{"id":59169,"date":"2022-12-13T18:34:35","date_gmt":"2022-12-13T11:34:35","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=59169"},"modified":"2022-12-13T18:34:35","modified_gmt":"2022-12-13T11:34:35","slug":"kenang-almarhum-riyanto-kapolresta-mojokerto-terima-kunjungan-kerja-ketua-gp-ansor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2022\/12\/13\/kenang-almarhum-riyanto-kapolresta-mojokerto-terima-kunjungan-kerja-ketua-gp-ansor\/","title":{"rendered":"Kenang Almarhum Riyanto, Kapolresta Mojokerto Terima Kunjungan Kerja Ketua GP Ansor"},"content":{"rendered":"<p>Majalahglobal.com, Mojokerto \u2013 Kapolresta Mojokerto AKBP Wiwit Adisatria S.H., S.I.K., M.T. menerima kunjungan kerja dari Ketua Umum GP Ansor Kota Mojokerto, Ahmad Syaifullah alias Gus Ipung dalam rangka Silaturahmi dan koordinasi jelang kegiatan Tribute to Riyanto diruang kerja Kapolres, Selasa (13\/12\/22).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ketua Umum GP Ansor atau biasa disapa Gus Ipung melakukan silaturahmi dengan Kapolres dan mengenal lebih dekat sekaligus koordinasi dengan kegiatan GP Ansor yang dikenal dengan Tribute to Riyanto.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Menjelang nataru ini di Mojokerto ada suatu kenangan dengan aksi kemanusiaan yang datang dari Pahlawan GP Ansor Kota Mojokerto di tahun 2000 membantu polisi jaga dan mengamankan perayaan umat beragama di Indonesia.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cPada malam Natal tanggal 24 Desember tahun 2000, bersama empat sahabat Banser lainnya, Riyanto mendapatkan tugas PAM menjaga Gereja Eben Haezer di Mojokerto. Riyanto yang saat itu berusia 25 tahun, anak Pak Sukirman bukanlah polisi \/ tentara, ia adalah anggota Banser Mojokerto, dengan sepenuh hati jalani tugas PAM malam itu\u201d cerita Ketua GP Ansor<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Minggu malam, 20.30 WIB, 24 Desember 2000, perjalanan ibadah baru separuhnya berjalan. Riyanto dan teman-teman Banser yang lain tetap siaga. Di tengah Misa Natal yang tengah berlangsung, tiba-tiba ada info mengatakan bahwa di depan pintu gereja ada sebuah bungkusan hitam mencurigakan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cRiyanto dengan cepat memeriksa bungkusan tersebut, dan ternyata berisi kabel yang terhubung dengan rangkaian yang memercikkan api. Saat itu, ia tahu itu adalah bom, ia bisa saja kabur menyelamatkan dirinya. Tapi, tidak, ia tidak kabur. Ia malah berteriak dengan lantang &#8220;Tiaraaaap,&#8221; sambil lari mendekap bungkusan tersebut ia menjauh dari gereja.\u201d Sambung Gus Ipung<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Masih kat Gus Ipung, \u201cSedikit ulasan tentang Alm. Riyanto, sehingga kami sangat berbangga hati bilamana kami dapat melaksanakan kegiatan untuk mengenang Alm. Riyanto, mengingat pada tahun sebelumnya kegiatan masyarakat dibatasi dikarenakan covid 19.\u201d Pinta Ketua GP Ansor Kota Mojokerto<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Lanjut Kapolresta Mojokerto, mengucapkan terimakasih atas kedatangan Ketua GP Ansor Kota Mojokerto beserta anggota dalam rangka menjalin silaturahmi antara Polri bersama GP Ansor Kota Mojokerto.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cMendengar cerita tersebut saya sangat kagum dengan keberanian Alm. Riyanto yang sangat berani mengambil resiko demi keamanan jamaah Natal.\u201d Ucap AKBP Wiwit Adisatria S.H., S.I.K., M.T<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam permintaan kegiatan tersebut, \u201cSaya sangat setuju bilamana kegiatan mengenang Alm. Riyanto dapat terselenggara dengan tetap menjaga kondusifitas dan protokol Kesehatan,\u201d Kata Kapolresta Mojokerto<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cSaya berharap kegiatan tersebut berjalan dengan baik dan dapat menjadikan suri tauladan bagi penerus GP Ansor untuk menjaga kamtibmas di Wilkum Kota Mojokerto yang aman Kondisif.\u201d Tutup Kapolresta Mojokerto AKBP Wiwit.(Jay)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Majalahglobal.com, Mojokerto \u2013 Kapolresta Mojokerto AKBP Wiwit Adisatria S.H., S.I.K., M.T. menerima kunjungan kerja dari&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":59170,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[55,9745],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-59169","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-mojokerto","category-headline"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/59169","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=59169"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/59169\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":59172,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/59169\/revisions\/59172"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/59170"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=59169"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=59169"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=59169"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=59169"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}