{"id":130769,"date":"2026-10-06T21:13:28","date_gmt":"2026-10-06T14:13:28","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=130769"},"modified":"2026-10-06T21:15:46","modified_gmt":"2026-10-06T14:15:46","slug":"rekrutan-baru-pramuka-warga-binaan-lapas-bandar-lampung-tumbuhkan-semangat-baru-berlatih-bersama-kwarcab","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2026\/10\/06\/rekrutan-baru-pramuka-warga-binaan-lapas-bandar-lampung-tumbuhkan-semangat-baru-berlatih-bersama-kwarcab\/","title":{"rendered":"Rekrutan Baru Pramuka Warga Binaan Lapas Bandar Lampung Tumbuhkan Semangat Baru, Berlatih Bersama Kwarcab"},"content":{"rendered":"<p><strong>Rekrutan Baru Pramuka Warga Binaan Lapas Bandar Lampung Tumbuhkan Semangat Baru, Berlatih Bersama Kwarcab<\/strong><\/p>\n<p><strong>BANDAR LAMPUNG, majalahglobal.com<\/strong> \u2014 Semangat baru tumbuh dari balik tembok Lapas Kelas I Bandar Lampung. Rekrutan baru Pramuka Warga Binaan mengikuti latihan bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Bandar Lampung di Lapangan Apel Lapas Kelas I Bandar Lampung, Selasa (6\/10\/2026).<\/p>\n<p>Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh semangat, kekompakan dan keceriaan. Para peserta mengikuti berbagai materi kepramukaan, mulai dari latihan ketangkasan, kerja sama kelompok hingga keterampilan dasar tali-temali.<\/p>\n<p>Bagi para rekrutan baru, latihan tersebut menjadi pengalaman awal untuk mengenal lebih dekat kegiatan kepramukaan sekaligus memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Pramuka tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter melalui kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, keberanian, kepedulian dan kebersamaan.<\/p>\n<p>Sejak latihan dimulai, para peserta terlihat antusias mengikuti setiap arahan pembina. Mereka berusaha memahami materi yang diberikan, berdiskusi dengan sesama peserta dan saling membantu ketika menghadapi kesulitan.<br \/>\nSalah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah latihan tali-temali. Para peserta ditantang mengingat dan mempraktikkan berbagai jenis simpul dan ikatan. Materi tersebut tidak hanya melatih ketelitian, tetapi juga membangun kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama.<\/p>\n<p>Kesalahan dalam membuat simpul tidak menjadi hambatan. Para peserta kembali mencoba, saling mengingatkan dan memperbaiki gerakan hingga berhasil. Proses tersebut menjadi pembelajaran sederhana mengenai kesabaran, ketelitian, kemauan untuk belajar dan pantang menyerah.<br \/>\nLatihan ketangkasan juga berlangsung secara berkelompok. Kekompakan dan kemampuan mengikuti instruksi menjadi bagian penting dalam menyelesaikan setiap tugas yang diberikan.<\/p>\n<p>Suasana latihan berlangsung cair dan menyenangkan. Senyum, canda serta aksi saling menyemangati terlihat di antara peserta. Meski demikian, seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan tertib dan disiplin di bawah pengawasan jajaran pembinaan Lapas Kelas I Bandar Lampung.<\/p>\n<p>Kepala Bidang Pembinaan Lapas Kelas I Bandar Lampung, Gatot Suariyoko, mengatakan kehadiran rekrutan baru menjadi momentum penting untuk menjaga keberlanjutan kegiatan kepramukaan sebagai bagian dari pembinaan kepribadian Warga Binaan.<br \/>\n\u201cKami menyambut baik semangat para rekrutan baru Pramuka Warga Binaan. Ini merupakan awal yang baik bagi mereka untuk belajar banyak hal, bukan hanya keterampilan kepramukaan, tetapi juga kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan dan kepedulian terhadap sesama,\u201d ujar Gatot.<\/p>\n<p>Menurut Gatot, latihan bersama Kwarcab Kota Bandar Lampung memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih praktis bagi para Warga Binaan. Melalui aktivitas langsung di lapangan, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga belajar menerapkan nilai-nilai kepramukaan dalam sebuah kelompok.<br \/>\n\u201cHari ini mereka belajar tali-temali, ketangkasan dan kerja sama. Hal-hal yang terlihat sederhana sebenarnya memiliki nilai pembinaan yang besar. Mereka belajar bahwa untuk mencapai sesuatu dibutuhkan kesabaran, ketelitian dan kemampuan bekerja sama dengan orang lain,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Ia berharap antusiasme yang terlihat dalam latihan perdana tersebut dapat terus dipelihara dan diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.<br \/>\n\u201cKami berharap semangat hari ini tidak berhenti di lapangan saja. Nilai-nilai yang mereka dapatkan dari Pramuka harus bisa diterapkan dalam keseharian, seperti disiplin, saling menghargai, bertanggung jawab dan tidak mudah menyerah. Inilah yang menjadi bagian penting dari proses pembinaan,\u201d tegas Gatot.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kasi Bimkemas Lapas Kelas I Bandar Lampung, Anggun Cici Rafila, menilai antusiasme para rekrutan baru menunjukkan bahwa Warga Binaan memiliki potensi untuk berkembang ketika diberikan ruang, kesempatan dan lingkungan pembinaan yang positif.<br \/>\n\u201cKami melihat rekrutan baru sangat antusias. Mereka mengikuti latihan dengan riang dan berusaha menyelesaikan setiap tantangan yang diberikan. Ini menjadi energi positif dalam pelaksanaan kegiatan pembinaan,\u201d ungkap Anggun.<\/p>\n<p>Menurutnya, kegiatan Pramuka juga dapat menjadi media untuk membangun kepercayaan diri dan kemampuan bersosialisasi Warga Binaan.<br \/>\n\u201cAda yang mungkin pada awalnya belum percaya diri, belum mengenal teman-temannya atau belum terbiasa bekerja dalam kelompok. Melalui Pramuka, mereka belajar berkomunikasi, bekerja sama dan saling mendukung. Dari proses itu tumbuh rasa percaya diri dan rasa memiliki terhadap kelompok,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Anggun menambahkan bahwa pembentukan karakter merupakan proses yang membutuhkan konsistensi dan tidak dapat dilakukan secara instan.<br \/>\n\u201cKami tidak berharap perubahan terjadi dalam satu hari. Yang kami bangun adalah proses. Hari ini mereka belajar satu simpul, kemudian keterampilan lainnya, sekaligus belajar disiplin dan bertanggung jawab. Dari proses kecil yang dilakukan secara konsisten itulah diharapkan terbentuk karakter yang lebih baik,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Latihan bersama Kwarcab Kota Bandar Lampung tersebut sekaligus menjadi bentuk sinergi dalam mendukung pelaksanaan pembinaan Warga Binaan melalui kegiatan kepramukaan.<\/p>\n<p>Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga Pramuka Warga Binaan tidak hanya memperoleh pengalaman dan keterampilan baru, tetapi juga memiliki ruang untuk mengembangkan potensi diri melalui kegiatan yang positif dan konstruktif.<\/p>\n<p>Bagi para rekrutan baru, latihan kali ini bukan sekadar kegiatan perdana. Di lapangan mereka belajar tentang arti kebersamaan, kedisiplinan, tanggung jawab dan ketekunan.<\/p>\n<p>Sebuah simpul mungkin terlihat sederhana. Namun dari simpul itulah para peserta belajar bahwa sesuatu yang kuat membutuhkan ketelitian dalam mengikatnya. Begitu pula dalam kehidupan, perubahan membutuhkan proses, kemauan untuk belajar dan tekad untuk terus memperbaiki diri.<\/p>\n<p>Di balik tembok Lapas, kesempatan untuk tumbuh dan berubah tetap terbuka. Melalui pembinaan yang konsisten, semangat para rekrutan baru Pramuka Warga Binaan diharapkan terus berkembang menjadi karakter yang disiplin, kompak, mandiri, bertanggung jawab dan mampu membawa energi positif bagi lingkungan sekitarnya.<br \/>\n<strong>Oleh: Andi Raya<\/strong><br \/>\n<strong>081272255678<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rekrutan Baru Pramuka Warga Binaan Lapas Bandar Lampung Tumbuhkan Semangat Baru, Berlatih Bersama Kwarcab BANDAR&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":28,"featured_media":130770,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11403],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-130769","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-38-provinsi-di-indonesia"],"amp_enabled":false,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/130769","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=130769"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/130769\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":130771,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/130769\/revisions\/130771"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/130770"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=130769"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=130769"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=130769"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=130769"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}