{"id":30312,"date":"2021-06-27T15:47:50","date_gmt":"2021-06-27T08:47:50","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=30312"},"modified":"2021-06-27T15:47:50","modified_gmt":"2021-06-27T08:47:50","slug":"kapolda-sumsel-kenali-gejala-covid-19-yang-terbaru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2021\/06\/27\/kapolda-sumsel-kenali-gejala-covid-19-yang-terbaru\/","title":{"rendered":"Kapolda Sumsel: Kenali Gejala Covid-19 yang Terbaru"},"content":{"rendered":"<p>Palembang_ Majalahglobal.com:<br \/>\nKapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko MM, melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol.Drs Supriadi MM Didampingi Kabiddokkes Polda Sumsel Kombes Pol.dr Syamsul Bahar,M Kes Kasubbid Penmas AKBP Iralinsah,SH Minggu 27\/06\/2021 kembali mengingatkan kepada Masyarakat Sumatera Selatan agar senantiasa meningkatkan kesadaran menerapkan Prokes mulai rajin mencuci tangan dengan Sabun, menjaga Jarak, rajin memakai masker, tidak berkerumun,kurangi mobilitas ,ucap KBP Supriadi MM ,kita (Polri) Polda Sumsel Bersama TNI,Pemda Dinkes dan Instansi terkait, Mendukung Satgas Kebijakan Penanganan Covid 19 harus diikuti Kepatuhan Masyarakat,untuk memutus mata rantai covid 19 ,serta Penerapan PPKM disetiap Kabupaten Kota<\/p>\n<p>KBP Supriadi MM menambahkan &#8216;mohon kesadaran masyarakat yang sudah terpapar yakni untuk melaksanakan pemeriksaan Dini ( testing) ,Pelacakan (tracing) dan Perawatan (Treatment) tak hanya itu,dengan mengetahui lebih cepat kita bisa menghindari potensi penularan ke orang lain ,lalu pelacakan dilakukan pada kontak kontak terdekat pasien Covid 19 ,setelah itu diidentifikasi oleh petugas yang bersangkutan positif atau tidak untuk diisolasi atau Perawatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid 19 dan kita jangan lupa berdoa Semoga kita diberikan Kesehatan ucap KBP Supriadi MM.,kemudian ia menambahkan., tentang Covid 19 yang terbaru hendaknya kita tetap,waspada serta menerapkan Prokes<br \/>\nJANGAN TUNGGU HARI KE 7*<br \/>\nWaspada covid19, jangan tunggu timbulnya demam tinggi dan banyak batuk, baru berpikir ! Terlambat sudah !<\/p>\n<p>Kenali lebih awal mulai hari ke1 masuknya virus ke dalam tubuh, agar parahnya sakit bisa dicegah. Gejala demam tinggi baru muncul di hari ke 8, dimana virus sudah berhasil berkembang, merusak dan merasuk luas di dalam tubuh. Tingkatkan daya tahan tubuh sebelum virus berhasil menghancurkan kita.<\/p>\n<p>Perhatikan keadaan diri kita sejak kemungkinan mulai terpapar, yaitu sebagai berikut :<\/p>\n<p>Hari ke 1- 3 :<br \/>\n\u2022 Hanya seperti masuk angin ringan.<br \/>\n\u2022 Makan minum masih normal.<br \/>\n\u2022 Tenggorokan hanya sedikit sakit.<\/p>\n<p>Hari ke 4 :<br \/>\n\u2022 Sakit kepala ringan.<br \/>\n\u2022 Badan sedikit anget, sekitar 36.5\u00b0C.<br \/>\n\u2022 Sakit tenggorokan ringan.<br \/>\n\u2022 Suara mulai serak.<br \/>\n\u2022 Selera makan mulai terganggu.<br \/>\n\u2022 Indera Perasa\/Pengecap &#8220;hilang&#8221;<br \/>\n\u2022 Indera penciuman juga menghilang.<br \/>\n\u2022 Sedikit diare ringan.<\/p>\n<p>Hari ke 5 :<br \/>\n\u2022 Sakit tenggorokan.<br \/>\n\u2022 Suara serak.<br \/>\n\u2022 Badan mulai terasa meriang.<br \/>\n\u2022 Temperatur sekitar 36.5 &#8211; 36.7 \u00b0C.<br \/>\n\u2022 Badan terasa lelah, cape, sakit.<br \/>\n\u2022 Jari\u00b2 dan persendian terasa sakit.<\/p>\n<p>Hari ke 6 :<br \/>\n\u2022 Mulai demam ringan sekitar 37\u00b0C.<br \/>\n\u2022 Batuk kering atau sedikit berlendir.<br \/>\n\u2022 Sesekali terasa susah bernapas.<br \/>\n\u2022 Sakit Tenggorokan ketika bicara.<br \/>\n\u2022 Sakit waktu makan dan menelan.<br \/>\n\u2022 Mual dan mungkin muntah.<br \/>\n\u2022 Ada diare.<\/p>\n<p>Hari ke 7 :<br \/>\n\u2022 Demam agak tinggi 37.4 &#8211; 37.8 \u00b0C.<br \/>\n\u2022 Batuk lebih banyak dan berdahak.<br \/>\n\u2022 Napas pendek\u00b2 dan tetap.<br \/>\n\u2022 Kepala sakit dan terasa berat.<br \/>\n\u2022 Nyeri\u00b2 seluruh tubuh.<br \/>\n\u2022 Diare bertambah.<\/p>\n<p>Hari ke 8 :<br \/>\n\u2022 Demam tinggi 38\u00b0C atau lebih.<br \/>\n\u2022 Sulit bernapas, dada terasa berat.<br \/>\n\u2022 Sakit kepala, punggung dan sendi\u00b2.<br \/>\n\u2022 Batuk terus menerus.<br \/>\n\u2022 Sulit berbicara, seperti bisu.<\/p>\n<p>Hari ke 9 :<br \/>\n\u2022 Semua gejala tidak berubah.<br \/>\n\u2022 Batuk bertambah parah.<br \/>\n\u2022 Demam tak menentu, tak teratur.<br \/>\n\u2022 Napas bertambah Sulit.<br \/>\n\u2022 Pencegahan sudah tak mungkin.<br \/>\n\u2022 Harus segera ditolong intensif.<\/p>\n<p>Bila waspada di hari ke 1-3 tingkatkan daya tahan tubuh, minum vitamin\u00b2 C, D, E serta sedia panadol (parasetamol), mungkin penyakit ini dapat dihalau untuk berakhir sebelum parah dan kesembuhan boleh didapatkan.<\/p>\n<p>Gejala hari ke 1-3 sangat\u00b2 ringan dan sering terabaikan tak terdeteksi.<br \/>\nMungkin hari ke 4 baru mulai curiga. Cepat isolasi mandiri, banyak minum air hangat atau jamu\u00b2an juga boleh. Berjemur diri, banyak cuci tangan, cuci muka, ganti baju. Makan makanan yg bergizi dan minum vitamin\u00b2.<\/p>\n<p>Selamat bersikap dan waspada. Tetap tenang namun bijak. Hindari kemungkinan terpapar sebisa mungkin. Semoga berhasil \u201cberperang\u201d melawan covid dan semoga kita tetap sehat.<\/p>\n<p>*Harap Perhatikan Perbedaannya !!!* (Supaya tidak berprasangka buruk)<\/p>\n<p>1. Batuk kering + Bersin = Polusi udara.<\/p>\n<p>2. Batuk + Lendir + Bersin + Pilek = Pilek biasa.<\/p>\n<p>3. Batuk + Lendir + Bersin + Pilek + Sakit tubuh + Kelemahan + Demam ringan = Flu.<\/p>\n<p>4. Batuk kering + Bersin + Nyeri tubuh + Kelemahan + Demam tinggi + Kesulitan bernapas + Hilangnya indra pengecap dan perasa = Corona virus yang kita ambil dari<br \/>\nDepartemen patologi AIIMS,<br \/>\nDinkes, ucap KBP Supriadi,MM. (Tri Sutrisno)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Palembang_ Majalahglobal.com: Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko MM, melalui Kabid Humas Polda Sumsel&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":30313,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-30312","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-palembang"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/30312","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=30312"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/30312\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30314,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/30312\/revisions\/30314"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/30313"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=30312"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=30312"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=30312"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=30312"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}