{"id":130616,"date":"2026-10-01T20:12:38","date_gmt":"2026-10-01T13:12:38","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=130616"},"modified":"2026-10-01T20:12:38","modified_gmt":"2026-10-01T13:12:38","slug":"tingkatkan-keterampilan-dan-kemandirian-warga-binaan-lapas-way-kanan-gandeng-dinas-sosial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2026\/10\/01\/tingkatkan-keterampilan-dan-kemandirian-warga-binaan-lapas-way-kanan-gandeng-dinas-sosial\/","title":{"rendered":"Tingkatkan Keterampilan dan Kemandirian Warga Binaan, Lapas Way Kanan Gandeng Dinas Sosial"},"content":{"rendered":"<p><strong>Tingkatkan Keterampilan dan Kemandirian Warga Binaan, Lapas Way Kanan Gandeng Dinas Sosial<\/strong><\/p>\n<p><strong>WAY KANAN, majalahglobal.com \u2014<\/strong> Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Way Kanan memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pembinaan dan kesiapan warga binaan menghadapi kehidupan setelah menjalani masa pidana. Upaya tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Sosial Kabupaten Way Kanan, Rabu (1\/10\/2026).<\/p>\n<p>Penandatanganan PKS berlangsung di Aula Kantor Dinas Sosial Kabupaten Way Kanan dan dilakukan langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Way Kanan, Riski Burhannudin, bersama Kepala Dinas Sosial Kabupaten Way Kanan, Edi Suprianto.<br \/>\nKerja sama tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi antara Lapas Way Kanan dan Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam memberikan pelayanan sosial sekaligus mendukung proses pembinaan dan reintegrasi sosial bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).<\/p>\n<p>Melalui kerja sama ini, warga binaan diharapkan memperoleh akses terhadap program dan layanan sosial yang sesuai dengan kebutuhan serta ketentuan peraturan perundang-undangan. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapan warga binaan untuk kembali kepada keluarga dan beradaptasi secara positif di tengah masyarakat.<\/p>\n<p>Kepala Lapas Kelas IIB Way Kanan, Riski Burhannudin, mengatakan bahwa pembinaan di dalam Lapas tidak hanya diarahkan untuk memenuhi hak-hak warga binaan selama menjalani masa pidana, tetapi juga mempersiapkan mereka agar memiliki kemampuan dan kepercayaan diri ketika kembali ke lingkungan sosial.<br \/>\n\u201cKerja sama ini merupakan langkah penting dalam memperkuat pembinaan warga binaan, khususnya melalui dukungan pelayanan dan program sosial. Kami ingin memastikan bahwa proses pembinaan tidak berhenti ketika warga binaan menjalani masa pidana, tetapi juga memberikan bekal agar mereka siap kembali kepada keluarga dan masyarakat,\u201d ujar Riski.<\/p>\n<p>Menurutnya, sinergi dengan Dinas Sosial menjadi bagian penting dalam menciptakan pembinaan yang lebih terpadu. Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu membuka ruang bagi warga binaan untuk mendapatkan dukungan sosial, meningkatkan keterampilan, serta membangun kemandirian sebagai bagian dari proses reintegrasi.<br \/>\n\u201cKami berharap melalui sinergi ini, warga binaan mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kapasitas diri, membangun kembali hubungan sosial dengan keluarga dan lingkungan, serta memiliki bekal yang dapat dimanfaatkan secara positif setelah selesai menjalani masa pidana. Pada akhirnya, tujuan pembinaan adalah membentuk pribadi yang lebih mandiri dan mampu kembali menjadi bagian dari masyarakat,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Way Kanan, Edi Suprianto, menyampaikan bahwa pihaknya mendukung upaya Lapas Way Kanan dalam memperkuat pembinaan dan pelayanan sosial bagi warga binaan.<br \/>\nMenurut Edi, keberhasilan proses reintegrasi sosial membutuhkan dukungan berbagai pihak, sehingga kerja sama antara pemerintah daerah dan Lapas menjadi salah satu langkah untuk memastikan warga binaan tetap mendapatkan perhatian serta akses terhadap layanan sosial sesuai kebutuhan.<br \/>\n\u201cDinas Sosial Kabupaten Way Kanan siap bersinergi dengan Lapas Way Kanan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan sosial warga binaan. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat nyata, terutama dalam membantu mereka mempersiapkan diri untuk kembali kepada keluarga dan lingkungan masyarakat,\u201d kata Edi.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, pendekatan sosial dalam proses pembinaan memiliki peran penting untuk membantu warga binaan membangun kembali kehidupan sosialnya. Karena itu, kolaborasi antarlembaga perlu terus diperkuat agar program yang diberikan dapat berjalan secara berkelanjutan dan tepat sasaran.<br \/>\n\u201cKami ingin memastikan bahwa warga binaan tetap memiliki kesempatan untuk mendapatkan pembinaan dan dukungan sosial. Ketika mereka nantinya kembali ke masyarakat, harapannya mereka dapat beradaptasi dengan baik, memiliki kemandirian, serta mampu menjalankan fungsi sosialnya secara positif,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Penandatanganan PKS ini sekaligus menjadi bentuk komitmen bersama untuk memperkuat pelayanan sosial, pemberdayaan, dan reintegrasi warga binaan. Dengan adanya sinergi antara Lapas Way Kanan dan Dinas Sosial Kabupaten Way Kanan, proses pembinaan diharapkan dapat berjalan lebih komprehensif, tidak hanya berorientasi pada masa menjalani pidana, tetapi juga pada kesiapan warga binaan menghadapi kehidupan setelah bebas.<\/p>\n<p>Kerja sama tersebut diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam menciptakan pembinaan yang berorientasi pada pemulihan, pemberdayaan, kemandirian, dan reintegrasi sosial, sehingga warga binaan memiliki bekal yang lebih baik untuk kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<br \/>\n<strong>Oleh: Andi Raya<\/strong><br \/>\n<strong>081272255678<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tingkatkan Keterampilan dan Kemandirian Warga Binaan, Lapas Way Kanan Gandeng Dinas Sosial WAY KANAN, majalahglobal.com&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":28,"featured_media":130617,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11403],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-130616","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-38-provinsi-di-indonesia"],"amp_enabled":false,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/130616","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=130616"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/130616\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":130618,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/130616\/revisions\/130618"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/130617"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=130616"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=130616"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=130616"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=130616"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}