{"id":75813,"date":"2023-08-01T13:44:02","date_gmt":"2023-08-01T06:44:02","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=75813"},"modified":"2023-08-02T13:46:09","modified_gmt":"2023-08-02T06:46:09","slug":"pemerintah-akan-evaluasi-pemberian-bebas-visa-kunjungan-bagi-159-negara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2023\/08\/01\/pemerintah-akan-evaluasi-pemberian-bebas-visa-kunjungan-bagi-159-negara\/","title":{"rendered":"Pemerintah akan Evaluasi Pemberian Bebas Visa Kunjungan bagi 159 Negara"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta, majalah global.com &#8211; Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo pada Selasa, 1 Agustus 2023, di Istana Merdeka, Jakarta.<\/p>\n<figure id=\"attachment_75814\" aria-describedby=\"caption-attachment-75814\" style=\"width: 720px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-75814 size-full\" src=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20230802-WA0000-1.jpg\" alt=\"Pemerintah akan Evaluasi Pemberian Bebas Visa Kunjungan bagi 159 Negara\" width=\"720\" height=\"399\" srcset=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20230802-WA0000-1.jpg 720w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20230802-WA0000-1-250x140.jpg 250w\" sizes=\"auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-75814\" class=\"wp-caption-text\">Pemerintah akan Evaluasi Pemberian Bebas Visa Kunjungan bagi 159 Negara<\/figcaption><\/figure>\n<p>Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas pada Selasa, 1 Agustus 2023, di Istana Merdeka, Jakarta. Foto: BPMI Setpres\/Rusman<br \/>\nDipublikasikan pada Selasa, 1 Agustus 2023 14:40 WIB<br \/>\nPemerintah memutuskan akan melakukan evaluasi selama satu bulan ke depan terhadap kebijakan bebas visa kunjungan untuk 159 negara. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo pada Selasa, 1 Agustus 2023, di Istana Merdeka, Jakarta.<\/p>\n<p>\u201cRapat internal tadi memutuskan dalam satu bulan ke depan akan melakukan evaluasi negara-negara mana yang akan dimasukkan pada bebas visa kunjungan,\u201d ujar Sandiaga dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.<\/p>\n<p>Sandiaga menyebut bahwa pemerintah akan melakukan evaluasi untuk mewujudkan pariwisata Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan. Hal tersebut tetap dilakukan meskipun target pariwisata Indonesia telah melampui proyeksi batas atas.<\/p>\n<p>\u201cDulu kita ada bebas visa kunjungan untuk 159 negara ditambah 10 negara ASEAN. Ini nanti akan dievaluasi berbasis tiga hal, yaitu reciprocity (timbal balik), kebermanfaatan, dan keamanan,\u201d ungkap Sandiaga.<\/p>\n<p>Sandiaga juga menjelaskan bahwa nantinya wisatawan yang ditargetkan adalah wisatawan yang berkualitas dengan lama kunjungan di atas 7 hari. Selain itu, jumlah biaya yang dikeluarkan oleh wisatawan targetnya adalah lebih dari USD1.000 per wisatawan.<\/p>\n<p>Sedangkan terkait kebijakan Golden Visa, Sandi mengatakan bahwa saat ini kebijakan tersebut masih dalam tahap finalisasi. \u201cPP-nya akan difinalisasi dan segera akan difinalkan nanti setelah mendapatkan persetujuan dari Presiden,\u201d ucap Sandiaga.<\/p>\n<p>Sandiaga pun mengungkapkan bahwa pemerintah akan berhati-hati dalam melakukan evaluasi tersebut. Pemerintah ingin wisatawan yang datang ke Indonesia adalah wisatawan yang berkualitas dan dapat memberikan dampak yang tinggi terhadap perekonomian nasional.<\/p>\n<p>\u201cJuga kita pastikan lapangan usaha terbuka, ekonomi bergerak, dan tentunya jumlah lapangan kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif makin meningkat,\u201d tandasnya.(red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, majalah global.com &#8211; Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":75814,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[28,11341],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-75813","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-jakarta","category-berita-provinsi-dki-jakarta"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/75813","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=75813"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/75813\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":75816,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/75813\/revisions\/75816"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/75814"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=75813"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=75813"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=75813"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=75813"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}