{"id":92119,"date":"2024-02-27T08:16:31","date_gmt":"2024-02-27T01:16:31","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=92119"},"modified":"2024-02-28T08:21:38","modified_gmt":"2024-02-28T01:21:38","slug":"anggota-polsek-simpang-jernih-dampingi-petugas-medis-tangani-seekor-gajah-liar-yang-sakit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2024\/02\/27\/anggota-polsek-simpang-jernih-dampingi-petugas-medis-tangani-seekor-gajah-liar-yang-sakit\/","title":{"rendered":"Anggota Polsek Simpang Jernih Dampingi Petugas Medis Tangani Seekor Gajah Liar Yang Sakit"},"content":{"rendered":"<p><strong>Aceh Timur, majalahglobal.com &#8211;<\/strong> Anggota Polsek Simpang Jernih Polres Aceh Timur Polda Aceh mendampingi Team dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh dan anggota Forum Konservasi Leuser (FKL) menangani satu ekor gajah liar yang sakit.<\/p>\n<figure id=\"attachment_92120\" aria-describedby=\"caption-attachment-92120\" style=\"width: 1280px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-92120 size-full\" src=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240228-WA0000.jpg\" alt=\"Anggota Polsek Simpang Jernih Dampingi Petugas Medis Tangani Seekor Gajah Liar Yang Sakit\" width=\"1280\" height=\"960\" srcset=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240228-WA0000.jpg 1280w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240228-WA0000-100x75.jpg 100w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240228-WA0000-768x576.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-92120\" class=\"wp-caption-text\">Anggota Polsek Simpang Jernih Dampingi Petugas Medis Tangani Seekor Gajah Liar Yang Sakit<\/figcaption><\/figure>\n<p>Kapolres Aceh Timur AKBP Nova Suryandaru, S.I.K. melalui Kapolsek Simpang Jernih Ipda Maswelliadi, S.H. mengatakan, keberadaan gajah tersebut diketahui oleh warga Dusun Pante Cermin, Desa Pante Kera, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur pada hari Jum\u2019at, (23\/02\/2024).<\/p>\n<figure id=\"attachment_92121\" aria-describedby=\"caption-attachment-92121\" style=\"width: 1280px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-92121 size-full\" src=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240228-WA0003.jpg\" alt=\"Anggota Polsek Simpang Jernih Dampingi Petugas Medis Tangani Seekor Gajah Liar Yang Sakit\" width=\"1280\" height=\"960\" srcset=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240228-WA0003.jpg 1280w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240228-WA0003-100x75.jpg 100w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240228-WA0003-768x576.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-92121\" class=\"wp-caption-text\">Anggota Polsek Simpang Jernih Dampingi Petugas Medis Tangani Seekor Gajah Liar Yang Sakit<\/figcaption><\/figure>\n<p>\u201cMenurut keterangan warga, awalnya kawanan gajah liar tersebut masuk ke perkebunan warga berjumlah enam ekor, terdiri dari satu ekor induk jantan, satu ekor induk betina dan empat ekor anak gajah. Induk jantan bersama empat anak gajah sudah kembali ke hutan, sedangkan induk betina masih tertinggal di kebun warga,\u201d kata Kapolsek, Selasa, (27\/02\/2024).<\/p>\n<figure id=\"attachment_92122\" aria-describedby=\"caption-attachment-92122\" style=\"width: 1280px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-92122 size-full\" src=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240228-WA0002.jpg\" alt=\"Anggota Polsek Simpang Jernih Dampingi Petugas Medis Tangani Seekor Gajah Liar Yang Sakit\" width=\"1280\" height=\"960\" srcset=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240228-WA0002.jpg 1280w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240228-WA0002-100x75.jpg 100w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240228-WA0002-768x576.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-92122\" class=\"wp-caption-text\">Anggota Polsek Simpang Jernih Dampingi Petugas Medis Tangani Seekor Gajah Liar Yang Sakit<\/figcaption><\/figure>\n<p>Mengetahui ada gajah liar di perkebunan, lanjut Kapolsek, warga menginformasikan kepada Geuchik (Kepala Desa) Pante Kera dan melaporkan kepada Polsek Simpang Jernih.<\/p>\n<p>\u201cMemperoleh informasi tersebut, kami berkoordinasi dengan BKSDA Aceh dan FKL, kemudian bersama sama ke lokasi gajah tersebut berada.<\/p>\n<p>Setibanya di lokasi, satwa yang dilindungi tersebut diketahui dalam keadaan luka-luka di bagian kaki, pinggul dan luka sobek telinga bagian kanan. Belum diketahui penyebabnya, namun diduga luka tersebut akibat perkelahian sesama gajah.<\/p>\n<p>Selanjutnya Team medis dari BKSDA melakukan pengobatan terhadap gajah Sumetera (Elephas Maximus Sumatranus) tersebut.<\/p>\n<p>Selama proses pengobatan, Kapolsek menyampaikan tidak ada kendala dan keadaan aman terkendali. Hingga saat ini keberadaan dan kondisi gajah liar tetap dipantau oleh tim. Petugas dari BKSDA menyampaikan penanganan dilakukan dengan cepat karena peran masyarakat yang aktif dan berkoordinasi dengan petugas.<\/p>\n<p>\u201cKoordinasi dan komunikasi merupakan hal yang sangat penting karena sangat membantu petugas. Disamping itu kami juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan sekitar dan melaporkan kepada kami jika ada kejadian-kejadian yang ditimbulkan dari satwa liar, jangan melakukan perburuan liar terhadap satwa yang dilindungi oleh Negara, karena selain berpotensi berhadapan dengan hukum perburuan liar juga akan menggangu habitat alam.\u201d Terang Maswelliadi. (Zbn)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aceh Timur, majalahglobal.com &#8211; Anggota Polsek Simpang Jernih Polres Aceh Timur Polda Aceh mendampingi Team&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":92123,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8992,11335,9745],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-92119","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-aceh-timur","category-berita-provinsi-aceh","category-headline"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/92119","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=92119"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/92119\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":92124,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/92119\/revisions\/92124"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/92123"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=92119"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=92119"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=92119"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=92119"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}