{"id":28163,"date":"2021-04-24T19:22:41","date_gmt":"2021-04-24T12:22:41","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=28163"},"modified":"2021-05-03T11:11:34","modified_gmt":"2021-05-03T04:11:34","slug":"buber-dengan-bekisar-kutorejo-kh-asep-astrazeneca-terbuat-dari-ginjal-bayi-manusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2021\/04\/24\/buber-dengan-bekisar-kutorejo-kh-asep-astrazeneca-terbuat-dari-ginjal-bayi-manusia\/","title":{"rendered":"Buber dengan Bekisar Kutorejo, KH.Asep: AstraZeneca Terbuat dari Ginjal Bayi Manusia"},"content":{"rendered":"<p>MOJOKERTO &#8211; Pendiri ASC Foundation KH.Asep Saifuddin Chalim mengadakan buka bersama dengan relawan Bela Kyai dan Santri (Bekisar) Kecamatan Kutorejo, Sabtu (24\/4\/2021) di Masjid Kampus Institut KH. Abdul Chalim (IKHAC) Desa Bendunganjati Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan ini KH.Asep menyampaikan mari kita berdoa dan menolak penggunaan vaksin AstraZeneca, karena selain mengandung pankreas babi, vaksin AstraZeneca juga mengandung ginjal bayi manusia.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi dari sisi kemanusiaan saja sudah tidak manusiawi. Kalau kita menggunakan vaksin yang haram maka doa kita akan mandul, tidak akan dikabulkan oleh Allah,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut dikatakannya, acara seperti ini akan diselenggarakan setiap bulan puasa ya bapak ibu. Bersilaturahmi. Barang siapa yang mau diperpanjang usia dan dibesarkan rezekinya maka perbanyaklah silaturahmi.<\/p>\n<p>&#8220;Mari kita beristighotsah dan berdoa agar para pemimpin kita bisa berkata benar dan bersikap benar. Halal bilang halal, haram bilang haram. Mari tetap kita dukung program vaksin covid-19, tapi bukan dengan vaksin AstraZeneca,&#8221; tutupnya. (jay)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MOJOKERTO &#8211; Pendiri ASC Foundation KH.Asep Saifuddin Chalim mengadakan buka bersama dengan relawan Bela Kyai&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":28164,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[55],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-28163","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-mojokerto"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/28163","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=28163"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/28163\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28165,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/28163\/revisions\/28165"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/28164"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=28163"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=28163"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=28163"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=28163"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}