{"id":3462,"date":"2020-06-04T15:15:00","date_gmt":"2020-06-04T15:15:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.majalahglobal.com\/2020\/06\/karyawan-swasta-pns-pedagang-jadi.html"},"modified":"2020-06-04T15:15:00","modified_gmt":"2020-06-04T15:15:00","slug":"karyawan-swasta-pns-pedagang-jadi-pasien-positif-corona-di-mojokerto","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2020\/06\/04\/karyawan-swasta-pns-pedagang-jadi-pasien-positif-corona-di-mojokerto\/","title":{"rendered":"Karyawan Swasta, PNS &#038; Pedagang jadi Pasien Positif Corona di Mojokerto"},"content":{"rendered":"<div dir=\"ltr\" style=\"text-align:left;\">\n<table align=\"center\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" class=\"tr-caption-container\" style=\"margin-left:auto;margin-right:auto;text-align:center;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align:center;\"><a href=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-dOUzk0C9NA8\/XtkQAN2i19I\/AAAAAAAAoqA\/ULTz03PwzzoKEYKowfLOfw0HiApyEGzyACLcBGAsYHQ\/s1600\/FB_IMG_1591279170903.jpg\" style=\"margin-left:auto;margin-right:auto;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Mojokerto - Jumlah pasien positif corona di Kota Mojokerto bertambah lagi 3 kasus baru. Per 4 Juni 2020, jumlah total menjadi 19 orang. Tambahan 3 kasus baru ini, dua orang dari Kecamatan Kranggan dan satu orang dari Kecamatan Prajurit Kulon.   Untuk diketahui, data Gugus Tugas Covid-19 Kota Mojokerto menunjukkan jika Per 3 Juni 2020, jumlah total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ada 18 pasien. Dengan rincian, 15 pasien masih dalam perawatan, 2 pasien telah dinyatakan sembuh dan 1 pasien meninggal dunia.   Gaguk Tri Prasetyo, juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Mojokerto mengatakan, tambahan 3 pasien positif terkonfirmasi Covid-19 yang pertama adalah seorang perempuan berinisial L usia 49 tahun asal Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan.   \u201cPasien positif 16 ini punya riwayat perjalanan kost dan kerja sebagai karyawan swasta di Sidoarjo. Pada 28 Mei pasien L dirapid tes untuk persyaratan masuk kerja dan hasilnya reaktif. Kemudian tes swab 30 Mei dan hasilnya keluar hari ini, Positif Covid-19,\u201d kata Gaguk Tri Prasetyo, juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Mojokerto, Kamis (4\/6\/2020) pukul 21.35.   Kemudian pasien yang yang kedua adalah seorang perempuan berinisial F usia 44 tahun asal Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan.   \u201cSehari-harinya, pasien F bekerja sebagai PNS. Pada 29 Mei pasien F dirapid tes hasilnya reaktif. Kemudian tes swab 30 Mei dan hasilnya keluar hari ini, Positif Covid-19,\" ID border=\"0\" height=\"640\" src=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-dOUzk0C9NA8\/XtkQAN2i19I\/AAAAAAAAoqA\/ULTz03PwzzoKEYKowfLOfw0HiApyEGzyACLcBGAsYHQ\/s640\/FB_IMG_1591279170903.jpg\" title=\"Karyawan Swasta, PNS &amp; Pedagang jadi Pasien Positif Corona di Mojokerto\" width=\"640\" \/><\/a><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td class=\"tr-caption\" style=\"text-align:center;\">Karyawan Swasta, PNS &amp; Pedagang jadi Pasien Positif Corona di Mojokerto<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Mojokerto &#8211; Jumlah pasien positif corona di Kota Mojokerto bertambah lagi 3 kasus baru. Per 4 Juni 2020, jumlah total menjadi 19 orang. Tambahan 3 kasus baru ini, dua orang dari Kecamatan Kranggan dan satu orang dari Kecamatan Prajurit Kulon.<\/p>\n<p>Untuk diketahui, data Gugus Tugas Covid-19 Kota Mojokerto menunjukkan jika Per 3 Juni 2020, jumlah total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ada 18 pasien. Dengan rincian, 15 pasien masih dalam perawatan, 2 pasien telah dinyatakan sembuh dan 1 pasien meninggal dunia.<\/p>\n<p>Gaguk Tri Prasetyo, juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Mojokerto mengatakan, tambahan 3 pasien positif terkonfirmasi Covid-19 yang pertama adalah seorang perempuan berinisial L usia 49 tahun asal Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan.<\/p>\n<p>\u201cPasien positif 16 ini punya riwayat perjalanan kost dan kerja sebagai karyawan swasta di Sidoarjo. Pada 28 Mei pasien L dirapid tes untuk persyaratan masuk kerja dan hasilnya reaktif. Kemudian tes swab 30 Mei dan hasilnya keluar hari ini, Positif Covid-19,\u201d kata Gaguk Tri Prasetyo, juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Mojokerto, Kamis (4\/6\/2020) pukul 21.35.<\/p>\n<p>Kemudian pasien yang yang kedua adalah seorang perempuan berinisial F usia 44 tahun asal Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan.<\/p>\n<p>\u201cSehari-harinya, pasien F bekerja sebagai PNS. Pada 29 Mei pasien F dirapid tes hasilnya reaktif. Kemudian tes swab 30 Mei dan hasilnya keluar hari ini, Positif Covid-19,&#8221; jelas Gaguk Tri Prasetyo, juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Mojokerto.<\/p>\n<p>Kemudian yang terakhir pasien yang yang ketiga adalah seorang laki-laki berinisial ID usia 36 tahun asal Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Kutorejo.<\/p>\n<p>\u201cSehari-harinya, pasien ID bekerja sebagai pedagang. Pada 29 Mei pasien F dirapid tes hasilnya reaktif. Kemudian tes swab 30 Mei dan hasilnya keluar hari ini, Positif Covid-19,&#8221; tutup Gaguk Tri Prasetyo, juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Mojokerto.<\/p>\n<p>Inilah data lengkap 15 pasien positif Corona di Kota Mojokerto :<\/p>\n<p>1. Dokter berinisial H, Pria 32 tahun warga Kecamatan Kranggan Kota Mojokerto. Kini masih dirawat di ruang Isolasi RSUD Wahidin Sudiro Husodo. (Sekarang dinyatakan sembuh)<\/p>\n<p>2. dr Langit Kresna Janitra, Kabid P2P Dinkes Kabupaten Mojokerto, asal Kecamatan Magersari. (Sekarang dinyatakan sembuh)<\/p>\n<p>3. Pria berusia 27 tahun, Anak Buah Kapal (ABK) warga Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon. Kini diisolasi di dalam Kapal oleh KKP.<\/p>\n<p>4. Wanita berinisial S usia 36 tahun, warga Prajurit Kulon, Kecamatan Prajurit Kulon. Kini diisolasi di Rusunawa, karena tanpa gejala (OTG)<\/p>\n<p>5. Bocah perempuan berusia 9 tahun, warga Prajurit Kulon, Kecamatan Prajurit Kulon. Kini diisolasi di Rusunawa, karena tanpa gejala (OTG)<\/p>\n<p>6. Pria berinisial S usia 58 tahun, warga Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari. Kini diisolasi di Rusunawa karena tanpa gejala (OTG).<\/p>\n<p>7. Wanita berinisial D usia 32 tahun, warga Kedundung Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Kini diisolasi di Rusunawa karena tanpa gejala (OTG).<\/p>\n<p>8. Bocah Laki-laki berinisial F usia 7 tahun 5 bln asal Kelurahan Prajurit Kulon, Kecamatan Prajurit Kulon. Sekarang menjalani karantina di rusunawa<\/p>\n<p>9. Pria berinisial M usia 59 tahun 9 bulan, penjual buah asal Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari. Sekarang karantina di Rusunawa.<\/p>\n<p>10. Wanita berinisial K usia 55 tahun 11 bulan, penjual buah asal Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari.<\/p>\n<p>11. Pria berinisial T usia 38 tahun 11 bulan, wiraswasta, asal Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari.<\/p>\n<p>12. Wanita berinisial NY usia 32 tahun 6 bulan, punya Toko Sembako di rumahnya, asal Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari.<\/p>\n<p>13. Pria berinisial Y usia 37 tahun 2 bulan, tenaga medis, asal Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari.<\/p>\n<p>14. Wanita berinisial TM usia 44 tahun 7 bulan, penjual makanan, asal Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, meninggal dunia dan dimakamkan malam ini di Makam Balongsari.<\/p>\n<p>15. Pria berinisial B usia 32 tahun, karyawan swasta di Surabaya, asal Kelurahan Blooto, Kecamatan Magersari.<\/p>\n<p>16. Wanita berinisial F Usia 49 tahun, Karyawan Swasta di Sidoarjo, asal Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan.<\/p>\n<p>17. Wanita berinisial F usia 43 tahun, PNS asal Kelurahan Meri Kecamatan Kranggan.<\/p>\n<p>18. Pria berinisial ID usia 36 tahun, Pedagang asal Kelurahan Pulorejo Kecamatan Prajurit Kulon. (Jayak)<\/p><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Karyawan Swasta, PNS &amp; Pedagang jadi Pasien Positif Corona di Mojokerto Mojokerto &#8211; Jumlah pasien&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[55,1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-3462","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-mojokerto","category-uncategorized"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/3462","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=3462"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/3462\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=3462"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=3462"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=3462"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=3462"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}