{"id":3173,"date":"2020-06-12T13:48:00","date_gmt":"2020-06-12T13:48:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.majalahglobal.com\/2020\/06\/pria-ini-tega-gauli-anak-dibawah-umur.html"},"modified":"2020-06-12T13:48:00","modified_gmt":"2020-06-12T13:48:00","slug":"pria-ini-tega-gauli-anak-dibawah-umur-sebanyak-4-kali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2020\/06\/12\/pria-ini-tega-gauli-anak-dibawah-umur-sebanyak-4-kali\/","title":{"rendered":"Pria ini Tega Gauli Anak Dibawah Umur Sebanyak 4 Kali"},"content":{"rendered":"<div dir=\"ltr\" style=\"text-align:left;\">\n<table align=\"center\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" class=\"tr-caption-container\" style=\"margin-left:auto;margin-right:auto;text-align:center;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align:center;\"><a href=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-BQcynyA9djg\/XuOHV_KJThI\/AAAAAAAApNM\/C8ucxLIVVd8ndVtadEpchboetBThLLl6ACLcBGAsYHQ\/s1600\/2020-06-12-20-46-54-949.jpg\" style=\"margin-left:auto;margin-right:auto;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" border=\"0\" height=\"366\" src=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-BQcynyA9djg\/XuOHV_KJThI\/AAAAAAAApNM\/C8ucxLIVVd8ndVtadEpchboetBThLLl6ACLcBGAsYHQ\/s640\/2020-06-12-20-46-54-949.jpg\" title=\"Pria ini Tega Gauli Anak Dibawah Umur Sebanyak 4 Kali\" width=\"640\" \/><\/a><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td class=\"tr-caption\" style=\"text-align:center;\">Pria ini Tega Gauli Anak Dibawah Umur Sebanyak 4 Kali<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Banyuwangi\u00a0&#8211;\u00a0Memperdaya anak di bawah umur, seorang pengangguran di Banyuwangi diamankan. AM (25) warga Kecamatan Giri, Banyuwangi tega\u00a0menggauli\u00a0anak di bawah umur yang dikenalnya melalui medsos sebanyak 4 kali. Pelaku sempat kabur, lari dari tanggung jawab.<\/p>\n<p>Kasus ini bermula dari perkenalan keduanya melalui media sosial. Korban yang berumur 16 tahun itu kemudian diajak berkeliling kota dan kemudian berakhir di kamar hotel.<\/p>\n<p>&#8220;Tersangka 4 kali melakukan aksi persetubuhan anak di bawah umur. Membujuk korban dengan berbagai rayuan kemudian diajak ke hotel,&#8221; pungkas Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin, Jumat (12\/6\/2020).<\/p>\n<p>Setelah di dalam kamar, kata Arman, tersangka melakukan bujuk rayu dengan berencana melamar korban. Merasa tersangka serius menjalani hubungan, korban pun mau digauli oleh tersangka.<\/p>\n<p>&#8220;Selama dua hari di hotel yakni bulan Agustus 2019 kemarin. Digauli 4 kali dan tidak bisa pulang karena dilarang oleh tersangka,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Merasa kehilangan anaknya selama dua hari, keluarga korban pun melaporkan kepada kepolisian. Namun keesokan harinya, korban pulang dan melaporkan hal tersebut ke orang tuanya.<\/p>\n<p>&#8220;Setelah pulang, korban melaporkan apa yang sudah dialaminya. Orang tua korban melaporkan hal ini ke polisi,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Belum sempat diamankan, tersangka AM kabur dari rumahnya. Diduga AM kabur ke Bali. Namun setelah Lebaran tersangka pulang ke rumahnya di wilayah Giri. Saat itulah polisi menangkap pelaku.<\/p>\n<p>Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 81 Undang-undang Republik Indonesia No. 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan pemerintah pengganti undang-undang No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang No. 23 tahun 2002 tentang\u00a0perlindungan anak\u00a0menjadi Undang-undang dengan ancaman hukuman minimal 5 Tahun dan maksimal 15 tahun penjara. (Jayak)<\/p><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pria ini Tega Gauli Anak Dibawah Umur Sebanyak 4 Kali Banyuwangi\u00a0&#8211;\u00a0Memperdaya anak di bawah umur,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15,1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-3173","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-banyuwangi","category-uncategorized"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/3173","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=3173"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/3173\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=3173"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=3173"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=3173"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=3173"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}