{"id":30672,"date":"2021-07-05T21:45:58","date_gmt":"2021-07-05T14:45:58","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=30672"},"modified":"2021-07-05T21:45:58","modified_gmt":"2021-07-05T14:45:58","slug":"ning-ita-ingatkan-pentingnya-khotmil-quran-sholawatan-tibbil-qhulub","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2021\/07\/05\/ning-ita-ingatkan-pentingnya-khotmil-quran-sholawatan-tibbil-qhulub\/","title":{"rendered":"Ning Ita Ingatkan Pentingnya Khotmil Qur&#8217;an &#038; Sholawatan Tibbil Qhulub"},"content":{"rendered":"<p>MOJOKERTO &#8211; Melalui surat rnomor 431\/5747\/417.101.2\/2021 Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto dan masyarakat untuk melakukan Sholawat Tibbil Qulub serta ikhtiar lahir dan batin.<\/p>\n<p>Petinggi kota onde-onde ini menyebut, ikhtiar batin dilakukan dengan pengetatan melalui PPKM Darurat yang merupakan protokol Kesehatan 5 M bagi personel atau masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Namun ikhtiar batin kita sebagai umat beragama juga wajib dilakukan. Yaitu dengan memohon bantuan kepada Allah SWT agar wabah ini bisa berakhir atas kehendaknya,&#8221; ujar Senin (5\/7\/2021) siang.<\/p>\n<p>Ning Ita menjelaskan, ketika Surat Edaran Satgas Covid-19 tentang PPKM Darurat diberlakukan di Kota Mojokerto, ia langsung memimpin rapat untuk membuat kebijakan pada malam harinya. Dan salah satu kebijakan tersebut yakni melakukan ikhtiar lahir dan batin.<\/p>\n<p>&#8220;Malam itu juga saya membuat sebuah keputusan bahwa sejak tanggal 3 hingga 20 Juli 2021 di Pemkot dan di rumah rakyat setiap hari ada satu majelis yang melaksanakan khotmil qur&#8217;an sekaligus membaca Sholawat Tibbil Qhulub. Selain itu, setiap apel pagi ASN juga wajib membaca sholawat ini,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Wali Kota juga mengimbau kepada seluruh OPD dan pejabat serta pegawai di kantor Kecamatan dan Kelurahan untuk melakukan hal yang sama.<\/p>\n<p>&#8220;Tidak harus mengundang khafid atau khafidoh tapi paling tidak staf dari masing-masing kantor atau pejabatnya ada yang membaca Alquran. Tidak harus khatam bisa juga dibaca satu juz atau minimal satu surat dan juga membaca sholawat Tibbil Qulub,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>Sholawat Tibbil Qulub, lanjut Ning Ita, adalah salah satu dari banyak shalawat Nabi Muhammad SAW, yang memiliki makna sebagai obat penyembuh dan untuk memohon keselamatan.<\/p>\n<p>Lantunan sholawat Tibbil Qulub di tengah pandemi juga ramai dikumandangkan umat muslim.Tujuannya, sebagai upaya agar terhindar dari ancaman wabah penyakit yang sedang berlangsung.<\/p>\n<p>&#8220;Dengan rutinkan membaca shalawat setiap pagi, Pemkot Mojokerto dan semoga masyarakat selalu diberikan perlindungan oleh Allah SWT. Juga dianugerahi kesehatan yang baik, serta keselamatan dalam melaksanakan tugas kita sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,&#8221; harapnya.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, membaca sholawat hakikatnya adalah berdoa. Sholawat Tibbil Qulub dapat diamalkan sebagai ikhtiar di masa pandemi Covid-19.<\/p>\n<p>&#8220;Sholawat ini lebih dianjurkan untuk diamalkan di masa pandemi Covid-19 agar kita terhindar dari penularan virus tersebut,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Meski demikian, Ning Ita mengingatkan mengingatkan khotmil qur&#8217;an dan sholawatan Tibbil Qhulub yang digelar di seluruh kantor dan instansi Pemkot Mojokerto untuk tetap merupakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Seluruh karyawan\/karyawati tambahan dan bermasker. (jay\/adv)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MOJOKERTO &#8211; Melalui surat rnomor 431\/5747\/417.101.2\/2021 Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak seluruh Aparatur Sipil&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":30673,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4,55],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-30672","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-advertorial","category-berita-mojokerto"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/30672","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=30672"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/30672\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30674,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/30672\/revisions\/30674"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/30673"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=30672"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=30672"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=30672"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=30672"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}