{"id":130698,"date":"2026-10-05T11:21:57","date_gmt":"2026-10-05T04:21:57","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=130698"},"modified":"2026-10-05T11:21:57","modified_gmt":"2026-10-05T04:21:57","slug":"detik-detik-2-hektare-lahan-di-sidorejo-jetis-terbakar-gara-gara-bakar-daun-tebu-angin-buat-api-ngamuk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2026\/10\/05\/detik-detik-2-hektare-lahan-di-sidorejo-jetis-terbakar-gara-gara-bakar-daun-tebu-angin-buat-api-ngamuk\/","title":{"rendered":"Detik-Detik 2 Hektare Lahan di Sidorejo Jetis Terbakar! Gara-Gara Bakar Daun Tebu, Angin Buat Api Ngamuk"},"content":{"rendered":"<p>MOJOKERTO &#8211; Kamis sore (1\/10\/2026) di Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, kepanikan melanda. Sekitar pukul 17.40 WIB, kobaran api tiba-tiba membesar di area lahan perkebunan tebu dan lahan bekas panen padi milik warga.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Api diketahui berasal dari aktivitas sepele yang sering dianggap biasa. Seorang warga membakar daun tebu sisa panen untuk membersihkan lahan. Namun apa daya, kondisi cuaca cerah disertai angin kencang membuat api tak terkendali.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam hitungan menit, api yang semula kecil dari tumpukan daun tebu kering itu merembet dengan cepat ke area lahan kosong di sebelahnya yang penuh dengan sisa jerami atau damen hasil panen padi yang sangat mudah terbakar. Kobaran api pun meluas.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Lahan seluas kurang lebih dua hektare milik warga pun dilalap api. Asap tebal membubung tinggi dan terlihat dari kejauhan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Menindaklanjuti laporan adanya titik api tersebut, personel Koramil 0815\/07 Jetis bergerak cepat. Bersama unsur Polsek Jetis dan petugas pemadam kebakaran, mereka mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan darurat agar api tidak merembet ke permukiman warga.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Danramil 0815\/07 Jetis, Kapten Cba Kurniawan Junaedi, yang turun langsung ke lokasi memastikan penanganan berjalan cepat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Setelah mendapat informasi adanya titik api, personel langsung mendatangi lokasi bersama unsur terkait. Api sudah berhasil dipadamkan dan kondisi saat ini aman, tidak ditemukan lagi titik api,&#8221; ujar Kapten Cba Kurniawan Junaedi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kerja keras tim gabungan yang terdiri dari satu personel Polsek Jetis, dua personel Koramil 0815\/07 Jetis, serta dua unit kendaraan pemadam kebakaran dari BPBD Kabupaten Mojokerto dan PT. Tjiwi Kimia akhirnya membuahkan hasil. Api berhasil dipadamkan total setelah dilakukan penyisiran.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Kerugian materiil berupa lahan seluas kurang lebih dua hektare yang terbakar hangus.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kapten Kurniawan pun memberikan peringatan keras bagi masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas di area persawahan dan perkebunan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Kami mengimbau warga tidak melakukan pembakaran sisa tanaman secara sembarangan. Kondisi angin dapat menyebabkan api dengan cepat merembet ke lahan di sekitarnya dan berpotensi menimbulkan kebakaran yang lebih luas,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Hingga penanganan selesai, situasi di lokasi Desa Sidorejo, Jetis, terpantau aman dan kondusif. TNI dan BPBD memastikan tidak ada lagi bara api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>(Jay\/Adv)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MOJOKERTO &#8211; Kamis sore (1\/10\/2026) di Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, kepanikan melanda. Sekitar&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":130699,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[55,11334,9745],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-130698","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-mojokerto","category-berita-provinsi-jawa-timur","category-headline"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/130698","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=130698"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/130698\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":130701,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/130698\/revisions\/130701"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/130699"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=130698"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=130698"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=130698"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=130698"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}