{"id":129922,"date":"2026-09-08T13:50:06","date_gmt":"2026-09-08T06:50:06","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=129922"},"modified":"2026-09-08T13:50:06","modified_gmt":"2026-09-08T06:50:06","slug":"tinjau-10-titik-kodim-0815-bidik-jembatan-baru-di-sungai-blentreng-ngembat-demi-lancarkan-hasil-tani-warga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2026\/09\/08\/tinjau-10-titik-kodim-0815-bidik-jembatan-baru-di-sungai-blentreng-ngembat-demi-lancarkan-hasil-tani-warga\/","title":{"rendered":"Tinjau 10 Titik, Kodim 0815 Bidik Jembatan Baru di Sungai Blentreng Ngembat Demi Lancarkan Hasil Tani Warga"},"content":{"rendered":"<p>MOJOKERTO \u2013 Usai menuntaskan program Jembatan Perintis Garuda di beberapa wilayah, Kodim 0815\/Mojokerto kembali bergerak. Kali ini fokusnya pemetaan kebutuhan jembatan baru di 10 titik rawan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Selasa, 8 September 2026, Tim Survei Kodim 0815\/Mojokerto bersama Denzibang V\/4 Mojokerto turun langsung ke lapangan. Salah satu lokasi yang jadi perhatian adalah Jembatan Sungai Blentreng di Dusun Blentreng, Desa Ngembat, Kecamatan Gondang.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kegiatan ini merupakan tahapan awal Jembatan Perintis Garuda Tahap VIII. Tujuannya memotret kondisi lapangan, karakteristik sungai, aspek teknis, hingga dampaknya bagi warga.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>*Jembatan Lama Tak Layak, Hambat Aktivitas Tani*<\/p>\n<p>Di Sungai Blentreng, tim melihat jembatan lama kondisinya rusak. Lebarnya hanya 3 meter dengan bentang 10 meter, sementara lebar sungainya sekitar 7 meter. Jarak dari lantai jembatan ke permukaan air sekitar 7 meter dengan debit air 3 meter.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Yang paling krusial, jembatan itu sekarang hanya bisa dilalui pejalan kaki. Padahal ini akses utama warga Dusun Blentreng menuju kawasan hutan dan lahan pertanian.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Jembatan ini penghubung penting. Warga pakai untuk bawa sarana produksi dan mengangkut hasil pertanian. Kalau kondisinya begini, mobilitas jelas terhambat,&#8221; ujar Pasiter Kodim 0815\/Mojokerto, Kapten Inf Budiyono.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Turut hadir dalam peninjauan: Danramil 0815\/18 Gondang Kapten Inf Warudi, Bati Bakti Sterdim Serma Faishol, Serka Darsono dari Denzibang V\/4, Batuud Pelda Umar Agus P., Babinsa Ngembat Serda Daud Meo Melanting, Sekretaris Desa Ngembat Sampurna, dan Kadus Blentreng Tohari.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>*Data Lapangan Jadi Acuan Prioritas*<\/p>\n<p>Kapten Budiyono menyebut survei di 10 titik ini penting untuk mengumpulkan data akurat sebelum menentukan skala prioritas.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Hari ini kami cek langsung medan, ukuran sungai, kondisi jembatan lama, dan bagaimana akses warga. Semua data ini nanti jadi bahan pertimbangan untuk pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap VIII,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ia menegaskan, jembatan yang layak bukan sekadar penghubung. Di wilayah pertanian, keberadaannya sangat vital untuk memperlancar distribusi pupuk, alat tani, hingga hasil panen warga.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dengan survei ini, Kodim 0815\/Mojokerto menegaskan komitmennya mendukung pembangunan infrastruktur desa. Sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemda, Pemdes, dan unsur terkait agar akses masyarakat lebih aman dan memadai. (Jay)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MOJOKERTO \u2013 Usai menuntaskan program Jembatan Perintis Garuda di beberapa wilayah, Kodim 0815\/Mojokerto kembali bergerak&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":129923,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[55,11334,9745],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-129922","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-mojokerto","category-berita-provinsi-jawa-timur","category-headline"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/129922","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=129922"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/129922\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":129925,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/129922\/revisions\/129925"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/129923"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=129922"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=129922"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=129922"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=129922"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}