{"id":53246,"date":"2022-08-14T16:10:52","date_gmt":"2022-08-14T09:10:52","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=53246"},"modified":"2022-08-14T16:10:52","modified_gmt":"2022-08-14T09:10:52","slug":"diduga-pelaku-curanmor-tinggalkan-motor-curian-di-kebun-pisang-lampung-timur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2022\/08\/14\/diduga-pelaku-curanmor-tinggalkan-motor-curian-di-kebun-pisang-lampung-timur\/","title":{"rendered":"Diduga Pelaku Curanmor Tinggalkan Motor Curian di Kebun Pisang Lampung Timur"},"content":{"rendered":"<p>Lampung Timur,majalahglobal.com-Diduga karena mesin tidak berhasil dihidupkan, pelaku curanmor akhirnya meninggalkan sepeda motor hasil curiannya, diareal perkebunan pisang.Jum,at(12\/8).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky Alkazar Nasution, didampingi Kapolsek Sukadana KOMPOL Tarmansyah, pada Sabtu (13\/8), menjelaskan bahwa Sepeda Motor yang ditemukan tersebut, adalah merk Yamaha N-MAX, warna merah, dengan nomor polisi BE 2311 NBT.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Peristiwa berawal saat seorang warga Kecamatan Sukadana, pada Jumat (12\/8) petang, yang hendak ke Musholla, secara sekilas melihat ada sepeda motor didalam perkebunan pisang.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Selanjutnya saat diperiksa, ternyata sepeda motor tersebut, merupakan kendaraan roda dua milik IS (77) warga Desa Pasar Sukadana, yang hilang digasak pencuri, pada Rabu (10\/8) lalu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kapolres menambahkan Saat ditemukan, kondisi kontak sepeda motor milik korban ini sudah rusak, accu hilang, dan beberapa kabel kendaraan dalam keadaan terpotong.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Pelaku curanmor diduga tidak berhasil menghidupkan mesin sepeda motor, sehingga akhirnya memutuskan untuk meninggalkannya diarea perkebunan pisang&#8221; tutup Kapolres.(iswandi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Timur,majalahglobal.com-Diduga karena mesin tidak berhasil dihidupkan, pelaku curanmor akhirnya meninggalkan sepeda motor hasil curiannya,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":53247,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[42],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-53246","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-lampung-timur"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/53246","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=53246"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/53246\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53249,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/53246\/revisions\/53249"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/53247"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=53246"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=53246"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=53246"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=53246"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}