{"id":27978,"date":"2021-04-19T08:19:22","date_gmt":"2021-04-19T01:19:22","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=27978"},"modified":"2021-04-19T08:19:22","modified_gmt":"2021-04-19T01:19:22","slug":"apa-itu-sebenarnya-pandemi-covid-19-simak-jawaban-kapolda-sumsel-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2021\/04\/19\/apa-itu-sebenarnya-pandemi-covid-19-simak-jawaban-kapolda-sumsel-ini\/","title":{"rendered":"Apa Itu Sebenarnya Pandemi COVID-19? Simak Jawaban Kapolda Sumsel ini"},"content":{"rendered":"<p>Palembang, Majalahglobal.com: Saat diwawancarai ditengah kesibukannya Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM Minggu (18\/04\/2021) Mengatakan Bermula dari kota Wuhan tepatnya di Tiongkok, virus jenis baru ini telah menyebar ke berbagai belahan negara di dunia yang menyebabkan timbulnya penyakit\u00a0coronavirus disease\u00a02019 atau yang disebut juga dengan COVID-19. Tentunya, kondisi ini tidak boleh dianggap remeh dan dibiarkan begitu saja.<\/p>\n<p>World Health Organization (WHO) pun juga sudah menetapkan pandemi COVID-19 sejak 11 Maret 2020 yang lalu. Ucap Jenderal Eko,- selanjutnya ia mengatakan<br \/>\nApa Itu Pandemi? Pandemi sendiri merupakan sebuah epidemi yang telah menyebar ke berbagai benua dan negara, umumnya menyerang banyak orang. Sementara epidemi sendiri adalah sebuah istilah yang telah digunakan untuk mengetahui peningkatan jumlah kasus penyakit secara tiba-tiba pada suatu populasi area tertentu. Pasalnya, istilah pandemi tidak digunakan untuk menunjukkan tingginya tingkat suatu penyakit, melainkan hanya memperlihatkan tingkat penyebarannya saja. Lanjutnya<\/p>\n<p>Perlu diketahui, dalam kasus pandemi COVID-19 ini menjadi yang pertama dan disebabkan oleh virus corona yang telah ada sejak akhir tahun lalu. Sebelum pandemi COVID-19 ini menyerang, pada tahun 2009 yang lalu pernah merebak virus yang bernama flu babi. Penyakit ini bisa terjadi ketika\u00a0strain influenza\u00a0baru atau H1N1 menyebar ke seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia.,ucap Jenderal eko,<\/p>\n<p>Selanjutnya kalau melihat data penambahan kasus baru positif Covid-19 di Sumsel per tgl 17 April 2021 sebanyak : 126 orang antara lain :<\/p>\n<p>\u2022 Kota Palembang: 67 orang.<br \/>\n\u2022 Kota Lubuklinggau: 3 orang.<br \/>\n\u2022 Kota Prabumulih: 4 orang.<br \/>\n\u2022 Kab. Oku Timur: 17 orang.<br \/>\n\u2022 Kab. Banyuasin: 2 orang.<br \/>\n\u2022 Kab. Oku selatan: 2 orang.<br \/>\n\u2022 Kab. Musi Rawas: 8 orang.<br \/>\n\u2022 Kab. Muara Enim: 17 orang.<br \/>\n\u2022 Kab. OKI: 5 orang.<br \/>\n\u2022 Kab. Muratara: 1 orang. ,itu data yang kita lihat hari perhari ucap Kapolda Sumsel<\/p>\n<p>Dari data yg ada kita melihat bahwa covid 19 jangan di anggap sudah berakhir, saya yakin kalau kita masih berfikir seperti yang lalu maka bisa dipastikan covid 19 di Sumatera selatan akan menjadi lebih parah lagi.,ucap Jenderal Eko<\/p>\n<p>Utk itu saya menghimbau kepada Masyarakat sumsel mari kita patuhi prokes dan menjaga diri kita Utk bisa memutus rantai penyebaran covid 19 dan juga ditengah suasana bulan suci ramadhan Utk juga bisa menjaga diri kita dlm beribadah dengan tetap mematuhi prokes.<\/p>\n<p>Semoga Allah segera mencabut covid 19 dari muka bumi. amiin tukas Jenderal Eko,&#8221; (Tri Sutrisno)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Palembang, Majalahglobal.com: Saat diwawancarai ditengah kesibukannya Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":27979,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-27978","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-palembang"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/27978","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=27978"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/27978\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27980,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/27978\/revisions\/27980"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/27979"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=27978"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=27978"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=27978"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=27978"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}