{"id":40765,"date":"2022-02-21T04:53:52","date_gmt":"2022-02-20T21:53:52","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=40765"},"modified":"2022-02-21T04:53:52","modified_gmt":"2022-02-20T21:53:52","slug":"tni-polri-pemda-terapkan-ganjil-genap-di-mojokerto","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2022\/02\/21\/tni-polri-pemda-terapkan-ganjil-genap-di-mojokerto\/","title":{"rendered":"TNI-Polri-Pemda Terapkan Ganjil Genap di Mojokerto"},"content":{"rendered":"<p>Mojokerto, &#8211; TNI-Polri-Pemda beserta jajaran dan perangkat daerah di Mojokerto hingga kini masih menerapkan phsycal distancing dengan pemberlakuan ganjil genap dikawasan wisata Pacet &#8211; Trawas.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Penyekatan dengan pemberlakuan ganjil genap yang diterapkan di jalur kawasan wisata ini merupakan bagian dari pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Saat dihubungi Perwira Seksi Operasi Kodim 0815\/Mojokerto Lettu Inf Akhmad Rifa&#8217;i, menuturkan, pelaksanaan phsycal distancing melalui pemberlakuan ganjil genap ini sebagai langkah untuk mengurangi kerumunan di lokasi wisata Pacet &#8211; Trawas. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah dan menekan penyebaran covid-19. Terlebih saat ini, dengan adanya lonjakan kasus aktif yang diakibatkan varian omicron.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Masih lanjutnya, pemberlakuan plat kendaraan nomor ganjil genap ini dilakukan, karena wilayah Kabupaten Mojokerto masuk level 3. &#8220;Jadi pembatasan ini, lebih kepada upaya pencegahan untuk meminimalisir persebaran khususnya dikawasan wisata&#8221;, jelasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pelaksanaan phsycal distancing ini dilakukan Pemda melalui Dishub dan Satpol PP dengan dukungan TNI-Polri. Untuk waktunya Sabtu pukul 15.00 sampai dengan 18.00 WIB dan Minggu pukul 08.00 hingga 18.00 WIB. Pemberlakuan ganjil genap ini menyesuaikan tanggal kalender, bila Sabtu ganjil maka Ahad genap&#8221;, terangnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ada 5 titik yang diberlakukan ganjil genap menuju jalur Pacet dan Trawas, yaitu Jalur Ngoro-Trawas dengan pos penyekatan di Simpang 3 Kesemen Ngoro arah Jolotundo Trawas, jalur Mojosari-Trawas dengan pos penyekatan di Simpang 3 Seruni-Sekargadung. Berikutnya jalur Mojosari-Pacet dengan pos penyekatan di Simpang 3 Awang-awang, jalur Gondang &#8211; Pacet pos penyekatan di Simpang 3 Tameng-Padi Gondang, dan jalur Pandanarum-Pacet dengan pos penyekatan di Simpang 3 Pandan. &#8220;Diluar titik itu ada tambahan jalur Dlanggu-Pacet di Simpang 3 Pasar Dlanggu&#8221;, pungkasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pantauan di lapangan tampak gabungan aparat TNI-Polri bersama Dishub dan Satpol PP melaksanakan penyekatan di sejumlah titik menuju jalur wisata Pacet-Trawas Kabupaten Mojokerto.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sekedar informasi,<\/p>\n<p>physal distancing berupa pemberlakuan ganjil genap dijalur menuju kawasan wisata Pacet &#8211; Trawas Kabupaten Mojokerto ini sudah diberlakukan sejak November tahun lalu, sebagai tindaklanjut dari Inmendagri Nomor 57 tahun 2021. Kala itu, hal ini mulai diujicobakan dan diberlakukan sejak 6 November 2021.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sedianya hal ini diberlakukan selama wilayah Mojokerto berada pada level 2. Namun pelaksanannya tetap berlanjut meskipun Kabupaten Mojokerto diposisi level 1 hingga kembali ke PPKM Level 3, sesuai Inmendagri Nomor 10 Tahun 2022 tanggal 14 Februari 2022 tentang PPKM Level 3, Level 2 dan Level 1 diwilayah Jawa &#8211; Bali. (Jay)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mojokerto, &#8211; TNI-Polri-Pemda beserta jajaran dan perangkat daerah di Mojokerto hingga kini masih menerapkan phsycal&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":40766,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[55],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-40765","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-mojokerto"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/40765","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=40765"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/40765\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40767,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/40765\/revisions\/40767"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/40766"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=40765"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=40765"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=40765"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=40765"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}