{"id":26607,"date":"2021-03-08T22:07:14","date_gmt":"2021-03-08T15:07:14","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=26607"},"modified":"2021-03-08T22:07:14","modified_gmt":"2021-03-08T15:07:14","slug":"penyelundupan-lobster-senilai-29-miliar-digagalkan-kppbc-juanda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2021\/03\/08\/penyelundupan-lobster-senilai-29-miliar-digagalkan-kppbc-juanda\/","title":{"rendered":"Penyelundupan Lobster Senilai 2,9 Miliar Digagalkan KPPBC Juanda"},"content":{"rendered":"<p>Majalahglobal.com, SIDOARJO &#8211; Berhasil Digagalkan. Itulah dua kata yang pas dalam mengungkap penyelundupan\u00a0benih bening lobster\u00a0senilai Rp 2,9 milliar atau sebanyak 29.290 dengan tujuan kawasan bebas Batam, berhasil digagalkan. Melalui Terminal 1\u00a0Bandara Juanda\u00a0Surabaya di Sidoarjo, petugas Bea dan Cukai berhasil menggagalkan puluhan ribu benih bening lobster.<\/p>\n<p>Rencana pengiriman\u00a0benih bening lobster tersebut akan dilakukan hari ini, Senin (8\/3\/2021) menggunakan Lion Air JT 0971 dengan tujuan Surabaya menuju Batam.<\/p>\n<p>Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan\u00a0Bea dan Cukai\u00a0(KPPBC) Tipe Madya Pabean Juanda Budi Harjanto mengatakan gagalnya penyelundupan ini berkat kerja sama petugas unit P2 Bea Cukai bersama Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Surabaya.<\/p>\n<p>&#8220;Setelah mendapat informasi ada\u00a0penyelundupan\u00a0benih bening lobster, petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap cargo,&#8221; ujar Budi kepada wartawan di KPPBC Juanda,.<\/p>\n<p>Petugas, jelas Budi, mencurigai paket cargo berupa 1 karton dengan Surat Muatan Udara (SMU) No 990-16622992 dengan pemberitahuan sebagai makanan. Setelah dilakukan pemeriksaan disaksikan pihak maskapai penerbangan dan security bandara, di dalam karton berisi 30 kantong plastik di dalamnya berisi puluhan ribu benih bening lobster.<\/p>\n<p>&#8220;Setelah dilakukan pengecekan terdapat 29.250 ekor benih bening lobster, ribuan ekor\u00a0benih bening lobster\u00a0tersebut dikemas dimasukkan ke kantung plastik. Selanjutnya dimasukkan ke boks plastik,&#8221; tambah Budi.<\/p>\n<p>Budi menjelaskan, pengiriman ini disebut modus saja. Rencananya, diduga akan dilanjutkan ke luar negeri dan biasanya menuju ke Vietnam. Untuk memastikan jumlah dan jenis dari benih bening lobster atas paket cargo berupa 1 karton tersebut dilakukan pemeriksaan dan pencacahan, kedapatan 29 kantong berisi @ 1.000 ekor benih bening lobster jenis pasir = 29.000 ekor.<\/p>\n<p>1 Kantong berisi @250 ekor benih bening\u00a0lobster\u00a0jenis Mutiara = 250 ekor; Perkiraan nilai barang keseluruhan benih bening lobster 29.250 ekor adalah Rp 2.937.500.000.<\/p>\n<p>&#8220;Kegiatan pengiriman tersebut melanggar Surat Edaran Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) No B.22891\/DJPT\/PI.130\/XI\/2020 tentang Penghentian Sementara Penerbitan Surat Penetapan Waktu Pengeluaran (SPWP) terkait Permen No 12\/Permen-KP\/2020. Kemudian diserahterimakan ke Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu Dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Surabaya I untuk diproses lebih lanjut,&#8221; jelas Budi. (Jay\/Ric)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Majalahglobal.com, SIDOARJO &#8211; Berhasil Digagalkan. Itulah dua kata yang pas dalam mengungkap penyelundupan\u00a0benih bening lobster\u00a0senilai&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":26608,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[84],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-26607","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-sidoarjo"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/26607","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=26607"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/26607\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26609,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/26607\/revisions\/26609"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/26608"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=26607"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=26607"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=26607"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=26607"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}