{"id":21340,"date":"2016-05-16T08:28:00","date_gmt":"2016-05-16T08:28:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/05\/kapolri-tni-boleh-tangkap-orang.html"},"modified":"2016-05-16T08:28:00","modified_gmt":"2016-05-16T08:28:00","slug":"kapolri-tni-boleh-tangkap-orang-beratribut-pki","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2016\/05\/16\/kapolri-tni-boleh-tangkap-orang-beratribut-pki\/","title":{"rendered":"Kapolri: TNI Boleh Tangkap Orang Beratribut PKI"},"content":{"rendered":"<div class=\"separator\" style=\"clear:both;text-align:center;\"><a href=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-X2lkCRhKwIM\/V5CHZnxqSNI\/AAAAAAAADys\/H4borNUKH985JG4LDueWXfvpXq-byNUYwCLcB\/s1600\/Kapolri%2BTNI%2BBoleh%2BTangkap%2BOrang%2BBeratribut%2BPKI.png\" style=\"margin-left:1em;margin-right:1em;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" border=\"0\" height=\"230\" src=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-X2lkCRhKwIM\/V5CHZnxqSNI\/AAAAAAAADys\/H4borNUKH985JG4LDueWXfvpXq-byNUYwCLcB\/s400\/Kapolri%2BTNI%2BBoleh%2BTangkap%2BOrang%2BBeratribut%2BPKI.png\" width=\"400\" \/><\/a><\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">JAKARTA &#8211; MG : Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti mengatakan, pihaknya tak mempermasalahkan jika TNI ikut menangkap orang-orang yang mengenakan atribut palu dan arit seperti lambang Partai Komunis Indonesia. Menurut dia, TNI pun bisa menangkap untuk membantu instansi Polri.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">&#8220;TNI menganggap bahwa orang yang menggunakan atribut-atribut seperti PKI, lambang palu-arit, dianggapnya tertangkap tangan. Oleh karena itu, siapa saja yang menangkap tangan boleh melakukan penangkapan,&#8221; ujar Badrodin di Mabes Polri, Jakarta, Senin (16\/5).<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Sementara penanganan hukumnya tetap dilakukan oleh Polri. Jadi, setelah TNI menangkap, maka akan diserahkan kepada Polri untuk ditindaklanjuti. Sementara untuk kegiatan sweeping tetap dilakukan oleh Polri. &#8220;Sweeping bukan tertangkap tangan,&#8221; kata Badrodin.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Dalam kesempatan yang sama Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, TNI hanya menjalankan undang-undang yang ada. Siapa pun yang melihat adanya pelanggaran, bahkan masyarakat pun, wajib bertindak.<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">&#8220;Tapi prosesnya adalah berpulang lagi pada Polri. Kami tangkap, kami serahkan ke Polri untuk diproses hukum karena melanggar hukum,&#8221; kata Gatot.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Sebelumnya, Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta Alghiffari Aqsa mengatakan bahwa tidak ada dasar hukum yang melandasi penangkapan orang-orang yang memakai atau menyimpan kaus berlogo palu arit.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Dia menilai, penggeledahan dan penyitaan yang dilakukan oleh aparat telah menyalahi peraturan perundang-undangan. Sedangkan Sekretaris Kabinet Pramono Anung meminta Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo agar bawahannya mempertimbangkan prinsip kebebasan berpendapat soal penindakan hal berbau komunisme.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Menurut Pramono, Presiden Joko Widodo juga memerintahkan Kapolri dan Panglima TNI untuk memantau penuh cara bertindak jajaran di bawah yang menindak hal-hal berbau komunisme.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Jika ada anggota Polri ataupun TNI yang diduga menyalahi prosedur, Presiden meminta untuk ditindak. &#8220;Jelas menyampaikan kepada Panglima dan Kapolri segera menertibkan aparatnya, tidak melakukan sweeping. Zaman demokrasi tidak dengan sweeping-sweeping seperti itu,&#8221; ujarnya.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta aparat juga memperhatikan hak asasi manusia dan kebebasan berpendapat soal penindakan hal-hal berbau komunisme.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi SP mengatakan, instruksi Presiden itu menyusul banyaknya masukan dari bermacam pihak tentang penindakan hal-hal berbau komunis oleh aparat, baik Polri maupun TNI.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">&#8220;Beberapa waktu lalu ada masukan kepada Presiden seolah-olah apa yang dilakukan aparat di tingkat bawah dianggap kebablasan,&#8221; ujar Johan.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Karena itu, presiden memerintahkan Kapolri dan Panglima TNI harus tetap menghormati kebebasan berpendapat seperti yang disampaikan di dalam Ketetapan MPR Nomor 1\/2003 dalam aksi penertibannya.(kms\/rdl)<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti mengatakan, pihaknya tak mempermasalahkan jika TNI ikut menangkap orang-orang yang mengenakan atribut palu dan arit seperti lambang Partai Komunis Indonesia. Menurut dia, TNI pun bisa menangkap untuk membantu instansi Polri.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">&#8220;TNI menganggap bahwa orang yang menggunakan atribut-atribut seperti PKI, lambang palu-arit, dianggapnya tertangkap tangan. Oleh karena itu, siapa saja yang menangkap tangan boleh melakukan penangkapan,&#8221; ujar Badrodin di Mabes Polri, Jakarta, Senin (16\/5). (Indigo)<\/p>\n<p>Berita Majalah Global Edisi 056, Mei 2016 :<br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/03\/tahun-2016-pad-kabupaten-blitar-alami.html\"><br \/><\/a><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/05\/pemotongan-anggaran-10-persen-proyek.html\">Pemotongan Anggaran 10 Persen, Proyek Pemprov Terpengaruh<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/05\/kapolri-tni-boleh-tangkap-orang.html\">Kapolri: TNI Boleh Tangkap Orang Beratribut PKI<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/05\/rekreasi-bayar-rp-1-juta-per-siswa-wali.html\">Rekreasi Bayar Rp 1 Juta per Siswa, Wali Murid Keberatan<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/05\/bps-jember-kesulitan-sensus-kalangan.html\">BPS Jember Kesulitan Sensus Kalangan Advokat dan Pemilik Kos<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/05\/walikota-kerjakan-soal-un-dengan.html\">Walikota Mojokerto: Kerjakan Soal UN dengan Percaya Diri dan Jujur<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/05\/kirap-pusaka-warisan-budaya-untuk.html\">Kirap Pusaka, Warisan Budaya Untuk Kembangkan Desa Wisata<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/05\/bapemas-kab-blitar-gelar-sosialisasi.html\">Bapemas Kab Blitar Gelar Sosialisasi Program Jalin Mitra<\/a><\/p>\n<p><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; MG : Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti mengatakan, pihaknya tak mempermasalahkan jika TNI&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[28,1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-21340","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-jakarta","category-uncategorized"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/21340","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=21340"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/21340\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=21340"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=21340"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=21340"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=21340"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}