{"id":92913,"date":"2024-03-07T12:37:00","date_gmt":"2024-03-07T05:37:00","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=92913"},"modified":"2024-03-07T12:37:00","modified_gmt":"2024-03-07T05:37:00","slug":"ketua-kth-banjarejo-apresiasi-program-ktlgk-polres-batu-tingkatkan-ekonomi-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2024\/03\/07\/ketua-kth-banjarejo-apresiasi-program-ktlgk-polres-batu-tingkatkan-ekonomi-masyarakat\/","title":{"rendered":"Ketua KTH Banjarejo Apresiasi Program KTLGK Polres Batu Tingkatkan Ekonomi Masyarakat"},"content":{"rendered":"<p>BATU \u2013 Ketua KTH Desa Banjarejo Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang, Kiswanadi menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas program Kampung Tangguh Lereng Gunung Kawi (KTLGK) yang telah berlangsung kurang lebih 3 Bulan atas inisiasi Polres Batu Polda Jatim.<\/p>\n<p>Menurut Kiswandi, Program Kampung Tangguh Lereng Gunung Kawi (KTLGK) yang digagas oleh Polres Batu Polda Jatim ini sangat bermanfaat baik bagi lingkungan maupun Masyarakat luas.<\/p>\n<p>Ia mengatakan, Program KTLGK juga berdampak pada ketahanan pangan dalam jangka panjang, karena pada program tersebut dilakukan juga penanaman pohon yang dapat menghasilkan komiditi pangan.<\/p>\n<p>&#8220;Saya selaku KTH Desa Banjarejo sangat berterimakasih atas program KTLGK ini. Besar harapan kami dengan adanya program ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat desa,\u201dujar Kiswandi,Rabu (6\/3).<\/p>\n<p>Ketua Kelompok Tani Hutan ( KTH ) ini juga mengatakan menanam pohon Alpukat sudah tercapai 3.150 (Tiga Ribu Seratus Lima Puluh) bibit pada luasan 10 Ha dengan menggunakan pupuk organik untuk mencegah kerusakan tanah.<\/p>\n<p>\u201cPupuk yang digunakan pada program ini adalah pupuk organic,\u201dujarnya.<\/p>\n<p>Sementara itu Kapolres Batu melalui Wakapolres Batu Kompol Jeni Al Jauza, S.H., M.H mengatakan,dengan menggunakan Pupuk Organik ini diharapkan dapat meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung keseimbangan lingkungan.<\/p>\n<p>\u201cKita berharap bisa mengurangi risiko pencemaran air dan tanah oleh zat-zat kimia berbahaya, membantu menjaga keseimbangan ekosistem dan meminimalkan dampak negatif pertanian terhadap lingkungan,\u201dujar Kompol Jeni.<\/p>\n<p>Ia juga berharap tanaman yang diberi pupuk organik bisa menghasilkan buah yang lebih berkualitas, baik dari segi rasa maupun gizi.<\/p>\n<p>Hal ini kata Kompol Jeni karena pupuk organik memberikan nutrisi secara bertahap dan mendukung proses metabolisme tanaman yang sehat.<\/p>\n<p>Masih kata Kompol Jeni , program ini juga memiliki tujuan jangka panjang untuk mendukung keberlanjutan program Wisata Kampung Tangguh dimana kedepan pada program KTLGK ini akan dikembangkan Wisata Petik Alpukat.<\/p>\n<p>Wakapolres Batu mengatakan, mulai awal program ini mengajak para petani untuk turut serta dalam pengelolaan lahan pohon Alpukat seluas 33,6 Ha.<\/p>\n<p>\u201cHarapan kita dengan Program Kampung Tangguh ini bisa menciptakan potensi ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,\u201dterang Kompol Jeni.<\/p>\n<p>Dengan kolaborasi antara pihak Kepolisian, instansi terkait, dan petani diharapkan dapat menciptakan kerjasama yang menguntungkan bagi semua pihak, serta mendorong kesejahteraan masyarakat setempat.<\/p>\n<p>\u201cTujuan utama dari program Kampung Tangguh ini adalah untuk membangun komunitas yang lebih mandiri, tahan bencana, dan berdaya dalam menghadapi berbagai tantangan,\u201djelas Kompol Jeni.<\/p>\n<p>Wakapolres Batu ini juga menerangkan, pada Program KTLGK ini mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup penduduk setempat.<\/p>\n<p>\u201cKita rangkul semua pihak demi berjalannya program KTLGK yang juga bisa dinikmati bersama manfaatnya termasuk elemen Masyarakat yang berada di sekitar lokasi,\u201dpungkas Kompol Jeni. (Sukandi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BATU \u2013 Ketua KTH Desa Banjarejo Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang, Kiswanadi menyampaikan apresiasi dan terimakasih&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":92914,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2525,11334,9745],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-92913","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-batu","category-berita-provinsi-jawa-timur","category-headline"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/92913","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=92913"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/92913\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":92916,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/92913\/revisions\/92916"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/92914"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=92913"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=92913"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=92913"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=92913"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}