{"id":27201,"date":"2021-03-28T20:14:49","date_gmt":"2021-03-28T13:14:49","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=27201"},"modified":"2021-03-28T20:14:49","modified_gmt":"2021-03-28T13:14:49","slug":"ada-bom-bunuh-diri-di-makassar-polres-mojokerto-perketat-penjagaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2021\/03\/28\/ada-bom-bunuh-diri-di-makassar-polres-mojokerto-perketat-penjagaan\/","title":{"rendered":"Ada Bom Bunuh Diri di Makassar, Polres Mojokerto Perketat Penjagaan"},"content":{"rendered":"<p>Majalahglobal.com, MOJOKERTO &#8211;<br \/>\nRasa empati datang dari berbagai pihak atas kejadian aksi bom bunuh diri di gereja katredal Kota Makassar yang terjadi pada Minggu (28\/3\/2021). Kejadian aksi bom bunuh diri merupakan usaha orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk memecah keutuhan bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku, ras dan agama.<\/p>\n<p>Menyikapi kejadian aksi bom bunuh diri di gereja katredal Kota Makassar, Kapolres Mojokerto AKBP Doni Alexander, S.I.K., M.H. memerintahkan anggotanya untuk memperketat penjagaan ibadah gereja &#8211; gereja yang ada di Wilayah hukum Polres Mojokerto. Penjagaan yang ketat tersebut dapat dilihat di gereja kristus penebus yang berada d kecamatan Trowulan , Mojokerto. Selama pelaksanaan ibadah di gereja tersebut nampak mobil patroli Polres serta anggota yang memeriksa setiap jemaah yang akan masuk untuk melaksanakan ibadah.<\/p>\n<p>&#8220;Dengan kejadian aksi bom bunuh diri yang berada di gereja katredal Kota Makassar, maka kepolisian di Polres Mojokerto juga memperketat penjagaan ibadah di gereja &#8211; gereja. Langkah ini diambil oleh Polres Mojokerto agar kejadian yang serupa tidak terjadi di wilayah Kabupaten Mojokerto.&#8221; Ujar Aiptu Nanang anggota Polres trowulan yg melaksanakan penjagaan dengan di temani kanit Intel serta anggota yg lain. (jay)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Majalahglobal.com, MOJOKERTO &#8211; Rasa empati datang dari berbagai pihak atas kejadian aksi bom bunuh diri&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":27202,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[55],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-27201","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-mojokerto"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/27201","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=27201"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/27201\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27203,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/27201\/revisions\/27203"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/27202"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=27201"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=27201"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=27201"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=27201"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}