{"id":46756,"date":"2022-05-23T08:04:43","date_gmt":"2022-05-23T01:04:43","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=46756"},"modified":"2022-05-23T08:04:43","modified_gmt":"2022-05-23T01:04:43","slug":"satbinmas-polres-lamongan-bina-anak-punk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2022\/05\/23\/satbinmas-polres-lamongan-bina-anak-punk\/","title":{"rendered":"Satbinmas Polres Lamongan Bina Anak Punk"},"content":{"rendered":"<p>LAMONGAN &#8211; Rasa kepedulian Polisi di Lamongan ini patut diacungi jempol.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Polisi berpangkat Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda) ini tertangkap kamera saat berbincang akrab dengan anak &#8211; anak &#8220;punk&#8221; ber vespa tua kumuh.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tampak wajah mereka (anak punk) kusut, pakaian dekil dan seluruh badan mereka penuh tato.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Keberadaan anak punk Vespa seringkali dianggap meresahkan. Belum lagi suara kendaraan yang membuat bising warga.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sementara vespa yang mereka tunggangi di bagian belakang serta samping bergelantungan botol kosong dan peralatan dapur.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Mereka dituduh kerap mengkonsumsi minuman beralkohol yang dikawatirkan akan mengganggu ketertiban.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Namun demikian Polisi di Lamongan ini nampak akrab dan humanis berbincang santai dan sesekali menepuk pundak anak jalanan tersebut sambil tersenyum.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Diketahui awak media setelah mewancarainya, ternyata Polisi tersebut adalah anggota Satbinmas Polres Lamongan bernama Aipda Purnomo.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ketika dikomfirmasi di jalan Raya Babat-Lamongan, Aipda Purnomo mengaku bahwa ia sedang melakukan pembinaan dan penertiban anak punk vespa yang sedang berhenti.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Saya ajak mereka ini untuk menjalani hidup normal sebagaimana mestinya,&#8221; kata Aipda Purnomo kemarin,Minggu (22\/5\/)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kepedulian Aipda Purnomo ini nyata setelah anak punk vespa sebanyak 4 orang yang berumur 17 tahunan tersebut diminta untuk mandi dan diberikan baju yang layak pakai.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Kita belikan baju sebagai ganti dan kita ajak ke Masjid untuk selanjutnya menjalankan ibadah Sholat, serta kita berikan uang saku untuk perjalanan pulang ke rumah masing masing,&#8221; kata Aipda Purnomo.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Menurut Aipda Purnomo, 4 orang anak punk ini berasal dari Kabupaten Wonosari (DIY) dan baru saja melakukan perjalanan atau touring dari Jepara menuju Surabaya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Mereka sudah lama meninggalkan rumah dan keluarganya,&#8221; terang anggota Sat Binmas Polres Lamongan ini.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sementara itu di tempat terpisah,Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana SIK menjelaskan kegiatan pembinaan tersebut dilakukan secara rutin untuk mencegah gangguan kamtibmas yang timbul terutama kejahatan jalanan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Sudah tugas Polri menciptakan dan memelihara Kamtibmas,&#8221; ungkap Kapolres Lamongan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam pembinaan dan penertiban itu lanjut AKBP Miko, anggota berhasil membina anak &#8211; anak punk.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cIni contoh pengguna jalan yang nggak benar, motornya tidak layak jalan, tidak ada lampu, spion, apalagi surat-suratnya pun tidak ada. Selain membahayakan nyawanya sendiri juga bisa membahayakan orang lain,&#8221; pungkas AKBP Miko. (Suhartanto)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LAMONGAN &#8211; Rasa kepedulian Polisi di Lamongan ini patut diacungi jempol. &nbsp; Polisi berpangkat Ajun&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":46757,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[40],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-46756","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-lamongan"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/46756","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=46756"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/46756\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":46758,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/46756\/revisions\/46758"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/46757"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=46756"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=46756"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=46756"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=46756"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}