{"id":25156,"date":"2021-01-30T04:55:43","date_gmt":"2021-01-29T21:55:43","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=25156"},"modified":"2021-01-30T04:55:43","modified_gmt":"2021-01-29T21:55:43","slug":"inilah-nama-personel-polresta-mojokerto-yang-telah-mendonorkan-plasma-konvalesennya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2021\/01\/30\/inilah-nama-personel-polresta-mojokerto-yang-telah-mendonorkan-plasma-konvalesennya\/","title":{"rendered":"Inilah Nama Personel Polresta Mojokerto yang Telah Mendonorkan Plasma Konvalesennya"},"content":{"rendered":"<p>Mojokerto \u2013 Pasien sembuh dari covid-19 diharapkan bisa menyumbangkan donor darah plasma konvalesen untuk memberikan kesembuhan pasien yang terpapar covid-19, Delapan Personel Polresta Mojokerto telah menjadi penyintas atau pendonor darah plasma Konvalesen di PMI Sidoarjo.<\/p>\n<p>Sebelumnya Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi, S.I.K., M.I.K., bersama 28 anggotanya menjalani proses Skrining di Poliklinik Bhayangkara di Polres Mojokerto Kota Jalan Bhayangkara 25 Kota Mojokerto.<\/p>\n<p>\u201cSaya mengajak kepada personel yang sudah sembuh dari covid-19, untuk mengikuti skrining dan jika dinyatakan memenuhi syarat bisa mendonorkan darah plasma konvelesennya ke pasien yang membutuhkan, Ucap AKBP Deddy Supriadi<\/p>\n<p>\u201cTujuan plasma darah konvalesen ini, akan dimanfaatkan sebagai pengobatan bagi masyarakat yang terpapar covid 19 baik sedang maupun berat yang sedang dirawat di rumah sakit,\u201d papar Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi<\/p>\n<p>Sudah ada 8 personel yang menjadi penyintas yang memenuhi syarat untuk mendononorkan plasmanya, diantaranya IPTU Hari Siswanto, S.A.P., M.H, Aipda Suprayitno, SH, Bripka Zakky Mubarok dari Sat Narkoba, Brigadir Kokoh Dedy Malies, Laras dari PHL Urkes Sumda, Brigadir Teguh Muji Bripda Herdy Bagus P dan Aipda M.Atok Ba Polsek Prajuritkulon Polresta Mojokerto.<\/p>\n<p>Penyintas dari Polresta Mojokerto yang memenuhi syarat dari titernya, \u201cHasil Koordinasi dari Ketua PMI Kota Mojokerto dan PMI Sidoarjo dijadwalkan pendonor plasma konvalesen sebanyak 2 personel setiap harinyadi PMI Sidoarjo,\u201d<\/p>\n<p>\u201cSemoga kegiatan kemanusiaan ini bisa menjadikan kebaikan bagi Anggota yang melaksanakan donor darah plasma Konvalesen semua dan menjadi amal ibadah bagi masyarakat Kota Mojokerto,\u201d<\/p>\n<p>\u201cSaya juga mengajak kepada masyarakat Kota Mojokerto bagi penyintas covid-19 untuk bersama&#8221; mendonorkan plasma darah konvalesen bersama kami demi kemanusian, satu pendonor bisa menyelamatkan 4 pasien yang terpapar,\u201d Ajak Kapolresta Mojokerto<\/p>\n<p>Hari ini Jumat (29\/1\/21), Ps Kasat Narkoba IPTU Hari Siswanto mengatakan, \u201cKarena sebelumnya saya terpapar dan hasil skrining bagus selanjutnya saya bisa mendonorkan darah plasma konvalesen untuk kemanusiaan bagi warga yang terpapar covid-19.\u201d Katanya<\/p>\n<p>Saat bertemu dengan dr. Laily dari PMI Sidoarjo dalam pelaksanaan skrining di Poliklinik Bhayangkara Polresta Mojokerto mengatakan, \u201chasil skrining yang bagus bagi calon penyintas nanti prosesnya antara 30 menit sampai 2 jam, tergantung kondisi pendonor dan jika kita juga lihat kondisi titernya yang kuat untuk proses donor tersebut.\u201d Ucap dr. Laily.<\/p>\n<p>\u201cKarena pendonor antri sesuai Protokol kesehatan, saya mulai masuk ruang diterima dr Intan, estimasi waktu kurang lebih satu jam seperempat, untuk takaran tadi saya lihat sekitar 600 cc darah plasma konvalesen yang diambil,\u201d Cerita IPTU Hari<\/p>\n<p>\u201cNi yang pernah sembuh dari terpapar covid-19, Jangan takut menjadi penyintas dan yang sudah lolos skrining, ayo donorkan darah Plasmamu untuk orang yang benar-benar membutuhkan untuk kesembuhan,\u201d ajak Ps Kasat Narkoba Polresta Mojokerto.\u201c Himbau IPTU Hari siswanto (jay)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mojokerto \u2013 Pasien sembuh dari covid-19 diharapkan bisa menyumbangkan donor darah plasma konvalesen untuk memberikan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":25157,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[55],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-25156","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-mojokerto"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/25156","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=25156"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/25156\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25158,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/25156\/revisions\/25158"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/25157"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=25156"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=25156"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=25156"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=25156"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}