{"id":28089,"date":"2021-04-21T21:44:13","date_gmt":"2021-04-21T14:44:13","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=28089"},"modified":"2021-04-22T11:46:27","modified_gmt":"2021-04-22T04:46:27","slug":"buber-dengan-bekisar-bangsal-kh-asep-sampaikan-motto-asc-foundation","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2021\/04\/21\/buber-dengan-bekisar-bangsal-kh-asep-sampaikan-motto-asc-foundation\/","title":{"rendered":"Buber dengan Bekisar Bangsal, KH.Asep Sampaikan Motto ASC Foundation"},"content":{"rendered":"<p>MOJOKERTO &#8211; Pendiri ASC Foundation KH.Asep Saifuddin Chalim mengadakan buka bersama dengan relawan Bela Kyai dan Santri (Bekisar) Kecamatan Bangsal, Rabu (21\/4\/2021) di Masjid Kampus Institut KH. Abdul Chalim (IKHAC) Desa Bendunganjati Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan ini, KH.Asep Saifuddin Chalim menyampaikan Motto ASC Foundation adalah memberi untuk berbagi. Tidak mencari bantuan dari manapun. Hanya memberi untuk berbagi kepada orang lain yang membutuhkan bantuan.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk acara sore hari ini adalah Istighosah dan Doa, Takjilnya buka puasa Kurma dan air putih, Shalat Maghrib berjamaah, Makan buka Puasa dengan Nasi Rawon dan Pembagian Shadaqah dari ASC Foundation berupa bingkisan yang berisi sarung, beras 5 Kg dan Uang transport Rp.100.000,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut dikatakannya, Beristighotsah artinya kita memohon pertolongan kepada Allah Swt. Agar bencana dan musibah yang saat ini menimpa bangsa dan Negara kita NKRI segera berakhir. Memohon pertolongan agar Mojokerto dijadikan kabupaten yang maju, adil dan makmur. Mojokerto dijadikan miniatur Indonesia yang maju, adil dan makmur. Mojokerto menjadi contoh, referensi kabupaten yang lainnya sebagai sebuah pemerintahan baik dan kehidupan rakyatnya yang maju, adil dan makmur.<\/p>\n<p>&#8220;Berkaitan dengan keadaan kita. Kita berdoa agar diri kita masing-masing diberikan kelapangan rizqi, keberkahan rizqi dan kehidupan yang makmur dan sejahtera. Dijauhkan dari segala penyakit dan bencana alam maupun bencana sosial termasuk covid-19,&#8221; harapnya.<\/p>\n<p>Masih kata KH.Asep, kita juga berdoa untuk para pemimpin bangsa kita Presiden Joko Widodo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Mojokerto Ibu Inkfina Fahmawati dan Wakil Bupati Mas Barra agar senangtiasa diberikan kesehatan, keselamatan, ketabahan dan keteguhan jiwa serta hidayah oleh Allah Swt. Diberikan kecerdasan, kemampuan dan jalan keluar untuk membawa kemajuan, keadilan dan kemakmuran serta kesejahteraan bangsa dan negara Indonesia tercinta ini.<\/p>\n<p>Selanjutnya Kyai Asep memulai memimpin Istighotsah dengan membaca :<\/p>\n<p>&#8211; Suratul Fatihah, ummul qur&#8217;an. Surat Fatihah dapat dibaca untuk niat dan tujuan apa saja yang diinginkan. Termasuk apa yang kita kemukakan diatas.<\/p>\n<p>&#8211; Surat Al-Ikhlas ( Qul Hu wallahu ahad&#8230;) 3X. Dengan maksud menghatamkan Al-Qur&#8217;an. Doa orang yang membaca Al-Qur&#8217;an sampai khatam maka doanya dikabulkan.<\/p>\n<p>&#8211; Membaca kalimat tauhid Laa ilaaha illallah 7 X. Doa ahli tauhid, ahli Laa ilaaha illallah dikabulkan.<\/p>\n<p>&#8211; Selanjutnya membaca Istighfar Astaghfirullahal adhim; Astaghfirullahal adhim Wa atubu ilaihi dan Astaghfirullahal adhim innahu kaana ghaffaara.<\/p>\n<p>11 X, 11 X dan 11 X.<\/p>\n<p>Hadits Nabi, barang siapa yang banyak membaca istighfar maka kesedihannya, kesusahannya dan kegundahannya dirubah oleh Allah dijadikan kebahagiaan, segala kesulitannya diberikan jalan keluar dan diberikan rizqi datang dari jalan yang tidak diduga-duga.<\/p>\n<p>&#8211; Membaca Shalawat Nabi.\u00a0 \u00a0 \u00a0 Allahumma shalli alaa sayidina muhammad Wa alaa alihi washahbihi wasallim.\u00a0 Karena doa atau Istighotsah yang di dalamnya tidak ada shalawat maka sulit dikabulkan oleh Allah Swt.<\/p>\n<p>&#8211; Seterusnya membaca doa Nabi Yunus\u00a0 \u00a0\u201cLailaha illa anta subhanaka inni kuntu minadhdhalimin.&#8221;\u00a0 Yang dalam hasidits nabi disebut sebagai ismullah bi a&#8217;dzom Nama Allah yang Agung, jika dibaca maka segala doa dikabulkan dan segala permintaan diberikan oleh Allah.<\/p>\n<p>&#8211; Membaca Tasbih\u00a0Subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar.\u00a0Membaca tasbih ini jika dikaitkan dengan ibadah mala ibadahnya diterima Allah dan jika dikaitkan dengan doa maka doanya dikabulkan Allah.<\/p>\n<p>&#8211; Selanjutnya membaca Hauqalah. &#8216; Laa haula walaa quwwata illa billaahil aliyyul adhiim &#8216;. Orang yang membaca Hauqalah itu merasa tidak mempunyai kekuatan apapun. Allah menyenangi orang-orang ini dan memberikan\u00a0 pertolongan terhadap kesulitan, kesusahan dan bencana yang mimpanya.<\/p>\n<p>&#8211; Membaca Hasbunallah wanikmal wakil nikmal maula\u00a0 wanikman nashir.\u00a0 Agar Allah\u00a0 memenuhi dan mengabulkan permohonan serta permintaan kita.<\/p>\n<p>&#8211; Selanjutnya membaca Yaa Latif. Jadi yaa Latif itu hufthu fiinaa memohon kasih sayang kepada Allah. Kalau sudah Allah melimpahkan kasih sayangnya kepada kita. Menyayangi kita , maka pasti Allah mengabulkan apa yang menjadi cita-cita ataupun keinginan kita.<\/p>\n<p>&#8211; Kemudian beristighotsah membaca Ya hayyu ya qoyyum bi rahmatika astaghiits yang artinya Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri tidak butuh segala sesuatu, dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan.<\/p>\n<p>Dengan membaca kalimat ini Allah akan membantu dan menolong kita dari segala kesulitan baik yang rasional maupun yang tidak rasional.<\/p>\n<p>&#8211; Selanjutnya kita membaca Ayat Al-Qur&#8217;an yang dibaca pada akhir doa yang dikabulkan oleh Allah Swt.\u00a0 Ayatnya : Rabbanaa taqabbal minna innaka antas\u00a0 sami&#8217;ul &#8216;alim watub alaina innaka antat tauwaabur rahiim.<\/p>\n<p>&#8211; Terakhir mari kitab akhiri istighotsah ini dengan dzikir penutup dari doa yang dikabulkan oleh Allah, yaitu doa Wa shallallahu alaa syayyidinaa Muhammadin Wa alaa alihi washahbihi wasallim walhamdulillaahi rabbil alamin.<\/p>\n<p>Kemudian dijelaskan oleh KH. Asep, setelah ini kita melakukan takjil dengan kurma dan air putih kemasan. Ini adalah\u00a0rahasia keilmuan dan kecerdasan bahwa Barang siapa yang memberikan takjil kepada orang yang berpuasa. Maka dia diberikan pahala sebesar pahala orang yang berpuasa itu tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikitpun. Kalau yang diberi takjil orang banyak seperti di Masjidil Haram Mekah ribuan orang. Bayangkan berapa besar pahala orang yang berpusa diterimanya karena memberikan takjil.<\/p>\n<p>&#8220;Setelah itu kita shalat Maghrib dan terus makan buka puasa dan menerima bingkisan shadaqah dari ASC Foundation.\u00a0ASC Foundation itu sebuah lambaga sosial yang bergerak dan berusaha mewujudkan kesejahteraan rakyat. Ketuanya Gus Barra Wakil Bupati Mojokerto, penasehatnya Ikfina Bupati Mojokerto dan Khofifah Gubernur Jawa Timur,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>&#8220;ASC nanti membantu membelikan mobil tangki untuk pengangkutan air bersih bagi daerah yang kekeringan utamanya desa Kunjorowesi\u00a0 Kecamatan Ngoro. Panggil kesini kepala desanya untuk pembuatan tandon-tandon airnya dulu. Kami belikan mobil-mobil ambulancr dan mobil PMI (Palang Merah Indonesia). Kita bantu bangun rumah-rumah warga miskin yang tak layak huni. Kita bantu para pengantin baru dengan pinjaman mobil sedang mewah Honda Camry baru agar bahagia seharian menjadi raja dan ratu sehari. Mobil, sopir dan BBM. gratis. Kita berikan bantuan kepada para korban bencana alam banjir, tanah longsor, gempa bumi dan angin ribut. Semuanya biayanya dari saya. Tidak usah minta kepada yang lain termasuk kepada pemerintah,&#8221; tutupnya. (jay)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MOJOKERTO &#8211; Pendiri ASC Foundation KH.Asep Saifuddin Chalim mengadakan buka bersama dengan relawan Bela Kyai&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":28090,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[55],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-28089","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-mojokerto"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/28089","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=28089"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/28089\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28092,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/28089\/revisions\/28092"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/28090"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=28089"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=28089"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=28089"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=28089"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}