{"id":48073,"date":"2022-06-08T18:47:27","date_gmt":"2022-06-08T11:47:27","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=48073"},"modified":"2022-06-08T18:47:27","modified_gmt":"2022-06-08T11:47:27","slug":"polresta-banyuwangi-ajak-santri-tangkal-paham-radikalisme-dan-terorisme","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2022\/06\/08\/polresta-banyuwangi-ajak-santri-tangkal-paham-radikalisme-dan-terorisme\/","title":{"rendered":"Polresta Banyuwangi Ajak Santri Tangkal Paham Radikalisme dan Terorisme"},"content":{"rendered":"<p>BANYUWANGI \u2013 Dalam menciptakan dan memelihara Kamtibmas,Polresta Banyuwangi terus melakukan penggalangan dan pendekatan kepada seluruh elemen masyarakat dan stake holder yang ada.<\/p>\n<p>Kali ini melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polresta Banyuwangi mengingatkan dan mengajak para santri selalu melakukan amar ma&#8217;ruf nahi mungkar, baik dengan perbuatan maupun secara lisan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ajakan tersebut disampaikan Kasatbinmas Polresta Banyuwangi melalui Kepala Urusan Administrasi dan Tata Usaha (Kaurmintu) Satbinmas Polresta Banyuwangi Bripka M. Syafa\u2019at.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kegiatan yang berlangsung di Masjid Baitul A\u2019la Kelurahan Karangrejo Banyuwangi pada Selasa (07\/06\/2022) malam itu dalam rangka pembinaan dan bimbingan penyuluhan kepada santri Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa (PPPM) Nurul Huda.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cKegiatan ini merupakan program kegiatan rutin Polresta Banyuwangi dalam upaya mewujudkan keamanan, ketenteraman, dan ketertiban masyarakat,\u201dkata Bripka Syafa\u2019at.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Anggota Satbinmas Polresta Banyuwangi ini menuturkan, dengan kemajuan teknologi informasi dan dalam era digital saat ini, masyarakat -kalangan santri diharapkan bisa bijak dalam bermedia sosial.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201dGunakan teknologi secara bijak dan produktif serta jangan mudah terprovokasi berita-berita yang belum jelas kebenaranya,\u201dtutur Bripka Syafa\u2019at.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Bripka Syafa\u2019at mengungkapkan terkadang masalah muncul karena ada pihak yang tidak bijak dalam menggunakan media sosial.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cDengan menyebarkan informasi yang tidak akurat akhirnya mengakibatkan kegaduhan bahkan sampai ada korban harta dan nyawa,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sementara itu di tempat terpisah Kapolresta Banyuwangi AKBP Deddy Foury Millewa melalui Kasi Humas Polresta Banyuwangi Iptu Lita Kurniawan membenarkan adanya kegiatan yang dilaksanakan oleh Sat Binmas tersebut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cBenar,kegitan itu merupakan program kegiatan rutin Polresta Banyuwangi dalam upaya mewujudkan keamanan, ketenteraman, dan ketertiban masyarakat,\u201dkata Iptu Kurniawan di Polresta Banyuwangi,Rabu (8\/6\/22).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kasi Humas Polresta Banyuwangi menambahkan dalam kegiatan tersebut diharapkan kalangan santri menjadi pelopor dalam menaati auran dan hukum yang ada.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Mudahnya mengakses informasi digital menurut Iptu Kurniawan butuh kewaspadaan semua pihak.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cAdanya informasi negative seperti penyebaran paham radikalisme dan terorisme yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), ini juga perlu kita waspadai bersama,\u201dtutur Iptu Kurniawan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Masih kata Kasi Humas Polresta Banyuwangi bahwa Radikalisme dan terorisme saat ini sudah menjangkiti semua golongan mulai dunia pendidikan, para pengusaha maupun aparat keamanan negara.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cDalam upaya mencegah penyebaran penyebaran paham radikalisme dan terorisme, warga perlu pemahaman agama secara khafah.,\u201dtambah Iptu Kurniawan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Untuk hal itu kata Iptu Kurniawan perlu adanya kesadaran bahwa negara Indonesia adalah Bhineka Tunggal Ika yang perlu diterapkan dalam kehiduapan bermasyarakat berbangsa dan bernegara dalan NKRI.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Selanjutnya yang tidak kalah berbahaya adalah peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang oleh para pengedar dengan berbagai modus.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Salah satunya pelibatan anak-anak untuk menjadi kurir untuk mengelabui aparat penegak hukum.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201dUntuk itu para santri supaya hati-hati dan waspada apabila ada orang yang tidak kenal dan menawarkan barang yang kita tidak tahu. Bisa jadi hal tersebut adalah modus peredaran narkoba,\u201dlanjut Iptu Kurniawan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Menurutnya kepatuhan dan ketaatan menjalan agama Islam secara khafah menjadi benteng untuk mengatasi degradasi moral yang terjadi dalam era globalisasi saat ini.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sebelumnya KH Astro Junaidi, ketua DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Banyuwangi, mengungkapkan selama ini hubungan dan kerja sama LDII dengan Polresta Banyuwangi sudah berjalan dengan sangat baik. (Jay)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANYUWANGI \u2013 Dalam menciptakan dan memelihara Kamtibmas,Polresta Banyuwangi terus melakukan penggalangan dan pendekatan kepada seluruh&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":48074,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-48073","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-banyuwangi"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/48073","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=48073"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/48073\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":48075,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/48073\/revisions\/48075"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/48074"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=48073"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=48073"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=48073"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=48073"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}