{"id":20984,"date":"2017-06-02T06:09:00","date_gmt":"2017-06-02T06:09:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.majalahglobal.com\/2017\/06\/predikat-wtp-dari-bpk-ri-berhasil-di_1.html"},"modified":"2017-06-02T06:09:00","modified_gmt":"2017-06-02T06:09:00","slug":"predikat-wtp-dari-bpk-ri-berhasil-di-raih-kembali-oleh-pemkab-mojokerto","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2017\/06\/02\/predikat-wtp-dari-bpk-ri-berhasil-di-raih-kembali-oleh-pemkab-mojokerto\/","title":{"rendered":"Predikat WTP Dari BPK RI Berhasil Di Raih Kembali Oleh Pemkab Mojokerto"},"content":{"rendered":"<div class=\"separator\" style=\"clear:both;text-align:center;\"><a href=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-18PvbB2NjHg\/WTjp0tO71WI\/AAAAAAAAEi4\/NTdydokk_bsUj1CKFU-uJQzKQgWkBYc8wCLcB\/s1600\/Predikat%2BWTP%2BDari%2BBPK%2BRI%2BBerhasil%2BDi%2BRaih%2BKembali%2BOleh%2BPemkab%2BGresik.jpg\" style=\"margin-left:1em;margin-right:1em;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" border=\"0\" height=\"412\" src=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-18PvbB2NjHg\/WTjp0tO71WI\/AAAAAAAAEi4\/NTdydokk_bsUj1CKFU-uJQzKQgWkBYc8wCLcB\/s640\/Predikat%2BWTP%2BDari%2BBPK%2BRI%2BBerhasil%2BDi%2BRaih%2BKembali%2BOleh%2BPemkab%2BGresik.jpg\" width=\"640\" \/><\/a><\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">MOJOKERTO &#8211; majalahglobal.com : Pemerintah Kabupaten Mojokerto kembali mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2016, yang diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Rabu 31 Mei 2017 sore.<\/div>\n<div style=\"text-align:justify;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Bersama dengan 20 kabupaten\/kota (termasuk Kabupaten Mojokerto), prestasi WTP ketiga kali berturut-turut sejak diberlakukannnya sistem laporan berbasis akrual ini, diserahkan oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Novian Herodwijanto, kepada Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa, bersama dengan Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Ismail Pribadi.<\/p>\n<p>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Raihan WTP\u00a0 sendiri merupakan bentuk dari kesesuaian laporan keuangan yang telah dilaksanakan sesuai dengan standard akuntansi pemerintahan, efektivitas sistem pengendalian intern, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. WTP yang diraih oleh Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga menandakan, bahwa upaya perbaikan kinerja pengelola keuangan dinilai sangat baik.<\/p>\n<p>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Dalam paparannya, Novian mengatakan bahwa makin banyak daerah yang telah memenuhi standar laporan keuangan dengan baik dan tepat waktu. Dijelaskannya bahwa terjadi peningkatan dalam rentang waktu tiga tahun terkahir.<\/p>\n<p>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \u201cTerimakasih kepada para kepala daerah atas kerja kerasnya, dalam menyelasaikan laporan keuangan dengan baik dan tepat waktu. Tiga tahun ini, makin banyak daerah meraih prestasi WTP. Tahun 2013 ada ada 17 daerah, kemudian menjadi 25 daerah di tahun 2014 dan meningkat lagi menjadi 29 daerah pada 2015. Ini merupakan sinyal positif, dimana WTP menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja atas laporan keuangan daerahnya masing-masing,\u201d terang Novian.<\/p>\n<p>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Laporan keuangan sejatinya harus memenuhi tidak kurang dari tujuh unsur penting, antara lain Laporan Realisasi Anggaran, Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, Laporan Arus Kas, dan catatan atas laporan keuangan. Sedangkan kriteria laporannya sendiri harus sesuai dengan Standar Administrasi Pemerintahan (SAP), Sistem Pengendali Intern (SPI), kepatuahan pada perundang-undangan, dan kecukupan informasi.<\/p>\n<p>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Selain itu, hal mendasar dari WTP adalah kewajaran, artinya wajar dalam hal materialistis baik kuantitatif maupun kualitatif. WTP merupakan yang teratas dari tingkatan LKPD, yang diikuti predikat WDP (Wajar Dengan Pengecualian), Tidak Wajar, dan Disclaimer.<\/p>\n<p>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Bupati Mustofa Kamal Pasa mengungkapkan, jika penghargaan WTP merupakan kesuksesan bersama. Menurutnya,\u00a0 WTP merupakan buah kerja keras maupun\u00a0 kolektif dari semua pihak di Pemerintah Kabupaten Mojokerto.<\/p>\n<p>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \u201dKita patut bersyukur bisa menggengam erat opini WTP, karena mempertahankan sejatinya lebih susah daripada meraih. Laporan keuangan harus bisa dipertanggungjawabkan, maka saya mengajak kepada semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Mojokerto, untuk terus menjaga kinerja kedisiplinan administrasi keuangan, pegang teguh komitmen dan fokus,\u201d imbau bupati.\u00a0\u00a0 <\/p>\n<p>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Sebagai informasi, berikut ini daerah-daerah yang juga menerima LHP BPK atas LKPD Tahun Anggaran 2016 kemarin, antara lain Kabupaten Blitar, Kabupaten Gresik, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Kediri, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pamekasan, Kota Batu, Kota Kediri, Kota Mojokerto, Kabupaten Jember, Kabupaten Tulungagung, Kota Pasuruan, Kabupaten Magetan, Kabupaten Ponorogo, Kota Madiun, Kota Surabaya, Kabupaten Sampang dan Kota Blitar. (Jay)<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MOJOKERTO &#8211; majalahglobal.com : Pemerintah Kabupaten Mojokerto kembali mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[55,1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-20984","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-mojokerto","category-uncategorized"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/20984","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=20984"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/20984\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=20984"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=20984"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=20984"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=20984"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}