{"id":46128,"date":"2022-05-12T11:24:52","date_gmt":"2022-05-12T04:24:52","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=46128"},"modified":"2022-05-12T11:24:52","modified_gmt":"2022-05-12T04:24:52","slug":"30-sapi-di-mojokerto-sembuh-dari-pmk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2022\/05\/12\/30-sapi-di-mojokerto-sembuh-dari-pmk\/","title":{"rendered":"30 Sapi di Mojokerto Sembuh dari PMK"},"content":{"rendered":"<p>Majalahglobal.com, Mojokerto \u2013 Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berupaya dalam menangani wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyasar hewan ternak sapi akhir-akhir ini. Tercatat per 11 Mei 2022, sebanyak 30 ekor sapi sembuh total usai terjangkit PMK.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Berdasarkan data Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Mojokerto, jumlah total sapi yang sembuh mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan data per 10 Mei. \u201cKemarin (10\/5) yang sembuh ada tiga ekor. Hari ini, ada 30 sapi yang sembuh total dari PMK,\u201d ungkap Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, Nurul Istiqomah, Rabu (11\/5) sore.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Rinciannya, 30 sapi tersebut berasal dari Dawarblandong dua ekor, Pacet 13 ekor, Mojoanyar tiga ekor dan Dlanggu 12 ekor. \u201cHari ini 30 ekor, sementara sebelumnya ada 3 ekor, dari Jetis satu, dari Mojoanyar dua. Jadi per hari ini, total sembuh 33 ekor,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sementara itu, Nurul menjelaskan, per 11 Mei, jumlah total kasus ada 864. Sapi yang mati 12 ekor, dijual satu ekor dan yang dipotong paksa ada 5 ekor. \u201cTim paramedis Disperta Kabupaten Mojokerto terus berupaya menangani sapi-sapi yang terjangkit PMK. Tim kami setiap harinya sudah menyebar untuk melakukan pengobatan ke kandang-kandang sapi warga,\u201d tukasnya. (Jay)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Majalahglobal.com, Mojokerto \u2013 Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berupaya dalam menangani wabah penyakit mulut dan kuku&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":46129,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6732],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-46128","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-pemkab-mojokerto"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/46128","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=46128"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/46128\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":46130,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/46128\/revisions\/46130"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/46129"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=46128"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=46128"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=46128"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=46128"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}