{"id":129930,"date":"2026-09-08T15:24:07","date_gmt":"2026-09-08T08:24:07","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=129930"},"modified":"2026-09-08T15:24:07","modified_gmt":"2026-09-08T08:24:07","slug":"bpd-harus-jadi-mitra-kritis-bukan-stempel-pesan-gus-barra-ke-616-calon-anggota-di-trawas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2026\/09\/08\/bpd-harus-jadi-mitra-kritis-bukan-stempel-pesan-gus-barra-ke-616-calon-anggota-di-trawas\/","title":{"rendered":"&#8220;BPD Harus Jadi Mitra Kritis, Bukan Stempel&#8221; Pesan Gus Barra ke 616 Calon Anggota di Trawas"},"content":{"rendered":"<p>MOJOKERTO \u2013 Menjelang pengisian Badan Permusyawaratan Desa atau BPD serentak periode 2027-2035, Pemkab Mojokerto menggeber pembinaan kapasitas. Sebanyak 616 peserta dari 18 kecamatan dikumpulkan di Hotel Vanda Gardenia, Trawas, selama 2 hari, 8-9 September 2026.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa atau Gus Barra membuka langsung kegiatan angkatan pertama pada Selasa pagi. Ia menekankan satu hal: BPD ke depan harus jadi mitra kepala desa yang kuat, bukan sekadar pelengkap.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;BPD itu representasi warga. Tugasnya menyalurkan aspirasi, mengawasi, dan bermusyawarah. Saya harap yang terpilih nanti punya integritas, paham kondisi desanya, dan mau terus belajar,&#8221; ujar Gus Barra.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>*616 Peserta, 2 Angkatan, 18 Kecamatan*<\/p>\n<p>Pembinaan dibagi 2 gelombang. Angkatan I diikuti perwakilan dari Jatirejo, Gondang, Pacet, Trawas, Mojosari, Dlanggu, Mojoanyar, Ngoro, dan Pungging.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Angkatan II digelar Rabu, 9 September, untuk Trowulan, Sooko, Puri, Bangsal, Kutorejo, Kemlagi, Jetis, Dawarblandong, dan Gedeg. Masing-masing angkatan sekitar 307 orang.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Gus Barra menyebut posisi BPD sangat strategis. Mereka jadi jembatan antara warga dan pemerintah desa dalam urusan pembangunan dan pelayanan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;BPD harus bisa jadi mitra yang kritis, konstruktif, dan solutif. Bukan yang hanya mengiyakan. Dengan begitu roda pemerintahan desa bisa jalan lebih baik,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>*Tolak Politik Praktis, Jaga Keterwakilan Perempuan*<\/p>\n<p>Bupati meminta proses pengisian BPD berlangsung demokratis, sesuai aturan, dan jauh dari kepentingan kelompok. Baik lewat pemilihan langsung maupun musyawarah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ia juga menekankan 3 poin penting ke panitia: jaga netralitas, pastikan keterwakilan wilayah dan perempuan, serta tertib administrasi. Semua dokumen harus lengkap dan bisa dipertanggungjawabkan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Jangan sampai ada intervensi politik praktis. Prosesnya harus adil dan transparan dari awal sampai penetapan,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Soal hubungan BPD dan Kades, Gus Barra menyebut perbedaan pendapat itu wajar. Kuncinya ada di komunikasi dan musyawarah dengan menempatkan kepentingan masyarakat di atas segalanya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ia juga meminta para camat aktif melakukan pendampingan di wilayahnya masing-masing.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Di akhir sambutan, Gus Barra menyampaikan kabar baik. Kabupaten Mojokerto ditunjuk jadi tuan rumah peringatan Hari Desa Nasional. Ia berharap para kepala desa memanfaatkan momentum itu untuk menunjukkan kemajuan desanya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Semoga dari pembinaan ini lahir BPD yang amanah dan mampu memperjuangkan aspirasi warga,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kepala DPMD Kabupaten Mojokerto Sugeng Nuryadi menambahkan, pembinaan ini bertujuan menyamakan pemahaman tentang tahapan dan mekanisme pengisian BPD.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Kami ingin seluruh panitia, pemdes, dan unsur masyarakat punya kesiapan yang sama. Biar prosesnya tertib dan sesuai aturan,&#8221; kata Sugeng.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kegiatan turut dihadiri para camat, kepala desa, dan ketua panitia pengisian BPD dari masing-masing desa. (Jay)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MOJOKERTO \u2013 Menjelang pengisian Badan Permusyawaratan Desa atau BPD serentak periode 2027-2035, Pemkab Mojokerto menggeber&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":129931,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6732,11334,9745],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-129930","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-pemkab-mojokerto","category-berita-provinsi-jawa-timur","category-headline"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/129930","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=129930"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/129930\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":129933,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/129930\/revisions\/129933"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/129931"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=129930"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=129930"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=129930"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=129930"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}