{"id":151,"date":"2020-11-02T14:27:00","date_gmt":"2020-11-02T14:27:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.majalahglobal.com\/2020\/11\/warga-desa-lolawang-demo-minta-limbah.html"},"modified":"2020-11-02T14:27:00","modified_gmt":"2020-11-02T14:27:00","slug":"warga-desa-lolawang-demo-minta-limbah-pt-sai-dikelola-desa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2020\/11\/02\/warga-desa-lolawang-demo-minta-limbah-pt-sai-dikelola-desa\/","title":{"rendered":"Warga Desa Lolawang Demo, Minta Limbah PT SAI Dikelola Desa"},"content":{"rendered":"<p>\u00a0<\/p>\n<table align=\"center\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" class=\"tr-caption-container\" style=\"margin-left:auto;margin-right:auto;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align:center;\"><a href=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-186eyqurBII\/X6AW_c6-CbI\/AAAAAAAAuSs\/p7833u3r3Uw2jRh7Z_eQeKvMSwwWHmIMwCLcBGAsYHQ\/s1440\/2020-11-02-21-24-52-503.jpg\" style=\"margin-left:auto;margin-right:auto;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" border=\"0\" height=\"462\" src=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-186eyqurBII\/X6AW_c6-CbI\/AAAAAAAAuSs\/p7833u3r3Uw2jRh7Z_eQeKvMSwwWHmIMwCLcBGAsYHQ\/w640-h462\/2020-11-02-21-24-52-503.jpg\" title=\"Warga Desa Lolawang Demo, Minta Limbah PT SAI Dikelola Desa\" width=\"640\" \/><\/a><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td class=\"tr-caption\" style=\"text-align:center;\">Warga Desa Lolawang Demo, Minta Limbah PT SAI Dikelola Desa<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Mojokerto\u00a0&#8211;\u00a0Puluhan warga demo di depan PT Surabaya Autocomp Indonesia (SAI), Desa Lolawang, Kecamatan Ngoro, Mojokerto. Warga menuntut manajemen pabrik kabel kendaraan\u00a0itu menyerahkan limbahnya untuk dikelola warga Desa Lolawang.<\/p>\n<p><\/p>\n<p>Massa berorasi tepat di depan pintu gerbang PT SAI sehingga kendaraan tidak bisa keluar maupun masuk dari perusahaan modal asing (PMA) asal Jepang tersebut.<\/p>\n<p><\/p>\n<p>&#8220;Kami menuntut hak kami untuk mengelola limbah dari PT SAI. Karena selama 18 tahun limbah tersebut dikelola warga desa lain atau perorangan,&#8221; ujar Tokoh Masyarakat Desa Lolawang Akhmad Saiful Rozi (40), Senin (2\/11\/2020).<\/p>\n<p><\/p>\n<p>Saiful mengatakan limbah PT SAI berupa kardus, sisa potongan kabel, sampah dapur, tembaga dan palet. Nilai barang-barang limbah dari pabrik kabel ini mencapai Rp 4-5 miliar per bulan. Limbah bernilai ekonomis tinggi itu dikelola perusahaan dari desa lain selama 18 tahun terakhir.<\/p>\n<p><\/p>\n<p>&#8220;Kami meminta\u00a0limbah\u00a0atau avalan itu dikelola BUMDes Lolawang. Hasilnya untuk pembangunan infrastruktur Desa Lolawang, untuk menyantuni warga kurang mampu, beasiswa untuk anak-anak berprestasi dan kurang mampu,&#8221; ujar Saiful.<\/p>\n<p><\/p>\n<p>Upaya warga Desa Lolawang meminta pengelolaan limbah PT SAI, lanjut Saiful, sudah 8 kali melalui proses mediasi. Baik mediasi yang difasilitasi Camat Ngoro, Polsek Ngoro, maupun Kapolres Mojokerto. Pihak perusahaan pun meminta warga melengkapi 16 syarat administrasi.<\/p>\n<p><\/p>\n<p>&#8220;Kelengkapan administrasi untuk pengangkutan limbah, izin angkut, izin lingkungan, ada 16 item syarat sudah kami lengkapi. Namun saat MoU, PT SAI mengingkari terus sampai 8 kali,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p><\/p>\n<p>Sampai saat ini massa masih bertahan di pintu gerbang PT SAI. Massa menutup akses pabrik kabel kendaraan itu sampai tuntutan mereka dipenuhi manajemen perusahaan.<\/p>\n<p><\/p>\n<p>Sementra itu, Kepala Desa Lolawang Sugiarto mengatakan bahwa, warganya meminta pengelolaan\u00a0limbah\u00a0PT SAI karena pabrik kabel ini berada di kampung mereka. Menurut dia, barang-barang limbah akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lolawang.<\/p>\n<p><\/p>\n<p>&#8220;Manajemennya bukan kades. Kalau diberikan ke desa, maka dikelola BUMDes. Hasilnya masuk ke kas desa sebagai PADes (Pendapatan Asli Desa Lolawang),&#8221; terangnya.<\/p>\n<p><\/p>\n<p>Ia menambahkan, selama ini PT SAI sudah memberi bantuan ke Desa Lolawang dan dusun-dusun di desa ini. Nilainya sekitar Rp 100 juta dalam satu tahun. Namun, bantuan tersebut dinilai terlalu kecil.<\/p>\n<p><\/p>\n<p>&#8220;Tolong beri kesempatan warga kami untuk mengelola sendiri (limbah PT SAI) biar perekonomian meningkat,&#8221; tutupnya (Jay)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u00a0 Warga Desa Lolawang Demo, Minta Limbah PT SAI Dikelola Desa Mojokerto\u00a0&#8211;\u00a0Puluhan warga demo di&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[55,1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-151","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-mojokerto","category-uncategorized"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/151","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=151"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/151\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=151"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=151"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=151"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=151"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}