{"id":31485,"date":"2021-07-27T21:06:00","date_gmt":"2021-07-27T14:06:00","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=31485"},"modified":"2021-07-27T21:06:00","modified_gmt":"2021-07-27T14:06:00","slug":"asc-foundation-peduli-ojol-pasien-isoman-dan-keluarga-korban-covid-19","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2021\/07\/27\/asc-foundation-peduli-ojol-pasien-isoman-dan-keluarga-korban-covid-19\/","title":{"rendered":"ASC Foundation Peduli Ojol, Pasien Isoman dan Keluarga Korban Covid-19"},"content":{"rendered":"<p>MOJOKERTO &#8211; PPKM level 4 yang berdampak pada ojek online (ojol) membuat ASC Foundation kembali peduli. Kali ini yayasan amal binaan Kiai Asep ini menyalurkan sebanyak lima kilogram beras, mie instan, dan sejumlah uang tunai untuk 85 pengemudi ojol, Selasa (27\/7\/2021) di Institut Kiai Haji Abdul Chalim (IKHAC), Bendunganjati, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.<\/p>\n<p>Pendiri ASC Foundation KH. Asep Saifuddin Chalim mengatakan, selain ojol, kita juga memberikan bantuan kepada 52 keluarga korban Covid-19 yang kurang mampu.<\/p>\n<p>&#8220;Beras 10 kilogram, mi instan 1 karton dan uang tunai Rp 250 ribu. Semoga sedikit bantuan ini bisa membantu warga kurang mampu yang terkena Covid-19,&#8221; jelas Kiai Kharismatik dan Dermawan ini.<\/p>\n<p>Lebih lanjut dikatakannya, saya berharap masyarakat Mojokerto yang mampu dan memiliki kelebihan harta agar mau berbagi ke sesama.<\/p>\n<p>&#8220;Kita juga membantu ribuan pasien isoman yang ada di Mojokerto, dengan probiotik, kurma, madu, serta beras dan mi instan juga. Ayo para konglomerat, kita bahu-membahu berbagi kepada warga yang membutuhkan di tengah PPKM ini,&#8221; harap KH.Asep yang juga Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Sementara itu, Direktur ASC Foundation Muhammad Al Barra atau yang akrab disapa Gus Barra menyampaikan, hari ini sengaja kami memberikan bantuan kepada para ojol yang sempat mengeluhkan terdampak adanya PPKM darurat yang berlanjut ke PPKM level 4 di Mojokerto raya.<\/p>\n<p>&#8220;Ojol termasuk salah satu pekerjaan yang terdampak PPKM, mengingat banyaknya warung makan yang ditutup lebih awal. Selain itu, mereka pun garda terdepan dalam membantu warga seperti order makanan hingga obat,&#8221; ujar Gus Barra yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Mojokerto.<\/p>\n<p>&#8220;Semoga dengan sedikit bantuan ini bisa membantu meringankan kawan-kawan ojol hingga beberapa hari ke depan,&#8221; pintanya.<\/p>\n<p>Di sisi lain Humas ASC Foundation, Endik Sugianto mengatakan Bansos yang diberikan oleh ASCF untuk isoman, PKL, korban Covid-19, hingga ojol mendapatkan apresiasi.<\/p>\n<p>&#8220;Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Mojokerto Mochammad Syaikhu Subkhan dan Regional Corporate Affairs Gojek wilayah Jatim &amp; Bali Nusra Alfianto Domy Aji,&#8221; ujar Endik.<\/p>\n<p>Regional Corporate Affairs Gojek wilayah Jatim &amp; Bali Nusra Alfianto Domy Aji mengatakan, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas perhatian yang diberikan oleh Asep Saifuddin Chalim (ASC) Foundation yang hari ini memberikan bantuan bahan pokok bagi driver ojol, termasuk mitra kami di Gojek.<\/p>\n<p>&#8220;Terlebih distribusi bantuan dilakukan secara drive-thru sehingga tetap mengedepankan protokol kesehatan. Apa yang dilakukan oleh ASC Foundation ini tentunya sangat bermanfaat bagi mitra kami yang tetap bekerja melayani masyarakat di tengah situasi PPKM,&#8221; terangnya. (jay)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MOJOKERTO &#8211; PPKM level 4 yang berdampak pada ojek online (ojol) membuat ASC Foundation kembali&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":31487,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4454,55],"tags":[],"newstopic":[4485],"class_list":["post-31485","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-asc-foundation","category-berita-mojokerto","newstopic-asc-foundation"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/31485","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=31485"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/31485\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31488,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/31485\/revisions\/31488"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/31487"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=31485"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=31485"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=31485"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=31485"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}