{"id":130176,"date":"2026-09-16T13:27:26","date_gmt":"2026-09-16T06:27:26","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=130176"},"modified":"2026-09-16T13:27:26","modified_gmt":"2026-09-16T06:27:26","slug":"tegaskan-bebas-pungli-dan-pelayanan-prima-kalapas-kelas-i-bandar-lampung-ike-rahmawati-sapa-langsung-warga-binaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2026\/09\/16\/tegaskan-bebas-pungli-dan-pelayanan-prima-kalapas-kelas-i-bandar-lampung-ike-rahmawati-sapa-langsung-warga-binaan\/","title":{"rendered":"Tegaskan Bebas Pungli dan Pelayanan Prima, Kalapas Kelas I Bandar Lampung Ike Rahmawati Sapa Langsung Warga Binaan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Tegaskan Bebas Pungli dan Pelayanan Prima, Kalapas Kelas I Bandar Lampung Ike Rahmawati Sapa Langsung Warga Binaan<\/strong><\/p>\n<p><strong>Bandar Lampung, majalahglobal.com \u2013<\/strong> Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, kembali turun langsung menyapa warga binaan di blok hunian, Rabu (16\/9\/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah deteksi dini sekaligus upaya memperkuat pengawasan, komunikasi humanis, serta memastikan pelayanan pemasyarakatan berjalan tertib, transparan, dan bebas dari pungutan liar (pungli).<\/p>\n<p>Dalam kegiatan tersebut, Ike Rahmawati didampingi jajaran pejabat struktural, staf, dan regu pengamanan. Peninjauan dilakukan dengan berinteraksi langsung bersama warga binaan sekaligus menyampaikan arahan terkait kedisiplinan, kepatuhan terhadap tata tertib, serta pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.<\/p>\n<p>Kegiatan sapa warga binaan juga dimanfaatkan untuk memastikan pelayanan dan pemenuhan hak warga binaan berjalan sebagaimana mestinya. Pendekatan dialogis ini menjadi bagian dari pengawasan langsung pimpinan guna mengetahui kondisi di lapangan sekaligus membuka ruang komunikasi bagi warga binaan.<\/p>\n<p>Di hadapan warga binaan, Ike menegaskan bahwa seluruh jajaran Lapas Kelas I Bandar Lampung berkomitmen memberikan pelayanan secara profesional dan tanpa pungutan liar.<br \/>\n\u201cTidak ada pungutan liar di lembaga pemasyarakatan ini. Pertahankan ketaatan dan kedisiplinan. Tidak boleh ada telepon genggam dan narkoba, karena itu harga mati. Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima, sehingga saya mengajak seluruh warga binaan untuk bersama-sama menaati aturan dan menjaga keamanan serta ketertiban,\u201d tegas Ike.<\/p>\n<p>Menurutnya, pelayanan prima harus berjalan beriringan dengan kepatuhan terhadap aturan. Warga binaan memiliki hak yang wajib diberikan sesuai ketentuan, namun pada saat yang sama juga memiliki kewajiban untuk menaati tata tertib selama menjalani masa pidana.<\/p>\n<p>Ike juga mengingatkan jajaran agar terus menjaga integritas dalam memberikan pelayanan. Setiap bentuk pelayanan harus dilaksanakan secara transparan dan profesional, sehingga tidak memberikan ruang bagi praktik pungutan liar maupun pelanggaran lainnya.<br \/>\n\u201cKami ingin Lapas Kelas I Bandar Lampung menjadi lingkungan pembinaan yang tertib, aman, bersih, dan berintegritas. Pelayanan kepada warga binaan merupakan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, tanpa diskriminasi dan tanpa pungutan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Melalui kegiatan sapa warga binaan tersebut, Lapas Kelas I Bandar Lampung terus memperkuat sinergi antara pengawasan, keamanan, pembinaan, dan pelayanan. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan suasana kondusif sekaligus mendukung proses pembinaan warga binaan secara berkelanjutan.<br \/>\n<strong>Oleh: Andi Raya<\/strong><br \/>\n<strong>081272255678<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tegaskan Bebas Pungli dan Pelayanan Prima, Kalapas Kelas I Bandar Lampung Ike Rahmawati Sapa Langsung&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":28,"featured_media":130177,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11403],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-130176","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-38-provinsi-di-indonesia"],"amp_enabled":false,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/130176","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=130176"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/130176\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":130178,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/130176\/revisions\/130178"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/130177"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=130176"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=130176"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=130176"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=130176"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}