{"id":21688,"date":"2014-11-28T13:53:00","date_gmt":"2014-11-28T13:53:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.majalahglobal.com\/2014\/11\/warga-antusias-saksikan-insiden-hotel.html"},"modified":"2014-11-28T13:53:00","modified_gmt":"2014-11-28T13:53:00","slug":"warga-antusias-saksikan-insiden-hotel-yamato","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2014\/11\/28\/warga-antusias-saksikan-insiden-hotel-yamato\/","title":{"rendered":"Warga Antusias Saksikan Insiden Hotel Yamato"},"content":{"rendered":"<div class=\"separator\" style=\"clear:both;text-align:center;\"><a href=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-P_mWFncb9hU\/VHh-OJKCydI\/AAAAAAAACsE\/2iMrDr8oo5s\/s1600\/8.jpg\" style=\"margin-left:1em;margin-right:1em;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" border=\"0\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-P_mWFncb9hU\/VHh-OJKCydI\/AAAAAAAACsE\/2iMrDr8oo5s\/s1600\/8.jpg\" height=\"266\" width=\"400\" \/>\u00a0<\/a><\/div>\n<div class=\"separator\" style=\"clear:both;text-align:justify;\">SURABAYA &#8211; MAJALAH GLOBAL : Ribuan warga memadati Jalan Pahlawan hingga Jalan Raya Gubernur Suryo untuk menyaksikan Parade Surabaya Juang yang digelar dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 Nopember, Minggu (9\/11).<\/div>\n<div class=\"separator\" style=\"clear:both;text-align:justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Warga tampak antusias, utamanya saat menyaksikan puncak acara, yakni teatrikal peristiwa perobekan bendera Belanda (Merah-Putih-Biru), hingga menyisakan warna bendera merah putih berkibar, di Hotel Yamato, yang kini bernama Hotel Majapahit, di Jl Tunjungan Nomor 65 Surabaya. Berdasarkan catatan sejarah, insiden ini berlangsung pada 19 September 1945 silam.<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">\u00a0 <\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Dalam aksi teatrikal itu digambarkan pasukan sekutu terlibat &#8216;perang&#8217; dengan pejuang arek-arek Suroboyo di depan Hotel Yamato yang sekarang menjadi Hotel Majapahit di Jalan Tunjungan, Surabaya. Pasukan sekutu berusaha mencegah pejuang yang hendak merobek bendera Belanda dengan membuang bagian warna birunya di atas hotel. Terjadilah baku tembak seru di kedua belah pihak.<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Para peserta berpakaian lengkap ala pasukan sekutu maupun pejuang arek arek Suroboyo. Suasana perang makin terasa karena peserta menggunakan senjata api sungguhan dengan peluru hampa dan diiringi pidato Bung Tomo melalui pengeras suara.<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Momen ini dipentaskan di depan para veteran yang berbaris rapi di depan Hotel Majapahit. Sebelum memulai &#8216;perang&#8217;, para peserta memberikan hormat kepada para veteran yang juga berdandan lengkap sambil membawa senjata laras panjang.<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Selain menggunakan senjata sungguhan, aksi &#8216;perang&#8217; juga melibatkan sepeda motor maupun mobil jeep dan truk kuno. Drama itu disaksikan Wali Kota Tri Rismaharini. &#8220;Harus kita pertahankan kemerdekaan yang telah direbut para pejuang dengan berdarah-darah di masa lalu,&#8221; kata Risma. Untuk itu, wali kota yang diusung PDIP meminta agar generasi muda terus belajar dan menguasai pengetahuan agar tak kalah dengan bangsa lain.<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Agenda yang menjadi puncak peringatan Hari Pahlawan ini disaksikan ribuan warga yang membludak di sepanjang jalan pahlawan. Anak-anak, remaja, hingga ibu-ibu, ikut larut dalam semangat heroik teatrikal tersebut. Mereka tak memedulikan terik matahari yang menyengat kulit.<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">\u201cMerinding saya. Saya seperti berada di peperangan tahun 45 dan ikut merasakan bagaimana semangat arek-arek Surabaya kala itu,\u201d ujar Ramadan, pelajar asli Surabaya yang menyaksikan langsung Parade Surabaya Juang.<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Risma Ikut Panggul Senjata <\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku biasa memanggul senjata laras panjang saat masih kuliah dulu. Kini Risma kembali memanggul senjata setelah mendapat pemberian senjata dari para veteran dalam Parade Surabaya Juang.<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">\u00a0\u00a0\u00a0 &#8220;Biasa aku ngene iki. Biyen karo mlayu-mlayu karo nggowo senjata ngene aku (Saya biasa seperti ini. Dulu sambil lari lari dengan membawa senjata seperti ini),&#8221; ujarnya sambil memanggul senjata milik veteran di depan Hotel Majapahit, Minggu (9\/11). (Dhonna)<\/div>\n<p>Berita Majalah Global Edisi 039, Desember 2014 :<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2014\/11\/ulang-tahun-its-beri-penghargaan.html\">Ulang Tahun, ITS Beri Penghargaan<\/a> <br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2014\/11\/jakarta-majalah-global-ketua-umum-pbnu.html\">NU Dapat Berkah, Dapat 7,5 Menteri dalam Kabinet Jokowi <\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2014\/11\/cpns-gresik-disemprot-air-lalu-dikasih.html\">CPNS Gresik Disemprot Air, Lalu Dikasih SK Pengangkatan<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2014\/11\/warga-antusias-saksikan-insiden-hotel.html\">Warga Antusias Saksikan Insiden Hotel Yamato<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2014\/11\/pemerintah-kabupaten-mojokerto.html\">Pemerintah Kabupaten Mojokerto mengadakan Jalan Santai<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2014\/11\/pakde-kurang-tepat-kalau-buruh-demo-ke.html\">Pakde: Kurang Tepat kalau Buruh Demo ke Provinsi<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2014\/11\/hari-pahlawan-walikota-mojokerto-tabur.html\">Hari Pahlawan, Walikota Mojokerto Tabur Bunga Di Makam Pahlawan<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u00a0 SURABAYA &#8211; MAJALAH GLOBAL : Ribuan warga memadati Jalan Pahlawan hingga Jalan Raya Gubernur&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[92,1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-21688","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-surabaya","category-uncategorized"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/21688","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=21688"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/21688\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=21688"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=21688"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=21688"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=21688"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}