{"id":21421,"date":"2016-02-02T03:09:00","date_gmt":"2016-02-02T03:09:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/02\/dbd-di-blitar-membludak-rumah-sakit.html"},"modified":"2016-02-02T03:09:00","modified_gmt":"2016-02-02T03:09:00","slug":"dbd-di-blitar-membludak-rumah-sakit-kewalahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2016\/02\/02\/dbd-di-blitar-membludak-rumah-sakit-kewalahan\/","title":{"rendered":"DBD di Blitar Membludak, Rumah Sakit Kewalahan"},"content":{"rendered":"<div class=\"separator\" style=\"clear:both;text-align:center;\"><a href=\"https:\/\/2.bp.blogspot.com\/-6BLgU2sRrhw\/VteqpsXWCrI\/AAAAAAAADjA\/VinzQbIfdgk\/s1600\/DBD%2BJOS.jpg\" style=\"margin-left:1em;margin-right:1em;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" border=\"0\" height=\"213\" src=\"https:\/\/2.bp.blogspot.com\/-6BLgU2sRrhw\/VteqpsXWCrI\/AAAAAAAADjA\/VinzQbIfdgk\/s400\/DBD%2BJOS.jpg\" width=\"400\" \/><\/a><\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">BLITAR &#8211; MG: Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ngudi Waluyo, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, kewalahan merawat pasien demam berdarah, bahkan pasien sampai ditempatkan di luar kamar rawat rumah sakit. <br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">&#8220;Kami sudah berkomitmen, semuanya diterima di rumah sakit. Kalaupun ruangan penuh, kami upayakan diterima di IGD (instalasi gawat darurat),&#8221; kata Direktur RSUD Ngudi Waluyo Kabupaten Blitar Ahas Loekqijana Agrawatimars di Blitar, Selasa (12\/01\/2016).<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Ia mengatakan, jumlah pasien demam berdarah yang masuk ke RSUD Ngudi Waluyo, Kabupten Blitar, pada Januari 2016 mencapai 29 orang, di mana 21 di antaranya sudah pulang. Mereka dinyatakan sembuh, setelah menjalani perawatan di rumah sakit.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Saat ini, masih ada delapan pasien demam berdarah yang masih menjalani perawatan di rumah sakit. Namun, karena kamar penuh, beberapa di antaranya terpaksa dirawat bukan di ruangan perawatan khusus atau kamar rumah sakit, melainkan di IGD.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Terdapat dua pasien demam berdarah yang dirawat di IGD, yaitu Anggi (10) warga Desa Tawangsari, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar serta Ilma Ainus (15) warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Kedua anak tesebut mengalami demam tinggi serta mual-mual, bahkan sejak empat hari lalu. Oleh keluarganya, kedua pasien itu sempat dibawa ke puskesmas setempat, namun karena tidak kunjung sembuh akhirnya dibawa ke rumah sakit.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Imam Hanafi, ayah Ilma Ainus, salah seoran pasien demam berdarah mengatakan putrinya mengalami demam tinggi serta mual. Bahkan, sakit yang diderita anaknya sudah berlangsung sejak empat hari lalu.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">&#8220;Sakitnya sudah empat hari lalu, tapi sampai sekarang juga belum dapat kamar, karena hampir semua kamar anak penuh,&#8221; ujarnya.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Selain anak-anak, juga terdapat pasien orang dewasa yang juga terkena demam berdarah, yaitu Siti Masrikah, yang dirawat bersamaan dengan anaknya Risma (10) yang juga sedang sakit. Warga Desa Jabung, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar itu mendapatkan perawatan serius atas sakitnya.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Manajemen rumah sakit meminta agar masyarakat waspada dengan gigitan nyamuk, terutama gigitan nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk itu bisa menyebabkan sakit demam berdarah.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Selain menjaga lingkungan dengan membersihkan serta menutup segala benda yang bisa menampung air bersih, rumah sakit juga meminta agar masyarakat menerapkan pola hidup yang sehat, demi meminimalisir gigitan nyamuk tersebut.(Ag)<\/p>\n<p>Berita Majalah Global Edisi 053, Februari 2016 :<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/02\/banjir-jalur-surabaya-malang-lumpuh.html\">Banjir, Jalur Surabaya-Malang Lumpuh<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/02\/presiden-lantik-7-gubernur.html\">Presiden Lantik 7 Gubernur<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/02\/dbd-di-blitar-membludak-rumah-sakit.html\">DBD di Blitar Membludak, Rumah Sakit Kewalahan<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/02\/dinkes-kabupaten-blitar-belum-menemukan.html\">Dinkes Kabupaten Blitar Belum Menemukan Warga Terjangkit Virus Zika<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/02\/bupati-tulungagung-adakan-pengadaan.html\">Bupati Tulungagung Adakan Pengadaan Pompa<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/03\/bupati-buka-sosialisasi-barang-dan-jasa.html\">Bupati Tulungagung Buka Sosialisasi Barang dan Jasa BLUD RSUD Dr. Iskak<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/02\/walikota-mojokerto-pusyar-bisa.html\">Walikota Mojokerto: PUSYAR Bisa Mewujudkan Perekenomian yang Berkeadilan dan Berbasis Syariah<\/a><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BLITAR &#8211; MG: Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ngudi Waluyo, Kabupaten Blitar, Jawa Timur,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[19,1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-21421","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-blitar","category-uncategorized"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/21421","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=21421"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/21421\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=21421"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=21421"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=21421"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=21421"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}