{"id":21274,"date":"2016-09-04T07:38:00","date_gmt":"2016-09-04T07:38:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/09\/wisatawan-nikmati-suguhan-tumpeng-sewu.html"},"modified":"2016-09-04T07:38:00","modified_gmt":"2016-09-04T07:38:00","slug":"wisatawan-nikmati-suguhan-tumpeng-sewu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2016\/09\/04\/wisatawan-nikmati-suguhan-tumpeng-sewu\/","title":{"rendered":"Wisatawan Nikmati Suguhan \u2018Tumpeng Sewu\u2019"},"content":{"rendered":"<div class=\"separator\" style=\"clear:both;text-align:center;\"><a href=\"https:\/\/2.bp.blogspot.com\/-wZOSQggjncA\/WA8L6u3BQbI\/AAAAAAAAD7o\/I5aPZ5PMbYE_3J-ykxnAAB7w6nX8ZuZkACLcB\/s1600\/Wisatawan%2BNikmati%2BSuguhan%2B%25E2%2580%2598Tumpeng%2BSewu%25E2%2580%2599.png\" style=\"margin-left:1em;margin-right:1em;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" border=\"0\" height=\"230\" src=\"https:\/\/2.bp.blogspot.com\/-wZOSQggjncA\/WA8L6u3BQbI\/AAAAAAAAD7o\/I5aPZ5PMbYE_3J-ykxnAAB7w6nX8ZuZkACLcB\/s400\/Wisatawan%2BNikmati%2BSuguhan%2B%25E2%2580%2598Tumpeng%2BSewu%25E2%2580%2599.png\" width=\"400\" \/><\/a><\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">BANYUWANGI &#8211; MG : Sejumlah wisatawan menikmati suguhan dari acara tumpeng sewu yang merupakan tradisi tahunan masyarakat Desa Kemiren, Kab Banyuwangi.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Seperti pada Minggu (4\/9) malam lalu, ribuan orang memenuhi jalanan Desa Kemiren yang saat itu menyajikan seribu tumpeng, yakni nasi yang diolah sedemikian rupa dan dibentuk seperti kerucut.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Para wisatawan dan warga yang di atas tikar menikmati suasana di bawah sinar obor di depan rumah-rumah warga. Tumpeng-tumpeng dengan lauk pecel pithik (ayam) dan sayur lalapan itu ditutup dengan daun pisang.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Seusai pembacaan doa yang disiarkan lewat masjid desa setempat, wisatawan dan warga mulai menikmati nasi tumpang dan lauknya. Meskipun di antara mereka baru saling mengenal, namun keakraban sudah terjalin dengan baik.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Nuke Ladyna, wisatawan asal Surabaya, mengaku ikut merasakan kehangatan dari penyambutan warga Desa Kemiren yang merupakan warga desa yang masih memelihara ada istiadat Osing.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">&#8220;Saya tahu acara Tumpeng Sewu dari Twitter. Dua minggu lalu saya sudah berencana main ke sini. Saat tiba di sini, kami langsung diajak makan bersama oleh warga. Mereka semua sangat ramah,&#8221; katanya.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Asisten dosen di Universitas Airlangga itu juga menyatakan terkesan dengan pecel pithik. Dia mengaku baru pertama kali melihat pecel pithik yang menjadi sajian utama di Tumpeng Sewu. &#8220;Saya baru pertama kali ini melihat ayam bakar dicampur bumbu kelapa,&#8221; kata Nuke.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Hal yang sama dilontarkan oleh wisatawan asal Surabaya lainya, Anggraenny Prajayanti. Gadis yang akrab disapa Aang itu, juga sempat melihat proses pembuatan pecel pithik. Aang mendatangi rumah penduduk pada Minggu siang untuk melihat bagaimana pembuatan pecel pithik.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">&#8220;Ternyata cara masaknya unik. Saya kira dibakar langsung, ternyata didekatkan pada api sehingga lemak dan darah dari ayam itu hilang. Selain itu, nasinya ternyata ditanak dengan cara dikukus,&#8221; kata Aang.<br \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">Tumpeng Sewu merupakan tradisi adat warga Osing, suku asli masyarakat Banyuwangi, yang digelar seminggu sebelum Idul Adha. Sebelum makan tumpeng warga akan di ajak berdoa agar desanya dijauhkan dari segala bencana, dan sumber penyakit karena ritual tumpeng sewu diyakini merupakan selamatan tolak bala. (Agung)<\/p>\n<p>Berita Majalah Global Edisi 060, September 2016 :<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/09\/dewan-dprd-surabaya-sepakat-kurangi.html\">Dewan DPRD Surabaya Sepakat Kurangi Kunker<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/09\/baznas-mojokerto-beri-hibah-kepada-16.html\">Baznas Mojokerto Beri Hibah kepada 16 Warga Kurang Mampu<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/09\/25-pejabat-eselon-pemkab-mojokerto-di.html\">25 Pejabat Eselon Pemkab Mojokerto Di Mutasi<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/09\/cina-bakal-jadi-investor-terbesar-di.html\">Cina Bakal Jadi Investor Terbesar di Indonesia<\/a><br \/><a href=\"http:\/\/www.majalahglobal.com\/2016\/09\/wisatawan-nikmati-suguhan-tumpeng-sewu.html\">Wisatawan Nikmati Suguhan \u2018Tumpeng Sewu\u2019<\/a><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANYUWANGI &#8211; MG : Sejumlah wisatawan menikmati suguhan dari acara tumpeng sewu yang merupakan tradisi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15,1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-21274","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-banyuwangi","category-uncategorized"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/21274","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=21274"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/21274\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=21274"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=21274"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=21274"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=21274"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}