{"id":39791,"date":"2022-02-04T14:02:02","date_gmt":"2022-02-04T07:02:02","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=39791"},"modified":"2022-02-04T14:02:02","modified_gmt":"2022-02-04T07:02:02","slug":"jembatan-nyaris-putus-pemkab-sikka-ambil-langkah-cepat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2022\/02\/04\/jembatan-nyaris-putus-pemkab-sikka-ambil-langkah-cepat\/","title":{"rendered":"Jembatan Nyaris Putus, Pemkab Sikka Ambil Langkah Cepat\u00a0"},"content":{"rendered":"<p>SIKKA \u2013 Jebolnya turap jembatan Lakakotat, Habiheret di Desa Pogon, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka nyaris membuat jembatannya jebol. Padahal jembatan ini merupakan akses yang menghubungkan 5 Desa.<\/p>\n<p>Pantauan media, panjang turap yang jebol sepanjang 5 meteran itu menyebabkan tanah terkikis sehingga tepi bahu jalan menggantung. Jika dibiarkan, dipastikan akan mengikis asapal jalan. Selai itu, bagian bawah salah satu abutment jembatan itu juga terkikis, sehingga menambah resiko bagi pengendara yang melintas.<\/p>\n<p>Terhadap kondisi turap jembatan tersebut, Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo (Robi Idong) memastikan akan segera diperbaiki. Kepastian itu disampaikan Bupati Sikka, usai meninjau langsung kondisi turap, Rabu (03\/02\/2022) petang.<\/p>\n<p>Kepada warga setempat dan dihadapan anggota DPRD Sikka, Wens Wege dan Stef Sumandi, Robi Idong mengatakan, untuk perbaikan turap tersebut Pemda Sikka akan menggunakan dana tanggap darurat yang ada di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).<\/p>\n<p>\u201cKita akan minta BPBD perbaiki secepatnya. Untuk dananya akan gunakan dana tanggap darurat,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Dikatakan Robi, penggunaan dana tanggap darurat itu bisa dilakukan mengingat jembatan tersebut merupakan sarana vital yang berada di jalur jalan yang menghubungkan beebrapa desa, sehingga demi mengantisipasi semakin memburuknya kondisi jembatan, maka perlu perbaikan secepatnya.<\/p>\n<p>\u201cSaya sudah konsulatsikan dengan KPK dan disampaikan bahwa kita bisa menggunakan dana tanggap darurat. Lebih baik kita perbaiki secepatnya dari pada rusaknya tambah parah dan anggaran yang dikeluarkan lebih besar lagi. Yang digunakan dengan baik dan laporannya jelas,\u201d pungkas Robi Idong.<\/p>\n<p>Sementara itu, anggota DPRD Sikka dari Fraksi Hanura, Wenseslaus Wege menyampaikan terima kasih atas langkah cepat yang dilakukan Pemkab Sikka menjawab kebutuhan masyarakat.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan bahwa jembatan tersebut menghubungkan jalur menuju 5 desa yakni, Desa Pogon, Desa Aibura, Desa Wairbleler, Desa Rubit dan Desa Wolomapa. Sehingga jika jembatan ini putus maka akses menuju 5 desa tersebut akan lumpuh.<\/p>\n<p>\u201cKami bersama warga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sikka yang sudah meninjau kondisi jembatan deker Habiheret. Kami berharap agar jembatan ini bisa segera diperbaiki secepatnya,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Romanus Riong, salah satu warga Desa Pogon yang juga tokoh pemuda, menyampaikan terima kasih atas kunjungan anggota DPRD Sikka, Wens Wege dan juga Bupati Sikka.<\/p>\n<p>Romanus berharap agar dengan kunjungan dan pantauan langsung ini, jembatan tersebut secepatnya bisa diperbaiki sembari mengancam akan menutup akses pada jembatan tersebut jika tidak segera direalisasi.<\/p>\n<p>\u201cJadi kami terima kasih banyak, mudah-mudahan bapak Bupati beserta anggota DPRD itu cepat realisasi pembangunan ini. Kalau tidak kami dari masyarakat ini akan turun palang, karena jembatan ini merupakaan akses bagi warga di 5 desa,\u201d tegasnya. (Frans Dhena)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SIKKA \u2013 Jebolnya turap jembatan Lakakotat, Habiheret di Desa Pogon, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka nyaris&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":39792,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7292],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-39791","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-sikka"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/39791","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=39791"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/39791\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":39793,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/39791\/revisions\/39793"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/39792"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=39791"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=39791"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=39791"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=39791"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}