{"id":130609,"date":"2026-10-01T19:12:49","date_gmt":"2026-10-01T12:12:49","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=130609"},"modified":"2026-10-01T19:12:49","modified_gmt":"2026-10-01T12:12:49","slug":"ribuan-warga-padati-alun-alun-batang-hari-di-hari-kesaktian-pancasila-bupati-fadhil-arief-ingatkan-ancaman-baru-pemecah-bangsa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2026\/10\/01\/ribuan-warga-padati-alun-alun-batang-hari-di-hari-kesaktian-pancasila-bupati-fadhil-arief-ingatkan-ancaman-baru-pemecah-bangsa\/","title":{"rendered":"Ribuan Warga Padati Alun-alun Batang Hari di Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Fadhil Arief Ingatkan Ancaman Baru Pemecah Bangsa"},"content":{"rendered":"<p>BATANG HARI &#8211; Pagi itu, 1 Oktober 2026, Alun-alun Batang Hari tidak seperti biasanya. Sejak pukul 07.00 WIB, lautan manusia dari berbagai elemen bangsa telah bersatu dalam barisan yang rapi. Ada TNI\/Polri dengan tegapnya, Aparatur Sipil Negara dengan seragam korpri, tokoh masyarakat, mahasiswa, hingga pelajar SD, SMP, SMA yang khidmat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Mereka berkumpul bukan untuk upacara biasa. Mereka memperingati Hari Kesaktian Pancasila.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief. Di hadapan ribuan peserta, bupati yang akrab disapa MFA itu tidak membaca teks sambutan dengan datar. Ia berbicara dari hati.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Hari ini kita berkumpul bukan sekadar berdiri tegak dan mengikuti prosedur,&#8221; ujar Fadhil dengan suara lantang, menggema lewat pengeras suara alun-alun.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Kita melihat sejarah: Pancasila yang menjadi jiwa bangsa ini pernah nyaris terguncang. Namun kita melewatinya. Hingga hari ini, Indonesia tetap tegak, utuh, dan berdaulat.&#8221;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Suasana hening. Semua menyimak.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Bupati Fadhil kemudian menarik benang merah sejarah itu ke hari ini. Menurutnya, ancaman terhadap Pancasila tidak lagi berbentuk rongrongan fisik seperti di masa lalu. Wajahnya telah berubah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Dulu rongrongannya jelas, kita lihat dalam sejarah. Kini wujudnya berbeda: ada yang menyebarkan intoleransi, memupuk kebencian, memecah belah lewat isu-isu yang tak bertanggung jawab. Diam-diam menggerogoti persatuan kita,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ia pun menitipkan pesan khusus kepada generasi muda Batang Hari. Di era media sosial, di mana informasi bisa memecah belah dalam hitungan detik, Pancasila harus menjadi kompas.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Jaga toleransi. Kuatkan gotong royong. Hormati keberagaman.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Tugas kita sekarang jelas menjaga, menghayati, dan mengamalkan Pancasila di setiap langkah kehidupan. Jangan biarkan siapa pun memisahkan kita. Bersama kita kuat, bersama kita maju,&#8221; pungkas MFA, yang disambut tepuk tangan panjang peserta upacara. (Darmawan)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BATANG HARI &#8211; Pagi itu, 1 Oktober 2026, Alun-alun Batang Hari tidak seperti biasanya. Sejak&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":130610,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4,12452,9745],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-130609","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-advertorial","category-berita-batang-hari","category-headline"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/130609","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=130609"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/130609\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":130612,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/130609\/revisions\/130612"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/130610"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=130609"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=130609"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=130609"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=130609"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}