{"id":21367,"date":"2016-04-08T03:54:00","date_gmt":"2016-04-08T03:54:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/04\/mahasiswa-universitas-muhammadiyah.html"},"modified":"2016-04-08T03:54:00","modified_gmt":"2016-04-08T03:54:00","slug":"mahasiswa-universitas-muhammadiyah-rancang-masjid-teknologi-canggih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2016\/04\/08\/mahasiswa-universitas-muhammadiyah-rancang-masjid-teknologi-canggih\/","title":{"rendered":"Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Rancang Masjid Teknologi Canggih"},"content":{"rendered":"<div class=\"separator\" style=\"clear:both;text-align:center;\"><a href=\"https:\/\/3.bp.blogspot.com\/-PgIZUc8lm_M\/VyA3790u4nI\/AAAAAAAADxk\/zvffaL2gU6wiNxdWjYKYi_UH4JDP_tEzQCLcB\/s1600\/Mahasiswa%2BUM%2BRancang%2BMasjid%2Bdengan%2BTeknologi%2BCanggih.png\" style=\"margin-left:1em;margin-right:1em;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" border=\"0\" height=\"220\" src=\"https:\/\/3.bp.blogspot.com\/-PgIZUc8lm_M\/VyA3790u4nI\/AAAAAAAADxk\/zvffaL2gU6wiNxdWjYKYi_UH4JDP_tEzQCLcB\/s400\/Mahasiswa%2BUM%2BRancang%2BMasjid%2Bdengan%2BTeknologi%2BCanggih.png\" width=\"400\" \/><\/a><\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">SURABAYA &#8211; MG : Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya merancang sebuah konsep masjid dengan high technology. Masjid itu dirancang dengan beberapa keunggulan, mulai lampu LED pada shof yang berfungsi meluruskan dan merapatkan shof shalat. <br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Ketua projek Herwin Firnanda menjelaskan, lampu shof LED ini akan menyala jika barisan tidak terlalu rapat. \u201cLampu LED\u00a0 barada di bawah kaki para jamaah. Ketika kaki berada di atas LED itu, maka sensor akan bekerja dan lampu LED mati. Ini bisa menjadi indikator barisan shof kurang rapat jika lampu LED masih menyala,\u201d katanya.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Dia menambahkan, demikian juga ketika barisan tidak lurus, maka dengan sendirinya lampu LED akan menyala karena kaki tidak berada tepat di garis shof yang menggunakan LED. <br \/>Masjid juga dilengkapi alat pengacak sinyal ponsel.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Herwin menjelaskan, di masjid banyak ditemukan tulisan mohon ponsel dinonaktifkan. Namun, pada kenyataannya masih banyak jamaah yang tidak mematuhinya\u00a0 Untuk itu, alat pengacak sinyal bisa menjadi solusi, sebab ponsel yang berada di sekitar masjid tidak akan mendapat sinyal dengan baik, sehingga tidak ada panggilan ataupun pesan masuk. <br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">\u201cAlat ini mampu bekerja dengan radius sekitar 6 meter dari titik alat dipasang,\u201d tandas mahasiswa jurusan teknik arsitektur yang sudah semester VIII ini.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Selain itu, masjid modern ini juga dilengkapi kompas otomatis yang bisa menunjukkan arah kiblat. Alat ini diletakkan di luar masjid, sehingga ketika jumlah jamaah memblurak dan harus menggunakan lahan di luar masjid karena masjid sudah tidak mampu menampung jamaah. Biasanya yang menjadi kendala adalah kepastian arah kiblat.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Untuk menunjukkan arah kiblat, alat ini juga dilengkapi dengan lampu laser. \u201cMaka alat ini akan automatis mengarah langsung ke arah kiblat. Untuk menunjukkanya maka ada laser,\u201d tambah Safaat Ramadani. Mahasiswa tecknik elektro semester VIII ini menerangkan bahwa alat ini lebih dibutuhkan bagi para jamaah yang tidak ada garis shof-nya.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Selain itu, masjid yang serba canggih ini juga dilengkapi dengan parkir bertechnolgi modern. Di pintu masuk dipasang sensor, sehingga begitu mobil berada di depan pintu masuk, maka sensor foto diode akan membaca keberadaan mobil dan selanjutnya gerbang akan terbuka. Tidak hanya itu, parkir juga dilengkapi dengan lampu LED sebagai penunjuk slot parkir yang masih kosong. <br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">\u201cLampu LED itu dengan sendirinya akan menuntun mobil ke area parkiran hingga sampai menemukan slot kosong,\u201d tandasnya.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Dia menambahkan, jika ada lebih dari satu slot yang kosong maka hanya lampu di satu slot saja yang menyala. Begitu mobil sudah terparkir maka lampu slot akan mati. Seiring dengan itu, lampu yang ada di satu slot kosong lainnya akan menyala, sampai seluruh parkiran penuh maka slot baru mati semua.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Pengendara juga bisa mengetahui apakah parkiran sudah penuh apa belum, sebab di pintu masuk parkiran sudah ada informasi berupa layar LED yang mengatakan bahwa parkiran penuh atau menginformasikan jika masih ada yang kosong. Safaat dan teman temannya berharap temuannya ini bisa dipalikasikan di masjid masjid.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Sementara itu, Rektor UMS Sukadiono mengatakan bahwa produk kreatif yang dibuat mahasiswa merupakan sebuah gagasan baru dalam mengembangkan masjid inovatif dan berkemajuan. <br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">\u201cTentu hal ini sesuai dengan ciri khas gerakan Muhammadiyah yang berkemajuan. Kedapan aka nada produk produk kreatif mahasiswa yang akan menjawab persoalan persoalan kedepan,\u201d katanya. (Jay\/Dhonna)<\/p>\n<p>Berita Majalah Global Edisi 055, April 2016 :<br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/03\/tahun-2016-pad-kabupaten-blitar-alami.html\"><br \/><\/a><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/04\/wapres-dukung-kemajuan-industri-otomotif.html\">Wapres Dukung Kemajuan Industri Otomotif<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/04\/hakim-kabulkan-gugatan-la-nyalla.html\">Hakim Kabulkan Gugatan La Nyalla<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/04\/karang-werda-rias-wakili-kota-mojokerto.html\">Karang Werda \u201cRIAS\u201d, Wakili Kota Mojokerto Tingkat Jatim<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/04\/soal-turunnya-produksi-gabah-kering.html\">Soal Turunnya Produksi Gabah Kering, Dewan Salahkan Dinas Pertanian<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/04\/subbag-humas-polres-pasuruan-digembleng.html\">Subbag Humas Polres Pasuruan Digembleng Kehumasan Polda<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/04\/mahasiswa-universitas-muhammadiyah.html\">Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Rancang Masjid Teknologi Canggih<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/04\/puskesmas-bacem-dapatkan-hasil-100.html\">Puskesmas Bacem Dapatkan Hasil 100% Dalam Lakukan RCA Di Dua Desa<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/03\/bupati-tulungaung-serahan-delapan.html\">Bupati Tulungaung Serahan Delapan Ranperda Kepada DPRD<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/04\/dinas-pendidikan-kab-blitar-siap.html\">Dinas Pendidikan Kab, Blitar Siap Monitoring Tahapan UN Tingkat SMA\/SMK<\/a><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SURABAYA &#8211; MG : Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya merancang sebuah konsep masjid dengan high&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[92,1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-21367","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-surabaya","category-uncategorized"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/21367","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=21367"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/21367\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=21367"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=21367"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=21367"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=21367"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}