{"id":129729,"date":"2026-09-03T21:39:09","date_gmt":"2026-09-03T14:39:09","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=129729"},"modified":"2026-09-03T21:39:09","modified_gmt":"2026-09-03T14:39:09","slug":"kontrol-malam-hingga-dini-hari-kalapas-bandar-lampung-ike-rahmawati-tegaskan-lapas-bebas-halinar-harga-mati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2026\/09\/03\/kontrol-malam-hingga-dini-hari-kalapas-bandar-lampung-ike-rahmawati-tegaskan-lapas-bebas-halinar-harga-mati\/","title":{"rendered":"Kontrol Malam hingga Dini Hari, Kalapas Bandar Lampung Ike Rahmawati Tegaskan Lapas Bebas Halinar: \u201cHarga Mati\u201d"},"content":{"rendered":"<p><strong>Kontrol Malam hingga Dini Hari, Kalapas Bandar Lampung Ike Rahmawati Tegaskan Lapas Bebas Halinar: \u201cHarga Mati\u201d<\/strong><\/p>\n<p><strong>BANDAR LAMPUNG, majalahglobal.com<\/strong> \u2014 Komitmen menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas lingkungan pemasyarakatan ditegaskan Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, dengan memimpin langsung kontrol malam hingga dini hari pada Rabu (2\/9\/2026) hingga Kamis (3\/9\/2026).<\/p>\n<p>Kontrol yang dilakukan tepat sejak tengah malam tersebut menjadi bagian dari langkah deteksi dini untuk memastikan seluruh situasi di dalam Lapas tetap aman dan terkendali selama 24 jam.<\/p>\n<p>Dalam kegiatan itu, Kalapas bersama jajaran melakukan pemantauan langsung terhadap blok hunian serta sejumlah titik yang dinilai memiliki potensi kerawanan keamanan. Pengawasan juga melibatkan petugas pengawas, Perwira Piket, Staf Piket, Komandan Regu Pengamanan (Karupam), dan seluruh anggota regu jaga.<\/p>\n<p>Kehadiran langsung pimpinan di tengah pelaksanaan pengamanan dini hari sekaligus menjadi bentuk penguatan pengawasan internal serta memastikan jajaran tetap menjalankan tugas secara disiplin dan sesuai dengan standar operasional yang berlaku.<\/p>\n<p>Selain aspek keamanan, Ike Rahmawati juga menekankan pentingnya keseimbangan antara pemenuhan hak Warga Binaan dengan kewajiban untuk menaati seluruh ketentuan dan tata tertib yang berlaku di dalam Lapas.<\/p>\n<p>Ia menegaskan, pemberantasan Halinar (handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba) menjadi komitmen yang tidak dapat ditawar. Demikian pula dengan penyelenggaraan pelayanan kepada Warga Binaan yang harus berjalan tanpa praktik pungutan liar.<br \/>\n\u201cDeteksi dini tidak pernah mengenal waktu. Kontrol malam ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan secara berkesinambungan oleh petugas pengawas, perwira, dan staf piket yang bahu-membahu membantu komandan regu jaga beserta seluruh anggota pengamanan,\u201d tegas Ike Rahmawati.<\/p>\n<p>Menurutnya, pengawasan tidak hanya berorientasi pada keamanan fisik Lapas, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pemasyarakatan yang bersih, tertib, dan berintegritas.<br \/>\n\u201cLapas Kelas I Bandar Lampung bebas dari HP ilegal, pungutan liar, dan narkoba adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Seluruh pelayanan kami pastikan bebas dari pungutan liar. Untuk itu, Warga Binaan juga wajib mematuhi seluruh aturan yang berlaku di dalam Lapas,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ike menambahkan, kesiapsiagaan petugas harus terus dijaga tanpa mengenal waktu. Pengamanan yang konsisten, pengawasan berlapis, serta deteksi dini dinilai menjadi kunci dalam mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban.<\/p>\n<p>Melalui kontrol rutin tersebut, Lapas Kelas I Bandar Lampung menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat keamanan dan ketertiban sekaligus menjaga integritas pelayanan pemasyarakatan.<\/p>\n<p>Kegiatan pengawasan akan terus dilakukan secara berkesinambungan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan Lapas yang aman, tertib, kondusif, dan bebas dari Halinar.<br \/>\n<strong>Oleh: Andi Raya<\/strong><br \/>\n<strong>081272255678<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kontrol Malam hingga Dini Hari, Kalapas Bandar Lampung Ike Rahmawati Tegaskan Lapas Bebas Halinar: \u201cHarga&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":28,"featured_media":129730,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11403],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-129729","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-38-provinsi-di-indonesia"],"amp_enabled":false,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/129729","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=129729"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/129729\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":129731,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/129729\/revisions\/129731"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/129730"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=129729"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=129729"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=129729"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=129729"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}