{"id":73876,"date":"2023-07-04T17:51:12","date_gmt":"2023-07-04T10:51:12","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=73876"},"modified":"2023-07-04T17:51:12","modified_gmt":"2023-07-04T10:51:12","slug":"polresta-banyuwangi-berhasil-bongkar-kasus-tppo-modus-gaji-tinggi-kerja-di-luar-negeri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2023\/07\/04\/polresta-banyuwangi-berhasil-bongkar-kasus-tppo-modus-gaji-tinggi-kerja-di-luar-negeri\/","title":{"rendered":"Polresta Banyuwangi Berhasil Bongkar Kasus TPPO Modus Gaji Tinggi Kerja di Luar Negeri"},"content":{"rendered":"<p>BANYUWANGI, majalah global.com &#8211; Polresta Banyuwangi berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang menjadi atensi Kapolri.<\/p>\n<figure id=\"attachment_73877\" aria-describedby=\"caption-attachment-73877\" style=\"width: 1600px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-73877 size-full\" src=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20230704-WA0039.jpg\" alt=\"Polresta Banyuwangi Berhasil Bongkar Kasus TPPO Modus Gaji Tinggi Kerja di Luar Negeri\" width=\"1600\" height=\"1066\" srcset=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20230704-WA0039.jpg 1600w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20230704-WA0039-768x512.jpg 768w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20230704-WA0039-1536x1023.jpg 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-73877\" class=\"wp-caption-text\">Polresta Banyuwangi Berhasil Bongkar Kasus TPPO Modus Gaji Tinggi Kerja di Luar Negeri<\/figcaption><\/figure>\n<p>Kasus tersebut bermodus memperkerjakan calon Pekerja Migran Indonesia ( CPMI) dan mendapat gaji besar di luar negeri.<\/p>\n<figure id=\"attachment_73877\" aria-describedby=\"caption-attachment-73877\" style=\"width: 1600px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-73877 size-full\" src=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20230704-WA0039.jpg\" alt=\"Polresta Banyuwangi Berhasil Bongkar Kasus TPPO Modus Gaji Tinggi Kerja di Luar Negeri\" width=\"1600\" height=\"1066\" srcset=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20230704-WA0039.jpg 1600w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20230704-WA0039-768x512.jpg 768w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20230704-WA0039-1536x1023.jpg 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-73877\" class=\"wp-caption-text\">Polresta Banyuwangi Berhasil Bongkar Kasus TPPO Modus Gaji Tinggi Kerja di Luar Negeri<\/figcaption><\/figure>\n<p>Pada pengungkapan tersebut Polresta Banyuwangi berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku berinisial IK asal Banyuwangi.<\/p>\n<figure id=\"attachment_73877\" aria-describedby=\"caption-attachment-73877\" style=\"width: 1600px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-73877 size-full\" src=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20230704-WA0039.jpg\" alt=\"Polresta Banyuwangi Berhasil Bongkar Kasus TPPO Modus Gaji Tinggi Kerja di Luar Negeri\" width=\"1600\" height=\"1066\" srcset=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20230704-WA0039.jpg 1600w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20230704-WA0039-768x512.jpg 768w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/IMG-20230704-WA0039-1536x1023.jpg 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-73877\" class=\"wp-caption-text\">Polresta Banyuwangi Berhasil Bongkar Kasus TPPO Modus Gaji Tinggi Kerja di Luar Negeri<\/figcaption><\/figure>\n<p>Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Deddy Foury Millewa melalui Kasatreskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Agus Sobarnapraja mengatakan,kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat karena merasa ditipu oleh IK.<\/p>\n<p>\u201cModus operandinya IK berperan sebagai jasa yang memberangkatkan korban,\u201dujar Kompol Agus, Senin (3\/7)<\/p>\n<p>Kompol Agus menjelaskan, pelaku meyakinkan korban dengan iming-iming bisa bekerja di luar negeri dengan gaji tinggi.<\/p>\n<p>Namun itu hanya bualan, saat korban berangkat ke negara penempatan ternyata tidak sesuai harapan.<\/p>\n<p>&#8220;Korban justru mendapatkan perlakuan tidak nyaman di sana. Setelah beberapa bulan bekerja korban memutuskan kembali ke Indonesia, karena merasa dibohongi lalu melaporkan kejadian ini ke polisi,&#8221; ucap Kompol Agus.<\/p>\n<p>Kompol Agus menambahkan, korban diberangkatkan secara ilegal oleh IK. Selain dijanjikan gaji tinggi, korban juga dijanjikan akan mendapatkan jenis pekerjaan yang sesuai keterampilan.<\/p>\n<p>&#8220;Tapi faktanya, pekerjaan yang dilakukan tidak sesuai apa yang dijanjikan,&#8221; tegas Kasatreskrim Polresta Banyuwangi.<\/p>\n<p>Kasatreksrim juga mengatakan, untuk jumlah korban sementara masih ada satu orang. Tidak menutup kemungkinan masih ada korban lain yang belum lapor.<\/p>\n<p>Oleh karenanya, Polresta Banyuwangi mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban perdagangan orang agar berani melapor ke polisi.<\/p>\n<p>&#8220;Atau bahkan jika ada keluarga yang jadi korban TPPO dan masih berada di luar negeri segera laporkan, agar segera kita koordinasikan untuk penanganan lebih lanjut,&#8221; harap Kompol Agus.<\/p>\n<p>Menurut Kompol Agus, kasus TPPO ini biasanya dilakukan oleh sindikat untuk mengambil keuntungan sebesar-besarnya dari para korban.<\/p>\n<p>&#8220;Yang seperti ini biasanya terkoneksi, biasanya mereka punya jaringan di sana, sehingga ini saling terhubungan,&#8221; tutur Kompol Agus.<\/p>\n<p>Untuk memerangi sindikat penempatan ilegal Pekerja Migran Indonesia (PMI), pihaknya mengajak masyarakat untuk proaktif melakukan pelaporan.<\/p>\n<p>&#8220;Tentunya kita juga menunggu laporan dari masyarakat. Karena kami tidak bisa memantau secara detail satu per satu,&#8221; tandas Kompol Agus. (Red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANYUWANGI, majalah global.com &#8211; Polresta Banyuwangi berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO)&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":73877,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15,11334,9745],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-73876","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-banyuwangi","category-berita-provinsi-jawa-timur","category-headline"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/73876","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=73876"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/73876\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":73878,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/73876\/revisions\/73878"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/73877"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=73876"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=73876"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=73876"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=73876"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}