{"id":1916,"date":"2020-08-06T23:30:00","date_gmt":"2020-08-06T23:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.majalahglobal.com\/2020\/08\/tata-krama-murid-kepada-guru.html"},"modified":"2020-08-06T23:30:00","modified_gmt":"2020-08-06T23:30:00","slug":"tata-krama-murid-kepada-guru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2020\/08\/06\/tata-krama-murid-kepada-guru\/","title":{"rendered":"Tata krama Murid kepada Guru"},"content":{"rendered":"<div class=\"separator\" style=\"clear:both;\"><a href=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-gB7nsc0RTLs\/XyySWmRhUuI\/AAAAAAAArLQ\/lVKV3GFWT3MO--o-U6-dN0iI-NisqiYzgCLcBGAsYHQ\/s1036\/IMG-20200807-WA0005.jpg\" style=\"display:block;padding:1em 0;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" border=\"0\" height=\"304\" src=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-gB7nsc0RTLs\/XyySWmRhUuI\/AAAAAAAArLQ\/lVKV3GFWT3MO--o-U6-dN0iI-NisqiYzgCLcBGAsYHQ\/w640-h304\/IMG-20200807-WA0005.jpg\" title=\"Tata krama Murid kepada Guru\" width=\"640\" \/><\/a><\/div>\n<p>Seorang murid yang alim itu tidak lepas dari bimbingan seorang guru yang alim pula.\u00a0<\/p>\n<p>Dan kealiman murid tersebut didapatkan dengan selalu menjunjung tata krama terhadap gurunya.\u00a0<\/p>\n<p>Berikut ini adalah beberapa tata krama seorang murid terhadap guru.\u00a0<\/p>\n<p><\/p>\n<p>1. Mengakui kemuliaan dan keagungan guru, dalam arti murid harus tawadhu&#8217; dan selalu taat kepada gurunya.\u00a0<\/p>\n<p>Kalau ilmu dibaratkan air , maka ilmu guru itu seperti sumber ( hulu ) yang akan mengalir ke hilir ( murid yang tawadhu&#8217;). Jadi murid yang sombong tidak akan pernah bisa mendapatkan keberkahan ilmu.<\/p>\n<p><\/p>\n<p>2. Mencari Ridho Guru.\u00a0<\/p>\n<p>Seorang murid harus bersungguh sungguh dalam mendapatkan ridho dari gurunya.<\/p>\n<p>Juga harus selalu mengagungkan gurunya dengan ikhlash, karena kemuliaan seorang murid hanya bisa didapat dengan cara memuliakan  gurunya.\u00a0<\/p>\n<p>Dikisahkan Syekh Mughiroh itu sangat takut kepada gurunya, bahkan ketakutan beliau seperti takutnya seorang hamba kepada rajanya.\u00a0<\/p>\n<p><\/p>\n<p>3.Tidak boleh berpindah pindah guru.\u00a0<\/p>\n<p>Seorang murid yang tidak fokus dalam belajar ( sering berpindah guru ), dikhawatirkan merusak kepahaman ilmunya dan menjadikan ilmunya tidak bermanfaat.\u00a0<\/p>\n<p><\/p>\n<p>4. Meminta izin bila berhalangan.\u00a0<\/p>\n<p>Seorang murid harus meminta izin kepada gurunya, bila tidak masuk karena udzur, dengan menjelaskan sebabnya tidak bisa mengikuti pelajaran.\u00a0<\/p>\n<p>Supaya guru bisa memaklumi ketidakhadiran murid tersebut. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah konsep kealiman dari Sayyidina Abdullah bin Abbas.<\/p>\n<p>Ketika ditanya rahasia kealimannya, Beliau menjelaskan\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Dengan lesan yang banyak bertanya dan dengan hati yang banyak menganalisa.&#8221;\u00a0<\/p>\n<p>Maksudnya seorang murid, bila ada yang belum paham pelajaran, bisa dengan bertanya yang sopan kepada gurunya. Dan setiap pelajaran yang diterangkan oleh guru sebisa mungkin dihafalkan sampai membekas didalam hati , sehingga bisa mengamalkan ilmunya dengan baik.\u00a0<\/p>\n<p><\/p>\n<p>Ayoeb Taufani Zaman.\u00a0<\/p>\n<p>PonPes Khomsani Nur.\u00a0<\/p>\n<p>Referensi Kitab Tanbihul Muta&#8217;allim karya KH. Hasyim Asy&#8217;ari.<\/p>\n<p><\/p>\n<p><\/p>\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seorang murid yang alim itu tidak lepas dari bimbingan seorang guru yang alim pula.\u00a0 Dan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-1916","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel","category-uncategorized"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/1916","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=1916"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/1916\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=1916"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=1916"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=1916"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=1916"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}