus Utama PTPN 1 Regional 1\" width=\"1574\" height=\"886\" srcset=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240402-WA0053.jpg 1574w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240402-WA0053-400x225.jpg 400w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240402-WA0053-768x432.jpg 768w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240402-WA0053-1536x865.jpg 1536w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240402-WA0053-250x140.jpg 250w\" sizes=\"auto, (max-width: 1574px) 100vw, 1574px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-95301\" class=\"wp-caption-text\">Optimalisasi Aset- Aset Potensial, Menjadi Fokus Utama PTPN 1 Regional 1<\/figcaption><\/figure>\n<p>Optimalisasi asset yang dilakukan dengan kerjasama kepada pihak ketiga, saat ini memberikan manfaat yang cukup besar bagi PTPN 1 Regional 1. Karena dengan memanfaatkan lahan-lahan HGU (Hak Guna Usaha) untuk pemanfaatan lain di luar perkebunan, seperti kawasan permukiman Kota Mandiri Bekala, yang bekerjasama dengan Perum Perumnas, serta Kota Deli Megapolitan yang menggandeng pengembang Nasional, mampu mengangkat nilai pendapatan perusahaan serta citra perusahaan di mata publik. Apalagi lahan-lahan HGU yang dimiliki itu sudah tidak sesuai lagi untuk dikembangkan sebagai areal perkebunan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_95302\" aria-describedby=\"caption-attachment-95302\" style=\"width: 1040px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-95302 size-full\" src=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240402-WA0052.jpg\" alt=\"Optimalisasi Aset- Aset Potensial, Menjadi Fokus Utama PTPN 1 Regional 1\" width=\"1040\" height=\"480\" srcset=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240402-WA0052.jpg 1040w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240402-WA0052-768x354.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1040px) 100vw, 1040px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-95302\" class=\"wp-caption-text\">Optimalisasi Aset- Aset Potensial, Menjadi Fokus Utama PTPN 1 Regional 1<\/figcaption><\/figure>\n<p>\u201cSehingga perubahan peruntukannya langsung disetujui Menteri BUMN karena membawa dampak positif bagi PTPN 1 Regional 1,\u201d jelas Kasubbag Humas PTPN 1 Regional 1, Rahmat Kurniawan di kantornya, Selasa (02\/04).<\/p>\n<p>Di sisi lain dengan adanya langkah-langkah optimalisasi asset yang dilakukan, PTPN 1 (saat masih disebut PTPN 2) mampu melunasi berbagai kewajibannya kepada karyawan pensiunan, yang sudah tertahan bertahun-tahun. Seperti pelunasan pembayaran Santunan Hari Tua (SHT) yang mencapai angka Rp. 500 Milyar. Jika tidak ada terobosan yang dilakukan dengan langkah-langkah optimalisasi asset ini, menurut Rahmat, tidak mungkin perusahaan bisa melunasi kewajibannya dalam jumlah yang sangat besar.<\/p>\n<p>Karena itulah, ke depan, PTPN 1 Regional 1 akan terus fokus terhadap langkah optimalisasi asset, baik terhadap Hak Guna Usaha (HGU) aktif, yang masih dikuasai pihak lain secara sepihak, maupun lahan-lahan eks HGU yang kini juga masih dikuasai pihak lain. Pihak PTPN 1 Regional 1, akan terus berusaha untuk bisa mendapatkan kembali lahan-lahan HGU, khususnya yang masih dikuasai pihak lain yang sama sekali tidak berhak atas lahan HGU tersebut. \u201cKita akan terus berusaha dengan langkah-langkah persuasif, agar warga masyarakat faham bahwa asset Negara yang dikelola PTPN 1 Regional 1 harus dipertanggungjawabkan, jadi tidak mungkin dilepas begitu saja,\u201d tambah Rahmat Kurniawan lagi.<\/p>\n<p>Sementara untuk lahan-lahan eks HGU, khususnya yang telah dinyatakan keluar dari HGU, seluas 5873,06 PTPN 1 Regional 1 telah melakukan sosialisasi melalui Pemkab Deli Serdang dan Kepala-kepala Desa, yang intinya memberikan kesempatan bagi warga untuk memiliki lahan-lahan eks HGU tersebut, dengan cara mengajukan permohonan kepada Gubernur Sumatera Utara sesuai dengan nominatifnya dan setelah dilakukan verifikasi maka ditetapkan nilai SPS yang harus disetor kepada Negara,<\/p>\n<p>Semua ini berkat kerja keras dan kerja cerdas Board of Regional Management PTPN I Regional 1 yang dikomandoi Bapak Didik Prasetyo, dan atas dukungan Pemprov Sumut, Kajati Sumut, Ulama, BPN, Kodam I\/BB, Polda Sumut, Satpol PP, Serikat Pekerja Perkebunan daan instansi instansi terkait, jelas Rahmat mengakhiri. *(Tim\/RI-1)*<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumatera Utara, majalahglobal.com &#8211;SETELAH melebur ke dalam Supporting Co, PTPN 2 yang berganti nama menjadi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":95303,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11333,12861],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-95299","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-provinsi-sumatra-utara","category-berita-sumatra-utara"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/95299","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=95299"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/95299\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":95304,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/95299\/revisions\/95304"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/95303"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=95299"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=95299"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=95299"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=95299"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}