{"id":87392,"date":"2024-01-03T21:45:03","date_gmt":"2024-01-03T14:45:03","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=87392"},"modified":"2024-01-06T21:49:23","modified_gmt":"2024-01-06T14:49:23","slug":"kepala-desa-di-sampang-jadi-tersangka-penembakan-relawan-prabowo-gibran-tidak-ditemukan-motif-politik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2024\/01\/03\/kepala-desa-di-sampang-jadi-tersangka-penembakan-relawan-prabowo-gibran-tidak-ditemukan-motif-politik\/","title":{"rendered":"Kepala Desa di Sampang Jadi Tersangka Penembakan Relawan Prabowo-Gibran, Tidak Ditemukan Motif Politik"},"content":{"rendered":"<p><strong>Surabaya, majalahglobal.com<\/strong> &#8211; Polda Jatim bersama Polres Sampang telah menetapkan tiga orang inisial S, H dan W, sebagai tersangka penembakan Muarah, relawan Prabowo-Gibran di Banyuates Sampang. Salah satu dari tersangka tersebut ternyata seorang kepala desa (kades).<\/p>\n<p>&#8220;Kami bersama Polres Sampang sudah memeriksa sebanyak 13 orang sebagai saksi serta telah menetapkan tiga orang menjadi tersangka dan telah ditahan di Mapolda Jatim,&#8221; ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto, Rabu (3\/1\/2024).<\/p>\n<figure id=\"attachment_87394\" aria-describedby=\"caption-attachment-87394\" style=\"width: 996px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-87394 size-full\" src=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240106-WA0024.jpg\" alt=\"Ilustrasi Penembakan\" width=\"996\" height=\"604\" srcset=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240106-WA0024.jpg 996w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20240106-WA0024-768x466.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 996px) 100vw, 996px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-87394\" class=\"wp-caption-text\">Ilustrasi Penembakan<\/figcaption><\/figure>\n<p>Kombes Dirmanto mengungkapkan, tim dari Ditreskrimum Polda Jatim bersama dua pleton Brimob menggeledah rumah tersangka di Sampang, Rabu pagi tadi.<\/p>\n<p>&#8220;Yang digeledah hari ini satu rumah. Rumah itu milik oknum kepala desa (kades),&#8221; ucap Kombes Dirmanto.<\/p>\n<p>Kombes Dirmanto masih enggan membeberkan motif ketiga tersangka melakukan penembakan terhadap relawan Prabowo-Gibran itu.<\/p>\n<p>&#8220;Kasusnya masih terus didalami dan dikembangkan. Setelah tuntas, akan disampaikan dalam pers rilis,&#8221; ujar Kombes Dirmanto.<\/p>\n<p>Dia menyebut, ada beberapa barang bukti yang diamankan diantaranya, senjata tajam, handphone dan beberapa barang bukti lain yang disita penyidik.<\/p>\n<p>Sementara senpi yang digunakan tersangka untuk melakukan penembakan masih dalam proses pemeriksaan oleh labfor.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk hubungan ketiga tersangka sampai saat ini masih dalam pemeriksaan,&#8221; ucap Kombes Dirmanto.<\/p>\n<p>Kombes Dirmanto menegaskan, dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, tidak ditemukan motif politik dan tidak ada kaitan dengan politik.<\/p>\n<p>&#8220;Kami tegaskan, dari hasil pemeriksaan, peristiwa penembakan ini tidak ditemukan motif politik dan tidak ada kaitan dengan politik,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Kombes Dirmanto sebelumnya mengungkapkan, pihak bersama anggota Polres Sampang saat ini telah memeriksa 11 orang sebagai saksi terkait dugaan kasus penembakan orang yang tidak dikenal terhadap korban berinisial M (50).<\/p>\n<p>Peristiwa tersebut, lanjut Kombes Dirmanto, terjadi pada Jumat 22 Desember 2023, sekitar pukul 10.00 WIB di wilayah Banyu Ates, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.<\/p>\n<p>&#8220;Kami membantu penyidikan yang dilakukan oleh Polres Sampang. Tim Jatanras dan tim laboratorium forensik sudah diturunkan untuk membantu pengungkapan kasus ini,&#8221; ujar Kombes Dirmanto di Mapolda Jatim, Selasa (26\/12\/2023).<\/p>\n<p>Kombes Dirmanto jug meminta doa kepada masyarakat supaya dugaan kasus penembakan ini segera terungkap.<\/p>\n<p>&#8220;Dan yang perlu kami sampaikan, bahwa sampai saat ini informasi yang kami terima dari penyidik, bahwa tidak ada muatan politik belum ditemukan adanya muatan politik dalam kasus ini,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Kombes Dirmanto menegaskan, sampai saat ini kasus tersebut masih ditangani oleh Polres Sampang, dan Polda Jatim membantu memberikan konsistensi dalam mekanisme penyelidikan kasus ini.<\/p>\n<p>&#8220;Sedangkan untuk jumlah pelaku kita tidak boleh menduga duga, karena saat ini masih proses penyidikan yang masih berjalan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p><strong>Tokoh Sekaligus Relawan Prabowo-Gibran<\/strong><\/p>\n<p>Diketahui, korban M ini merupakan tokoh masyarakat sekaligus relawan Prabowo &#8211; Gibran di Sampang, Jawa Timur. Dia dua kali ditembak saat sedang ngopi di depan sebuah toko. Dua peluru menyasar bagian pinggang korban.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kasi Humas Polres Sampang Ipda Sujianto mengatakan bahwa kedua pelaku pada saat melakukan penembakan memakai pakaian serba hitam dengan wajah yang disamarkan.<\/p>\n<p>&#8220;Tiba-tiba ada orang berboncengan memakai kendaraan sepeda motor dari arah selatan ke utara memakai celana dan jaket warna hitam, bermasker, serta menggunakan helm,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Kasat Reskrim Polres Sampang, Iptu Edi Eko Purnomo menambahkan, penyelidikan terus dilakukan. Polisi sudah melakukan olah TKP mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi.<\/p>\n<p>&#8220;Kasus ini dalam penyelidikan, banyak hal yang sudah kami lakukan dalam proses penyelidikan yang tidak dapat kami sampaikan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Ketua TKN Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani menyampaikan penyesalan dan mengutuk peristiwa penembakan ini.<\/p>\n<p>&#8220;Kami sangat sedih dan mengutuk penembakan atas salah satu relawan Paslon Prabowo-Gibran di Sampang, Madura,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Korban langsung dibawa ke puskesmas terdekat dan dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya. Kondisi M kini perlahan membaik dan stabil. (Ldy)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Surabaya, majalahglobal.com &#8211; Polda Jatim bersama Polres Sampang telah menetapkan tiga orang inisial S, H&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":87393,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11334,92,9745],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-87392","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-provinsi-jawa-timur","category-berita-surabaya","category-headline"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/87392","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=87392"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/87392\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":87395,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/87392\/revisions\/87395"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/87393"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=87392"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=87392"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=87392"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=87392"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}