{"id":67753,"date":"2023-04-27T09:45:43","date_gmt":"2023-04-27T02:45:43","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=67753"},"modified":"2023-04-27T09:45:43","modified_gmt":"2023-04-27T02:45:43","slug":"hari-ke-9-operasi-ketupat-semeru-2023-fatalitas-korban-laka-di-jatim-menurun-30-persen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2023\/04\/27\/hari-ke-9-operasi-ketupat-semeru-2023-fatalitas-korban-laka-di-jatim-menurun-30-persen\/","title":{"rendered":"Hari ke 9 Operasi Ketupat Semeru 2023, Fatalitas Korban Laka di Jatim Menurun 30 Persen"},"content":{"rendered":"<p>SURABAYA, majalah global.com &#8211; Pada Operasi Ketupat Semeru 2023, Fatalitas kecelakaan di wilayah hukum Polda Jawa Timur yang mengakibatkan korban meninggal dunia tercatat mengalami penurunan 30 persen.<\/p>\n<p>Hingga berita ini ditulis, tercatat 30 korban, sedangkan tahun 2022 lalu, tercatat 42 korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas.<\/p>\n<p>Padahal mobilitas warga pada masa Operasi Ketupat Semeru 2023 ini tergolong mengalami kenaikan drastis dibanding tahun 2022 yang masih diberlakukan pembatasan sosial mengingat masih pandemi Covid -19.<\/p>\n<p>Hal tersebut seperti disampaikan oleh Direktur Lalu lintas ( Dirlantas ) pada Direktorat Lalu lintas (Ditlantas) Polda Jatim, Kombes Pol M Taslim Chairuddin, didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto di Mapolda Jatim, Rabu (26\/04\/2023).<\/p>\n<p>Ia mengakui, jumlah angka kecelakaan selama Operasi Ketupat Semeru 2023 sempat mengalami peningkatan sejumlah 626 kejadian.<\/p>\n<p>Jumlah tersebut meningkat 10,5 persen atau selisih 66 kejadian, dibanding catatan tahun lalu pada periode waktu yang sama, yakni sejumlah 560 kejadian.<\/p>\n<p>Kombes Pol Taslim menyebut, jumlah kecelakaan paling tinggi, ada di hari kedua pelaksaan Operasi Ketupat Semeru 2023.<\/p>\n<p>Dari 29 kejadian pada Selasa (18\/04\/2023), menjadi 78 kejadian pada Rabu (19\/04\/2023).<\/p>\n<p>Artinya meningkat sebesar 169 persen, sisanya masih dalam belasan persen.<\/p>\n<p>Kombes Pol Taslim juga mengatakan, jumlah kecelakaan paling tinggi terjadi pada Jumat (21\/04\/2023), dengan total 102 kejadian.<\/p>\n<p>Namun pada Senin (24\/04\/2023), mobilitas masyarakat meningkat sampai angka 30.000 kendaraan, justru kecelakaannya dibawah, 80 kejadian.<\/p>\n<p>Menurut Kombes Pol Taslim, kemungkinan besar kecelakaan ini bukan menyasar kepada pemudik, tapi menyasar masyarakat sendiri yang beraktivitas di ruas-ruas jalan yang bukan arus mudik.<\/p>\n<p>&#8220;Kita konsentrasi dalam rangka pengamanan mudik untuk jalur arus mudik, sehingga pengawasan terhadap masyarakat beraktivitas di jalanan berkurang. Kira-kira begitu,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Kombes Pol Taslim menerangkan, wilayah hukum Polresta Sidoarjo, menduduki peringkat pertama, dengan jumlah 41 kejadian. Namun, dari puluhan jumlah kejadian tersebut, tidak ada korban meninggal dunia.<\/p>\n<p>&#8220;Tapi angka yang tewas nol, atau tidak ada. Kemungkinan karena kendaraan beraktivitas banyak. Senggolan-senggolan kecil, bukan kecepatan tinggi,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Kombes Taslim menjelaskan, tercatat, delapan hari sebelum operasi terdapat 751 kejadian.<\/p>\n<p>Sedangkan, pada delapan hari selama operasi, terdapat 626 kejadian. Artinya terjadi penurunan 125 kejadian atau dalam persentase mengalami penurunan 17 persen.<\/p>\n<p>&#8220;Artinya dengan menurunkan personel di lapangan cukup efektif dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas. Karena hari biasa tinggi, dan hari operasi dengan mobilitas tinggi, malah justru kecelakaan menurun,&#8221; jelas Kombes Taslim.<\/p>\n<p>Bahkan, data kendaraan keluar-masuk wilayah Jatim, menurut Kombes Pol Taslim terpantau paling tinggi, justru di hari ke-8.<\/p>\n<p>Jumlah kendaraan yang masuk, 30.327 kendaraan, sedangkan kendaraan keluar, 30.869 kendaraan, pada Senin (24\/04\/2023).<\/p>\n<p>&#8220;Kalau hari sebelum operasi itu terjadi di tanggal 20 april, angkanya 20.465 kendaraan. Artinya, sebelum lebaran itu masih kalah jauh dibanding setelah lebaran. Ini dari sisi jumlah kendaraan,&#8221; pungkas Kombes Taslim.(red).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SURABAYA, majalah global.com &#8211; Pada Operasi Ketupat Semeru 2023, Fatalitas kecelakaan di wilayah hukum Polda&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":67754,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11334,92],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-67753","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-provinsi-jawa-timur","category-berita-surabaya"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/67753","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=67753"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/67753\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":67755,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/67753\/revisions\/67755"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/67754"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=67753"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=67753"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=67753"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=67753"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}