{"id":1969,"date":"2020-08-05T11:45:00","date_gmt":"2020-08-05T11:45:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.majalahglobal.com\/2020\/08\/jkn-kis-harapan-ngatmining-untuk-terus.html"},"modified":"2020-08-05T11:45:00","modified_gmt":"2020-08-05T11:45:00","slug":"jkn-kis-harapan-ngatmining-untuk-terus-bisa-cuci-darah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2020\/08\/05\/jkn-kis-harapan-ngatmining-untuk-terus-bisa-cuci-darah\/","title":{"rendered":"JKN-KIS Harapan Ngatmining Untuk Terus Bisa Cuci Darah"},"content":{"rendered":"<div dir=\"ltr\" style=\"text-align:left;\">\n<table align=\"center\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" class=\"tr-caption-container\" style=\"margin-left:auto;margin-right:auto;text-align:center;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align:center;\"><a href=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-h0TyrFchT5w\/XyqbyJX11dI\/AAAAAAAArFw\/S9B25msZFcIQhPStrPuqLzfYvVvDitPdQCLcBGAsYHQ\/s1600\/IMG-20200805-WA0088.jpg\" style=\"margin-left:auto;margin-right:auto;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Mojokerto \u2013 majalahglobal.com : Hemodialisis adalah prosedur medis yang bertujuan untuk menggantikan fungsi ginjal akibat kerusakan pada organ tersebut atau di kalangan masyarakat umum lebih dikenal dengan cuci darah. Hal ini dialami oleh Ngatmining (40) yang merupakan salah satu peserta segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang berasal dari Desa Kepuhrejo Kecamatan Kudu Mojokerto. Ia terdiagnosa mengalami kerusakan ginjal pada awal tahun 2019 lalu sehingga mengharuskannya menjalani pengobatan hemodialisis.  \u201cSaya diharuskan melakukan kontrol dan cuci darah setiap bulannya agar kondisi saya dapat terpantau secara optimal dan bisa berangsur membaik\u201d tuturnya.  Ia menceritakan selama menjalani pengobatan, ia tidak pernah mengeluarkan biaya sama sekali. Hal tersebut sangat membantunya, mengingat ia dan keluarganya adalah keluarga yang tergolong tidak mampu.  \u201cAlhamdulillah saya sangat bersyukur sekali bisa melakukan cuci darah setiap bulannya ke Rumah Sakit Soekandar Mojosari Kabupaten Mojokerto sekalipun status kepesertaaan JKN-KIS saya hanya kelas 3 saya bersyukur tidak pernah mengeluarkan biaya sama sekali,\u201d ungkap wanita asal Desa Kepuhrejo ini.  Ngatmining juga mengungkapkan selama masa pandemi Covid-19 pelayanan pengobatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) sama optimalnya dengan sebelum adanya masa pandemi ini. Sehingga ia tetap bisa melakukan kontrol secara rutin setiap bulannya sesuai anjuran dokter.  \u201cTidak ada perbedaan pelayanan di FKTP maupun FKRTL. Termasuk layanan pengobatan yang saya terima juga masih tetap sama baiknya dengan sebelum adanya Covid-19 ini. Bahkan ketika saya rawat inap pun, saya mendapat pelayanan yang sama baiknya meskipun saya hanya peserta PBI yang iurannya dibantu oleh pemerintah,\u201d ujar Ngatmining.  Ngatmining berharap keberlangsungan program JKN-KIS ini akan terus ada sehingga akan sangat membantu masyarakat yang kurang mampu. Berkat program ini masyarakat yang kurang mampu tetap bisa mendapatkan jaminan pelayanan berobat tanpa memikirkan biaya yang besar. (Jayak)\" border=\"0\" height=\"626\" src=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-h0TyrFchT5w\/XyqbyJX11dI\/AAAAAAAArFw\/S9B25msZFcIQhPStrPuqLzfYvVvDitPdQCLcBGAsYHQ\/s640\/IMG-20200805-WA0088.jpg\" title=\"JKN-KIS Harapan Ngatmining Untuk Terus Bisa Cuci Darah\" width=\"640\" \/><\/a><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td class=\"tr-caption\" style=\"text-align:center;\">JKN-KIS Harapan Ngatmining Untuk Terus Bisa Cuci Darah<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Mojokerto \u2013 majalahglobal.com : Hemodialisis adalah prosedur medis yang bertujuan untuk menggantikan fungsi ginjal akibat kerusakan pada organ tersebut atau di kalangan masyarakat umum lebih dikenal dengan cuci darah. Hal ini dialami oleh Ngatmining (40) yang merupakan salah satu peserta segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional &#8211; Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang berasal dari Desa Kepuhrejo Kecamatan Kudu Mojokerto. Ia terdiagnosa mengalami kerusakan ginjal pada awal tahun 2019 lalu sehingga mengharuskannya menjalani pengobatan hemodialisis.<\/p>\n<p>\u201cSaya diharuskan melakukan kontrol dan cuci darah setiap bulannya agar kondisi saya dapat terpantau secara optimal dan bisa berangsur membaik\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Ia menceritakan selama menjalani pengobatan, ia tidak pernah mengeluarkan biaya sama sekali. Hal tersebut sangat membantunya, mengingat ia dan keluarganya adalah keluarga yang tergolong tidak mampu.<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah saya sangat bersyukur sekali bisa melakukan cuci darah setiap bulannya ke Rumah Sakit Soekandar Mojosari Kabupaten Mojokerto sekalipun status kepesertaaan JKN-KIS saya hanya kelas 3 saya bersyukur tidak pernah mengeluarkan biaya sama sekali,\u201d ungkap wanita asal Desa Kepuhrejo ini.<\/p>\n<p>Ngatmining juga mengungkapkan selama masa pandemi Covid-19 pelayanan pengobatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) sama optimalnya dengan sebelum adanya masa pandemi ini. Sehingga ia tetap bisa melakukan kontrol secara rutin setiap bulannya sesuai anjuran dokter.<\/p>\n<p>\u201cTidak ada perbedaan pelayanan di FKTP maupun FKRTL. Termasuk layanan pengobatan yang saya terima juga masih tetap sama baiknya dengan sebelum adanya Covid-19 ini. Bahkan ketika saya rawat inap pun, saya mendapat pelayanan yang sama baiknya meskipun saya hanya peserta PBI yang iurannya dibantu oleh pemerintah,\u201d ujar Ngatmining.<\/p>\n<p>Ngatmining berharap keberlangsungan program JKN-KIS ini akan terus ada sehingga akan sangat membantu masyarakat yang kurang mampu. Berkat program ini masyarakat yang kurang mampu tetap bisa mendapatkan jaminan pelayanan berobat tanpa memikirkan biaya yang besar. (Jayak)<\/p><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JKN-KIS Harapan Ngatmining Untuk Terus Bisa Cuci Darah Mojokerto \u2013 majalahglobal.com : Hemodialisis adalah prosedur&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[55,1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-1969","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-mojokerto","category-uncategorized"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/1969","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=1969"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/1969\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=1969"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=1969"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=1969"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=1969"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}