{"id":39726,"date":"2022-02-03T11:15:15","date_gmt":"2022-02-03T04:15:15","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=39726"},"modified":"2022-02-03T11:15:15","modified_gmt":"2022-02-03T04:15:15","slug":"lonjakan-kasus-omicron-meningkat-pemkot-surabaya-terapkan-ptm-50-persen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2022\/02\/03\/lonjakan-kasus-omicron-meningkat-pemkot-surabaya-terapkan-ptm-50-persen\/","title":{"rendered":"Lonjakan Kasus Omicron Meningkat, Pemkot Surabaya Terapkan PTM 50 Persen"},"content":{"rendered":"<p>Surabaya &#8211; Sempat memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen, Pemerintah Kota Surabaya kembali akan memberlakukan kembali PTM 50 persen menyusul naiknya kasus varian Omicron<\/p>\n<p>\u201cBesok atau lusa akan diberlakukan penerapan PTM 50 persen,\u201d jelas \u00a0Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya usai acara Apresiasi Lakone Surabaya di Balai Kota Surabaya, Rabu (2\/2\/2022).<\/p>\n<p>Kebijakan menurunkan PTM 100 persen menjadi setengahnya dilakukan karena pertimbangan kasus penularan Covid-19 varian Omicron kembali tinggi.<\/p>\n<p>Eri Cahyadi mengatakan penerapan PTM 50 persen berlaku mulai dari PAUD, TK, SD hingga SMP. Untuk teknis pengaturan PTM 50 persen ini akan bergantian tiap kelasnya, satu kelas dibagi dua, semisal total ada 30 siswa dalam satu kelas, maka absensi nomor 1-15 masuk hari Kamis, sedangkan nomor absen \u00a016-30 masuk besoknya, yaitu hari jumat.<\/p>\n<p>Adapun untuk durasi pembelajaran di sekolah tetap seperti biasa sekitar dua jam pelajaran, hanya tidak semua siswa masuk ke sekolah karena kapasitas dibatasi menjadi 50 persen<\/p>\n<p>\u201cKita berlakukan besok atau lusa saat ini sedang koordinasi dengan Dispendik dan dewan pengawas,\u201d tegasnya. (Redho)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Surabaya &#8211; Sempat memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen, Pemerintah Kota Surabaya kembali akan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":39727,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[92],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-39726","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-surabaya"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/39726","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=39726"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/39726\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":39729,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/39726\/revisions\/39729"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/39727"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=39726"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=39726"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=39726"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=39726"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}