{"id":84290,"date":"2023-11-26T15:05:12","date_gmt":"2023-11-26T08:05:12","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=84290"},"modified":"2023-11-26T15:05:12","modified_gmt":"2023-11-26T08:05:12","slug":"bimtek-akselerasi-ekspor-komoditas-hasil-pertanian-di-kabupaten-aceh-timur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2023\/11\/26\/bimtek-akselerasi-ekspor-komoditas-hasil-pertanian-di-kabupaten-aceh-timur\/","title":{"rendered":"Bimtek Akselerasi Ekspor Komoditas Hasil Pertanian Di Kabupaten Aceh Timur"},"content":{"rendered":"<p><strong>Aceh timur, majalahglobal.com<\/strong> &#8211; 26 November 2023 Kerja Sama Komisi IV DPR RI Dengan Kementerian Pertanian RI Melalui Badan Karantina Pertanian Balai Besar Karantina Pertanian Belawan Di Kabupaten Aceh Timur, 26 November 2023<\/p>\n<p>Penghormatan :<\/p>\n<p>-Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Gerindra Dapil Aceh II H. T.A. Khalid MM Yang Diwakii Oleh Azhar Mahmud, M. Sc.<\/p>\n<figure id=\"attachment_84292\" aria-describedby=\"caption-attachment-84292\" style=\"width: 1600px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-84292 size-full\" src=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20231126-WA0017.jpg\" alt=\"Bimtek Akselerasi Ekspor Komoditas Hasil Pertanian Di Kabupaten Aceh Timur\" width=\"1600\" height=\"750\" srcset=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20231126-WA0017.jpg 1600w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20231126-WA0017-768x360.jpg 768w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20231126-WA0017-1536x720.jpg 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-84292\" class=\"wp-caption-text\">Bimtek Akselerasi Ekspor Komoditas Hasil Pertanian Di Kabupaten Aceh Timur<\/figcaption><\/figure>\n<p>-BAPAK Kepala Badan Karantina Pertanian Kementan RI Diwakili Oleh Ibu Sari Narulita Hadibuan, SP, M. SI DARI Balai Besar Karantina Pertanian Belawan<\/p>\n<p>-Kepala Dinas Pangan Pertanian Kab Aceh Timur atau Yang Mewakili<\/p>\n<p>-Tim dan Rombongan Barantan dan Balai Besar Karantina Belawan<\/p>\n<p>&#8211; Para Tenaga Ahli DPR RI A-060 P<\/p>\n<p>Gema Wahyu Ilahi : Ihsan<br \/>\nDoa : Ayah Manan<\/p>\n<p>Sebagai upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional, Pemerintah gencar mendorong ekspor melalui<br \/>\nkomoditas unggulan daerah. Untuk mengakselerasi hal tersebut, telah dilakukan berbagai upaya untuk<br \/>\nmenggali potensi terkait agribisnis dan hortikultura yang dapat disinergikan dengan program prioritas<br \/>\nPemerintah dalam rangka mendorong ekspor.<br \/>\nSebagai komoditas unggulan daerah, edamame mampu memberikan kontribusi positif bagi perekonomian<br \/>\nKabupaten aceh timur serta peningkatan devisa negara.<\/p>\n<p>Permintaan edamame dari mancanegara sangat tinggi,<br \/>\nterutama dari negara Jepang, Laos, dan Amerika, akan tetapi saat ini masih belum bisa terpenuhi karena<br \/>\nketerbatasan bahan baku.<\/p>\n<p>Dalam rangka mengakselerasi ekspor edamame, Deputi Bidang Pangan dan Agribisnis Kemenko<br \/>\nPerekonomian Musdhalifah Machmuh yang diwakili oleh Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis<br \/>\nHortikultura Yuli Sri Wilanti melakukan audiensi bersama serta kunjungan lapangan ke<br \/>\nkebun dan pabrik pengolahan edamame.<br \/>\nPemerintah Kabupaten aceh timur (Pemkab)memberikan apresiasi terhadap program mendorong ekspor produk<\/p>\n<p>hortikultura ,. &#8220;Pemkab Jember akan menyediakan lahan Pemkab untuk percepatan pelaksanaan<br \/>\nprogram tersebut dan akan memfasilitasi hal-hal yang dibutuhkan&#8221;, tutur Bupati Jember.<\/p>\n<p>Pineng i edamame sangat digemari di negara Jepang karena karakteristik rasa dan bentuknya yang<br \/>\nlebih baik daripada negara kompetitor. Jepang sebagai negara tujuan ekspor sangat memperhatikan food<br \/>\nsafety (keamanan pangan) di samping food quality (mutu pangan) sehingga traceability (ketelusuran) untuk<br \/>\nsetiap pangan yang diedarkan menjadi persyaratan yang harus dipenuhi.<\/p>\n<p>Ekspor edamame di aceh timur ditandai dengan pengiriman sebesar 21 ton ke pasar Jepang dilakukan oleh<\/p>\n<p>PT<br \/>\nAustindo Nusantara Jaya melalui anak usahanya PT Gading Mas Indonesia Teguh (GMIT) pada akhir bulan<br \/>\nApril yang lalu.<\/p>\n<p>&#8220;Capaian ekspor edamame yang telah berjalan dengan baik ini, diharapkan dapat ditingkatkan setiap<br \/>\ntahunnya melalui kerja sama kemitraan yang telah dijalin antara PT GMIT dengan petani binaan dalam<br \/>\nbentuk KSO (Kerja Sama Operasional),&#8221; tutur Yuli.<br \/>\nKeuntungan yang diterima petani dalam model kerja sama ini diantaranya yaitu, sebesar 97% pemodalan<br \/>\nditanggung PT GMIT, bantuan teknis budidaya edamame, dan hasil panen diserap seluruhnya oleh PT<br \/>\nGMIT.<\/p>\n<p>Yuli berpesan dalam upaya memenuhi kebutuhan edamame di pasar domestik dan ekspor yang tinggi perlu<br \/>\nkolaborasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, petani edamame, dan GMIT. Juga diperlukan<br \/>\nekosistem bisnis yang terintegrasi, sehingga dapat meningkatkan<\/p>\n<p>Namun sampai hari ini surat-menyuratnya belum selesai kendala karena hgu padahal kebijakan pemerintah Aceh bunyi kera itu sudah mati lagi punya dikembalikan kepada kami pihak rakyat khususnya yaitu pesantren-pesantren boleh mengelola sampai dengan 20 hektar hari ini belum ada surat-menyuratnya yang ketiga kurang tenaga untuk membimbing untuk penyuluhan pertanian .<\/p>\n<p>walaupun ada hanya tenaga honorer yang mungkin kurang mendukung hari ini baru ada mungkin pengangkatan yang keempat mungkin jauh untuk maju kalau memang pihak pengelola pertanian hanya harus mundur karena kasus bermacam kasus yang terakhir saya pernah bertanya ke orang Bandung jawabannya adalah pemimpin-pemimpin yang ada di Aceh mereka berusaha di lu.<\/p>\n<p>Zainal Abidin pjt<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aceh timur, majalahglobal.com &#8211; 26 November 2023 Kerja Sama Komisi IV DPR RI Dengan Kementerian&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":84291,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8992,11335],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-84290","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-aceh-timur","category-berita-provinsi-aceh"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/84290","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=84290"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/84290\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":84293,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/84290\/revisions\/84293"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/84291"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=84290"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=84290"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=84290"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=84290"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}