{"id":39077,"date":"2022-01-24T10:00:35","date_gmt":"2022-01-24T03:00:35","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=39077"},"modified":"2022-01-24T10:00:35","modified_gmt":"2022-01-24T03:00:35","slug":"ajak-mati-bareng-ibunya-pemuda-surabaya-tewas-gantung-diri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2022\/01\/24\/ajak-mati-bareng-ibunya-pemuda-surabaya-tewas-gantung-diri\/","title":{"rendered":"Ajak Mati Bareng Ibunya, Pemuda Surabaya Tewas Gantung Diri"},"content":{"rendered":"<p>Surabaya &#8211; Warga kawasan Kecamatan Gubeng, Surabaya mendadak gempar. Salah satu pemuda di kampung tersebut ditemukan tewas gantung diri.<\/p>\n<p>Kanit Reskrim Polsek Gubeng Iptu Kusmianto menyebut, korban berinisial JR (29) itu ditemukan pertama kali oleh neneknya sekitar pukul 05.00 WIB, Minggu (23\/1\/2022).<\/p>\n<p>&#8220;Korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi leher terjerat ikat pinggang di ruang tamu,&#8221; ungkap Kusmianto di lokasi.<\/p>\n<p>Kusmianto menambahkan, sebelum ditemukan tewas gantung diri, malam harinya korban sempat mengajak ibunya untuk mati bersama. Namun ibunya tidak menghiraukan permintaan anaknya itu.<\/p>\n<p>&#8220;Dari keterangan ibunya bahwa semalam dia mengajaknya untuk mati bersama, namun karena ibunya sedang tidak enak badan akhirnya tidak dihiraukan. Dan tiba-tiba pagi harinya neneknya menemukan korban dengan posisi telah gantung diri di kamar atas,&#8221; ujar Kusmianto.<\/p>\n<p>Namun Kusmianto menyebut bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sehingga kesimpulan awal korban murni bunuh diri. &#8220;Pemicunya masih kami dalami. Karena tidak ada pesan apapun yang ditinggalkan korban,&#8221; papar dia.<\/p>\n<p>Saat ini jenazah korban dibawa ke kamar mayat RSUD dr Soetomo untuk dilakukan visum. (Redho)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Surabaya &#8211; Warga kawasan Kecamatan Gubeng, Surabaya mendadak gempar. Salah satu pemuda di kampung tersebut&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":39078,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[92],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-39077","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-surabaya"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/39077","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=39077"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/39077\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":39079,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/39077\/revisions\/39079"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/39078"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=39077"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=39077"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=39077"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=39077"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}