{"id":130653,"date":"2026-10-03T16:43:29","date_gmt":"2026-10-03T09:43:29","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=130653"},"modified":"2026-10-03T16:43:29","modified_gmt":"2026-10-03T09:43:29","slug":"tak-hanya-di-blok-pesantren-lapas-kelas-i-bandar-lampung-perluas-pembinaan-keagamaan-ke-blok-hunian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2026\/10\/03\/tak-hanya-di-blok-pesantren-lapas-kelas-i-bandar-lampung-perluas-pembinaan-keagamaan-ke-blok-hunian\/","title":{"rendered":"Tak Hanya di Blok Pesantren, Lapas Kelas I Bandar Lampung Perluas Pembinaan Keagamaan ke Blok Hunian"},"content":{"rendered":"<p><strong>Tak Hanya di Blok Pesantren, Lapas Kelas I Bandar Lampung Perluas Pembinaan Keagamaan ke Blok Hunian<\/strong><\/p>\n<p><strong>Bandar Lampung, majalahglobal.com \u2014<\/strong> Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung memperluas pelaksanaan pembinaan keagamaan bagi warga binaan. Jika sebelumnya kegiatan keagamaan banyak dipusatkan di Blok Pesantren, kini pengajian juga digelar bagi warga binaan di blok hunian sebagai upaya memastikan pembinaan berlangsung secara merata, Sabtu (3\/10\/2026).<\/p>\n<p>Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Blok C Lapas Kelas I Bandar Lampung dengan menghadirkan ustaz dari Al-Qiram sebagai pengisi kajian. Para warga binaan mengikuti rangkaian pengajian dengan tertib dan antusias.<br \/>\nPelaksanaan kegiatan turut mendapat pengawasan dari Staf Pembinaan bersama anggota jaga untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan aman, tertib, dan kondusif.<\/p>\n<p>Kepala Bidang Pembinaan Lapas Kelas I Bandar Lampung, Gatot Suariyoko, mengatakan pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam membentuk kepribadian warga binaan selama menjalani masa pidana.<br \/>\n\u201cKami ingin memastikan pembinaan keagamaan dapat dirasakan oleh seluruh warga binaan, bukan hanya mereka yang berada di Blok Pesantren. Melalui pengajian yang dilaksanakan di blok-blok hunian dengan menghadirkan ustaz dari Al-Qiram, kami berupaya memberikan ruang kepada warga binaan untuk meningkatkan pemahaman agama sekaligus melakukan refleksi dan memperbaiki diri,\u201d ujar Gatot.<\/p>\n<p>Menurutnya, perluasan kegiatan keagamaan ke blok hunian menjadi bagian dari upaya Lapas dalam memberikan akses pembinaan yang lebih luas kepada warga binaan.<br \/>\nSementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan (Kasi Bimkemas) menilai pembinaan keagamaan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan pemahaman spiritual, tetapi juga menjadi salah satu sarana dalam membangun karakter warga binaan.<br \/>\n\u201cPengajian ini menjadi salah satu sarana pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan. Dengan adanya pendampingan dan materi keagamaan dari ustaz Al-Qiram, kami berharap warga binaan dapat memperoleh pemahaman yang positif dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, pembinaan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan dalam mempersiapkan diri sebelum kembali berkumpul bersama keluarga dan menjalani kehidupan di tengah masyarakat.<\/p>\n<p>Pelaksanaan pengajian berlangsung dengan tertib dan kondusif hingga selesai. Lapas Kelas I Bandar Lampung menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan berbagai program pembinaan, termasuk pembinaan keagamaan, agar warga binaan memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kualitas diri selama menjalani masa pembinaan.<br \/>\n<strong>Oleh: Andi Raya<\/strong><br \/>\n<strong>081272255678<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tak Hanya di Blok Pesantren, Lapas Kelas I Bandar Lampung Perluas Pembinaan Keagamaan ke Blok&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":28,"featured_media":130654,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11403],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-130653","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-38-provinsi-di-indonesia"],"amp_enabled":false,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/130653","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=130653"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/130653\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":130655,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/130653\/revisions\/130655"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/130654"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=130653"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=130653"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=130653"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=130653"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}